Analisis surat pernyataan sebagai perjanjian pembiayaan perumahan bank syariah dan perusahaan pengembang

  • Jamilatul Badriyah Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Akhmad Khoirun Ni'am Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Alfina Rahmania Latif Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Habib Aqil Munawar Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Muhammad Lufaf Khamid Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Statements, Agreements, Mortgage, Developer Companies

Abstract

The purpose of writing this article is to analyze the use of statement letters as a form of agreement in mortgage transactions between Islamic banks and property development companies. By knowing whether the use of a statement as a form of mortgage agreement is in accordance with the principles of Islamic banking as well as the implications and impacts on all parties involved, then you can know the potential legal risks and ambiguity in the rights and obligations of the parties involved. Data collection techniques are carried out by gathering information from various sources, including through e-journal articles, books, court decisions and other sources of literature. The results of the literature study show that the statement letter as a mortgage agreement is in accordance with the principles of Islamic banking, and put forward the reasons why the Madiun City Religious Court judge allowed the statement letter as a form of agreement in a mortgage transaction because in essence the statement letter cannot be separated from sharia financing agreement

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alanshari, F., & Marlius, D. (n.d.). Prosedur pemberian kredit kpr pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Pembantu Bukittinggi.

Aprianto, N. E. K. (2018). Implementasi bentuk-bentuk akad bernama dalam lembaga keuangan syariah. Islamiconomic: Jurnal Ekonomi Islam, 9(1), Article 1. https://doi.org/10.32678/ijei.v9i1.58

Arfan, A., Saifullah, S., & Fakhruddin, F. (2016). Implementasi prinsip bagi hasil dan manajemen risiko dalam produk-produk pembiayaan perbankan syariah di kota malang. INFERENSI, 10(1), 213. https://doi.org/10.18326/infsl3.v10i1.213-238

Cahyono, B. I. (2015). Analisis sistem dan prosedur pembiayaan kredit pemilikan rumah syariah (KPRS) murabahah untuk mendukung pengendalian intern. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 25(1).

Fidhayanti, D. (2019). Penyalahgunaan keadaan (misbruik van omstandigheden) sebagai larangan dalam perjanjian syariah. JURISDICTIE, 9(2), 165. https://doi.org/10.18860/j.v9i2.5076

Harahap, S. S., Wiroso, & Muhammad Yusuf. (2010). Akuntansi perbankan syariah. LPFE Usakti.

Ihyak, M., Segaf, S., & Suprayitno, E. (2023). Risk management in Islamic financial institutions (literature review). Enrichment: Journal of Management, 13(2), 1560–1567.

Iskandar, M. R. (2017). Pengaturan klausula baku dalam undang-undang perlindungan konsumen dan hukum perjanjian syariah. Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 1(2), 200–216. https://doi.org/10.29313/amwaluna.v1i2.2539

Mogana Putra, B. (2021). Kebijakan Politik Hukum Negara Terhadap Perbankan Syariah. Jurnal Lex Renaissance, 6(2). https://doi.org/10.20885/JLR.vol6.iss2.art14

Nainggolan, B. (2016). Perbankan syariah di Indonesia (Edisi 1). Rajawali Pers.

Poernomo, S. L. (2019). Standar Kontrak dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 19(1), 109. https://doi.org/10.30641/dejure.2019.V19.109-120

Salim H. S., Abdullah, H., & Wahyuningsih, W. (2008). Perancangan kontrak & memorandum of understanding (MoU). Sinar Grafika.

Sari, E. N. (2020). Telaah terhadap pemenuhan syarat subjektif sahnya suatu perjanjian di dalam transaksi elektronik yang dilakukan anak di bawah umur | Jurnal Poros Hukum Padjadjaran. 1(1). http://jurnal.fh.unpad.ac.id/index.php/jphp/article/view/236

Satria, M. R. (2018). Analisis perbandingan pemberian kredit pemilikan rumah (KPR) pada bank konvensional dengan pembiayaan murabahah (KPR) pada bank syariah. Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 2(1), 105–118. https://doi.org/10.29313/amwaluna.v2i1.2880

Sinaga, N. A. (2018). Peranan Asas-Asas Hukum Perjanjian Dalam Mewujudkan Tujuan Perjanjian. Binamulia Hukum, 7(2), Article 2. https://doi.org/10.37893/jbh.v7i2.318

Syadali, M. R., Segaf, S., & Parmujianto, P. (2023). Risk management strategy for the problem of borrowing money for Islamic commercial banks. Enrichment: Journal of Management, 13(2), 1227–1236.

Widjajaatmadja, H. D. A. R., & Solihah, C. (2019). Akad Pembiayaan Murabahah di Bank Syariah Dalam Bentuk Akta Otentik Implementasi Rukun, Syarat, dan Prinsip Syariah. Intelegensia Media.

PlumX Metrics

Published
2023-08-31
How to Cite
Badriyah, J., Ni’am, A., Latif, A., Munawar, H., & Khamid, M. (2023). Analisis surat pernyataan sebagai perjanjian pembiayaan perumahan bank syariah dan perusahaan pengembang. Maliki Interdisciplinary Journal, 1(2), 248-262. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/4745
Section
Articles