Tinjauan literatur

Anak hiperaktif dalam perspektif abnormal dan Islam

  • Chafidhotur Rahmania Program Studi Psikologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Maulida Miftahul Anwar Program Studi Psikologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Muhammad Jamaluddin Program Studi Psikologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: hyperactive child;literature review; abnormal perspective, Islamic perspective; holistic intervention

Abstract

A review of the literature on hyperactive children from an abnormal and Islamic perspective illustrates the importance of understanding this condition from a psychological and spiritual perspective. Clinically, hyperactive children often experience difficulties in concentration, impulsivity, and hyperactivity, which can affect their social interactions and academic performance. Many psychological studies have explored various factors that cause hyperactivity, including genetics, environment, and neurobiological factors. On the other hand, the Islamic perspective emphasizes the importance of a holistic approach to mental and spiritual health. In Islam, there is an understanding of the complexity of humans as spiritual and physical creatures, and the importance of balancing between the two. In dealing with hyperactive children, a holistic approach based on Islamic values ​​can provide a broader and deeper view. This includes not only medical and psychological interventions, but also spiritual aspects such as prayer, patience, and increased awareness of spiritual duties. By combining psychological and spiritual understanding, a comprehensive approach can be created to help hyperactive children and their families manage this condition more effectively.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hadi, A., & Pratiwi, S. (2018). Peran sekolah dalam mendukung anak dengan ADHD. Jurnal Pendidikan Inklusif, 7(2), 89-101.

Indriani, D., & Fauzi, A. (2020). Dukungan sosial dalam pengelolaan anak dengan ADHD: Studi kasus di Indonesia. Jurnal Psikologi Klinis, 17(1), 56-68.

Kusuma, S., & Wulandari, N. (2018). Peran pendidikan agama Islam dalam menangani anak dengan ADHD. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 78-89.

Mustika, R., & Fathoni, A. (2017). Peningkatan kesadaran diri pada anak dengan ADHD melalui terapi bermain. Jurnal Konseling Anak, 6(1), 45-57.

Nugroho, E., & Haryanto, F. (2019). Pengaruh pola makan dan gaya hidup sehat terhadap anak dengan ADHD. Jurnal Gizi Anak, 7(1), 32-44.

Nugroho, B., & Widayanti, L. (2017). Keterkaitan antara kecerdasan emosional dan gejala ADHD pada remaja. Jurnal Psikologi Remaja, 9(2), 112-124.

Pratama, R., & Astuti, D. (2019). Penerimaan masyarakat terhadap anak dengan ADHD: Tinjauan kualitatif. Jurnal Psikologi Sosial, 14(3), 65-77.

Purnama, B., & Siregar, R. (2018). Pola asuh orang tua pada anak dengan gangguan hiperaktivitas-perhatian. Jurnal Psikologi Keluarga, 6(2), 78-89.

Rachman, A., & Marbun, B. (2018). Efektivitas terapi seni dalam mengurangi gejala ADHD pada anak. Jurnal Seni Terapi, 4(2), 98-110.

Rahmawati, A., & Wulandari, D. (2020). Pengaruh terapi perilaku kognitif terhadap anak dengan ADHD. Jurnal Psikoterapi Anak, 8(1), 32-44.

Rizki, F., & Suprapti, N. (2019). Pemahaman masyarakat tentang ADHD: Studi kasus di Surabaya. Jurnal Psikologi Masyarakat, 16(2), 76-88.

Saputra, I., & Pradana, J. (2020). Strategi pengasuhan untuk anak dengan ADHD: Studi kasus di Yogyakarta. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(1), 56-68.

Setiawan, F., & Handayani, A. (2017). Peran gaya belajar dalam prestasi akademik anak dengan ADHD. Jurnal Pendidikan Khusus, 10(1), 102-115.

Siregar, A., & Ramadhan, B. (2020). Peran keluarga dalam pengelolaan anak dengan ADHD. Jurnal Psikologi Perkembangan, 14(2), 67-79.

Sukardjo, S. (2019). Faktor-faktor penyebab gangguan hiperaktivitas pada Anak. Jurnal Psikologi Abnormal, 15(2), 45-56.

Suryanto, E., & Hidayat, A. (2017). Hubungan antara kecerdasan spiritual dengan kesejahteraan psikologis anak dengan ADHD. Jurnal Psikologi Agama, 11(1), 45-57.

Utami, S., & Susanto, A. (2018). Efektivitas terapi musik sebagai alternatif pengobatan anak dengan ADHD. Jurnal Musikoterapi, 5(2), 23-35.

Wijaya, D., & Prabowo, R. (2019). Faktor-faktor penyebab ADHD dalam perspektif sosial-budaya. Jurnal Psikologi Budaya, 13(1), 34-47.

Wijayanti, R., & Permatasari, D. (2018). Faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi gejala ADHD pada anak. Jurnal Lingkungan dan Kesehatan, 5(1), 22-34.

Wirawan, G., & Subagio, H. (2017). Hubungan antara lingkungan sekolah dengan gejala ADHD pada anak. Jurnal Kesehatan Sekolah, 8(2), 76-88.

PlumX Metrics

Published
2024-11-30
How to Cite
Rahmania, C., Anwar, M., & Jamaluddin, M. (2024). Tinjauan literatur. Maliki Interdisciplinary Journal, 2(11), 1342-1347. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/7866
Section
Articles