Penanaman nilai agama Islam pada siswa melalui kegiatan pondok ramadhan di MTs Almaarif 03 Singosari
Abstract
This study aims to explore the methods of instilling Islamic religious values in students through the Pondok Ramadhan activities at MTs Almaarif 03 Singosari. These activities involve a series of religious events specifically designed for the month of Ramadan, including Qur'an recitation, congregational prayers, religious lectures, and Islamic discussions. Using a qualitative approach with observations and interviews, this research found that the Pondok Ramadhan activities are effective in deepening students' understanding of Islamic teachings, enhancing personal piety, and shaping a strong religious character. The results indicate that integrating religious activities into the school curriculum can be an effective strategy for instilling religious values in students, strengthening the school's community bonds, and improving the overall quality of religious education.
Downloads
References
Ahmad, I. (2017). Metode Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Kencana.
Anwar, M. (2015). Pendidikan Karakter Berbasis Agama Islam. Jakarta: Gramedia.
Azra, A. (2022). Pendidikan Islam: tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Basri, H. (2018). Pengaruh kegiatan keagamaan terhadap pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 134-145.
Hamid, A. (2017). Aktivitas Ramadhan dalam Pembentukan Nilai Religius Siswa. Yogyakarta: Deepublish.
Hasan, N. (2016). Tadarus Al-Qur'an dan Pembentukan Karakter Siswa. Bandung: Pustaka Setia.
Hidayat, T. (2019). Musik Islami dan Pembelajaran di Sekolah. Jakarta: Rajawali Pers.
Ibrahim, R. (2018). Pidato cilik sebagai sarana pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama, 17(2), 101-115.
Madjid, N. (2015). Islam, Doktrin, dan Peradaban: sebuah telaah kritis tentang masalah keimanan, kemanusiaan, dan kemodernan. Jakarta: Paramadina.
Muhaimin, A. (2015). Paradigma Pendidikan Islam: upaya mengefektifkan pendidikan agama islam di sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyadi, E. (2017). Implementasi nilai-nilai Islami melalui seni musik kontemporer. Jurnal Seni dan Pendidikan, 11(3), 89-98.
Rahman, F. (2018). Pengembangan kreativitas siswa melalui lomba puisi Islami. Jurnal Bahasa dan Sastra, 19(4), 222-230.
Suryana, N. (2016). Aktivitas Ramadhan dalam Pembentukan Nilai Religius Siswa. Bandung: Alfabeta.
Syamsuddin, A. (2017). Lomba adzan sebagai media pembelajaran keagamaan. Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 156-167.
Umar, S. (2019). Manajemen Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wahyudi, T. (2018). Nilai-nilai pendidikan dalam kegiatan Tadarus Al-Qur'an. Jurnal Studi Islam, 14(1), 75-85.
Widodo, A. (2016). Pengaruh nyanyi solo Islami terhadap karakter siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 98-110.
Yusuf, M. (2017). Pendidikan Islam dan Seni Musik. Malang: Universitas Negeri Malang Press.
Zaini, A. (2018). Penerapan nilai agama dalam kegiatan sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 19(3), 150-160.
Zulkifli, H. (2019). Peran Guru dalam Mengembangkan Nilai Religius Siswa. Jakarta: Bumi Aksara.
Copyright (c) 2024 Ailsa Tsabita Primrose, Raniah Oktariza Imani, Elfina Sabilia Rajabi, Billy Syehan, Ronadhia Nabilatus Islami, Wahyu Indah Mala Rohmana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



