Pemanfaatan metode SMOTE untuk prediksi periode donor darah dengan metode Backpropagation
Kata Kunci:
prediksi, donor darah, metode SMOTE, backpropagation, knowledge engineeringAbstrak
Prediksi periode donor darah adalah bagian penting dari penyimpanan darah untuk memastikan ketersediaan darah yang cukup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingakan kinerja metode SMOTE dengan pendekatan yang tidak menggunakan oversampling pada dataset periode donor darah. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tentang informasi donor darah yang memiliki atribut yang terdiri dari 4 atribut dan 1 label. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penggunaan metode SMOTE secara signifikan meningkatkan prediktabilitas periode donor darah. Metode SMOTE berhasil meningkatkan nilai akurasi, presisi, recall dan F1 dari model klasifikasi yang digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan oversampling dapat mengatasi masalah ketidakseimbangan kelas pada dataset periode donor darah dan meningkatkan kemampuan prediksi model. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam bidang knowledge engineering dengan menerapkan metode SMOTE untuk memprediksi waktu donor darah yang dipadu dengan Backpropagation. Hasil penelitian ini dapat menjadi panduan untuk pengembangan sistem prediksi donor darah yang lebih efisien dan efektif.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
