Fenomena perhitungan weton dalam penentuan hari pernikahan

Studi kasus di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sukun Kota Malang

  • Eni Kurniawati Program Studi Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Intan Maulidiatussolicha Program Studi Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Sri Rezeki Apriliayani Program Studi Hukum Keluarga Islam, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Ahmad Farhan Fithori Program Studi Hukum Keluarga Islam, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Arif Fadhil Fikri Program Studi Hukum Keluarga Islam, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Weton, Wedding Day, The Office of Religious Affair, Javanese Culture

Abstract

Marriage is one of the most sacred things because it forms a commitment and bond between two individuals that are legal or culturally recognized. Weddings are often marked by certain ceremonies and rituals that vary based on their respective cultures, religions, and traditions. In Javanese society, counting weton is a custom that is carried out regularly and believed by the community. In fact, today there are still many people in the middle of the city who believe in weton calculations before applying for a marriage registration. The determination of this day sometimes cannot be adjusted to the wedding schedule at the Office of Religious Affairs.

This article uses qualitative research methods conducted directly into the field at the Office of Religious Affairs of Sukun District, Malang City. The results of the study stated that it is not uncommon for people to urge the KUA to adjust the wedding day they have set through weton. However, KUA sometimes cannot agree to it because there are many other wedding schedules that cannot be changed just like that. The solution offered by KUA still serves well by providing understanding to replace the marriage on another empty day without weton calculations.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budi, Subekti. “Pengaruh Primbon Jawa Dalam Tradisi Perkawinan Masyarakat Muslim Di Desa bangunrejo Kabupaten Lampung Tengah”. Phd thesis, UIN Raden Intan Lampung, 2022.

Dewi, Indah Kusuma, dan Ali Mashar. Nilai-Nilai Profetik Dalam Kepemimpinan Modern Pada Manajemen Kinerja. Gre Publishing, 2019.

Firdaus, Isnaini Nur Nabila, dan Nizar Zulmi. “Kultur Pernikahan Jawa dalam Hitungan WetonPerpektif Hukum Islam”. JASNA: Journal For Aswaja Studies 3, no. 1 (2023): 93-104.

Hasani, Badrun. “Peran Keluarga dalam Penguatan Moderasi Beragama untuk Pemantapan Empat Pilar Kebangsaan”. Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora 6, no. 1 (2023): 26-73.

Isroqunnajah, I., & Zamroni, Z. (2021). Potret keharmonisan keluarga di masa pandemi pada ibu rumah tangga di Kota Malang.

Isroqunnajah, I., Muttaqin, M. I., Ghaffar, A., & Munir, M. (2020). Deteksi penyakit non-medis melalui aplikasi android: studi pada ketidakharmonisan keluarga di Desa Tumpang Kecamatan Talun Kabupaten Blitar.

Latif, Yudi, dan Revolusi Pancasila. “Pendidikan yang Berkebudayaan: Histori”. Konsepsi, dan Aktualisasi Pendidikan Transformatif (A. Tarigan (ed.), 2020.

Mukti, Abd. “Paradigma Pendidikan Islam Dalam Teori Dan Praktek Sejak Periode Klasik Hingga Modern”, 2015.

Nafi’ah, Zainun, dan bagus Wahyu Setyawan. “Peran Tradisi Perhitungan Weton Perkawinan Ditinjau Dari Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Dusun lemah Junkur, Desa Keniten, Kecamtan Mojo, Kabupaten Kediri)”. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat 18, no. 1 (2022):46-56.

Safitri, Meliana Ayu, dan Adriana Mustafa. “Tradisi Perhitungan Weton Dalam Pernikahan Masyarakat Jawa di Kabupaten Tegal; Studi Perbandingan Hukum Adat dan Hukum Islam.” Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Dan Hukum, 2021.

Setiadi, David. “Pola Bilangan Matematis Perhitungan Weton Dalam Tradisi Jawa Dan Sunda”. Adhum: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Ilmu Administrasi Dan Humaniora 7, No. 2(2017): 75-86.

Shofi’atun, Umi, dan Akhmad Ali Said. “Perhitungan Weton Dalam Pernikahan Jawa (Studi Kasus di Desa Kendalrejo Kecamatan Bagor, Nganjuk)” 7 (2021).

Simamora, Andika, Ishma Mahliya Ruwaida, Nur Ifa Tamlika Makarima, Bima Putra Lucky Raharja, Nadia Aviana Risma, Rizal Dwi Saputro, dan Dany Ardhian. “Analisis Bentuk dan Makna Perhitungan Weton Pada Tradisi pernikahan Adat Jawa Masyarakat Desa Ngingit Tumpang (Kajian Antropolinguistik)”. Jurnal Budaya Brawijaya 3, no. 1(2022): 44-54.

PlumX Metrics

Published
2024-07-15
How to Cite
Kurniawati, E., Maulidiatussolicha, I., Apriliayani, S., Fithori, A., & Fikri, A. (2024). Fenomena perhitungan weton dalam penentuan hari pernikahan. Maliki Interdisciplinary Journal, 2(5), 119-126. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/7120
Section
Articles