Upaya perbaikaan gizi remaja melalui penerapan empat pilar gizi seimbang dan pengenalan jajanan tradisonal
Abstract
A country is said to have a developed nation based on the level of health, intelligence, and productivity at work, these three things are influenced by the state of nutrition. In the current era of globalisation, Indonesia is faced with multiple nutrition problems, this occurs due to changes in lifestyle and diet, especially among adolescents. Based on these problems in this study it is necessary to make efforts to improve nutrition problems among adolescents. The research method used in this research is descriptive qualitative. This study uses total sampling with the number of samples used as many as 50 respondents, data collection is done online using google form. Based on data collection, it was found that adolescents pay less attention to the limits of GGL consumption, less hygiene before and after eating, less in monitoring their body weight to remain ideal and lack of physical activity can increase the risk of obesity. Teenagers also prefer snacks such as snacks even though most snacks are empty of calories, besides that they also contain very few nutrients. This is a factor in nutritional problems in adolescents. Efforts that can be made in overcoming these nutritional problems can be through the application of the 4 pillars of balanced nutrition and by preserving nutritious traditional snacks are expected to improve nutritional status and can preserve Indonesian culture which has begun to fade with the times.
Downloads
References
Adoe, D. G., & Tiro, M. (2022). Sosialisasi Dan Penanganan Stunting Desa Umanen Lawalu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana, 16(2), 22-28.
Adriani, M., & Wirjatmadi, B. (2016). Pengantar gizi masyarakat. Jakarta: Prenada Media.
Afdhal, F., Arsi, R., Permata Sari, P., Kebidanan dan Keperawatan, F., Kader Bangsa Palembang, U., & Studi Ilmu Keperawatan, P. (2023). Eedukasi gizi sehat dan seimbang untuk pencegahan gizi buruk pada anak di wilayah kerja Puskesmas Prabumulih Timur. Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat , 2(1), 27–31
Almatsier, S. (2015). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
Bahar, B., Jafar, N., & Amalia, M. (2020). Gambaran asupan zat gizi dan status gizi remaja pengungsian petobo Kota Palu. Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition), 9(1).
Chikhungu, Madise, Padmadas. (2014). How Important are Community Characteristics in Influencing Children's Nutrition Status? Evidence from Malawi Population - Based Household and Community Surveys. Health & Place Journal; 30 (1): 187- 195
Diananda, A. (2019). Psikologi remaja dan permasalahannya. Istighna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1(1), 116-133.
Fauziyah, B. (2010). Peran serta ibu menghindarkan keluarga dari resiko penyakit bawaan makanan (foodborne disease). Egalita: Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender, 5(2).
Hafiza, D. (2020). Hubungan kebiasaan makan dengan status gizi pada remaja SMP YLPI Pekanbaru. Jurnal Medika Hutama, 2(1), 332-342.
Hendra, P., Suhadi, R., Virginia, D. M., & Setiawan, C. H. (2019). Sayur bukan menjadi preferensi makanan remaja di Indonesia. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(4), 331-335.
Korompot, A. R., Fatimah, F., & Wuntu, A. D. (2018). Kandungan serat kasar dari bakasang ikan tuna (Thunnus sp.) pada berbagai kadar garam, suhu dan waktu fermentasi. Jurnal Ilmiah Sains, 18(1), 31-34.
Ma'arif, B., Syarifuddin, S., Arisanti, D., Astari, L. F., Guhir, A. M., Muslikh, F. A., ... & Saidah, N. L. (2021). Profil dan pencegahan peningkatan kejadian stunting pada balita di dusun Precet, desa Sumber Sekar, kecamatan Dau, kabupaten Malang. Jurnal Edukasi dan Pengabdian Masyarakat (Epmas), 1(1), 1-8.
Menkes RI. (2014). PMK RI no 41 tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang
Nashichuddin, A., Widayani, H., & Karisma, R. D. L. N. (2022). Pendampingan Produksi dan Pengemasan Sayuran Pasca Panen Sebagai Strategi Pendorong Perekonomian Petani Precet. Journal of Research on Community Engagement (JRCE), 3(2), 53-59.
Ramlah, U. (2021). Gangguan kesehatan pada anak usia dini akibat kekurangan gizi dan upaya pencegahannya. Ana'Bulava: Jurnal Pendidikan Anak, 2(2), 12-25.
Rasmi, D. A. C., & Sedijani, P. (2022). Sosialisasi Tentang Tumpeng Gizi Seimbang untuk Menunjang Perilaku Hidup Sehat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(3), 235-241.
Setyawati, V. A. V., & Hartini, E. (2018). Buku ajar dasar ilmu gizi kesehatan masyarakat. Deepublish.
Widayani, H., Layla, R. D., & Naschicuddin, A. (2022). Pendampingan Pengawetan dan Pengemasan Sayuran Pasca Panen Sebagai Strategi Pendorong Perekonomian Petani Precet. Journal of Research on Community Engagement, 3(2), 53–59. https://doi.org/10.18860/JRCE.V3I2.15770
Yulia, C. (2017). Revitalisasi pemberian makanan tambahan dan integrasi pendidikan gizi berbasis kearifan lokal di sekolah sebagai upaya perbaikan gizi anak usia sekolah. Media Pendidikan, Gizi, dan Kuliner, 6(1).
Copyright (c) 2024 Fatimah Azzahra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



