Dampak melihat dan menonton pornografi
Perspektif dari berbagai studi kasus literatur
Kata Kunci:
Internet; smartphone; pornografi; dampak pornografiAbstrak
Penggunaan smartphone dan pengaksesan internet yang yang tanpa batas dan penyaringan sangat besar kemungkinan bagi pengguna untuk terpapar konten pornografi, baik yang muncul secara tidak sengaja atau di sengaja karena tidak adanya pengawasan atau yang mengawasi. 91,25% pengguna smartphone dan internet sudah terkena konten yang berbau pornografi Ketika sedang mengakses atau membuka internet, konten-konter tersebut muncul secara tidak sengaja di beranda social media ataupun di iklan-iklan. Ada juga individu yang secara sengaja menggunakan smartphone dan internet untuk mengakses konten pornografi sebanyak 35%, konten pornografi tersebut bisa dalam bentuk film, video maupun foto atau gambar. Pornografi memiliki dampak yang sangat besar bagi individu yang melihat, membaca, ataupun yang menontonnya, terutama bagi yang sudah kecanduan terhadap pornografi. Seperti dapat membuat seseorang kesulitan focus, kesulitan konsentrasi, melakukan kriminalisasi, merusak otan, memunculkan perilaku negative, kehilangan semangat untuk melakukan aktivitas, hari-harinya dipenuhi dengan kegelisahan.
Unduhan
Referensi
Afriliani, C., Azzura, N. A., & Sembiring, J. R. B. (2023). Faktor penyebab dan dampak dari kecanduan pornografi di kalangan anak remaja terhadap kehidupan sosialnya. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS Dan PKN, 8(1), 7–14. https://doi.org/10.15294/harmony.v8i1.61470
Andayani, Pristina Nur. (2023). Neuroplastisitas: Kekuatan otak untuk berubah dan beradaptasi . Literasi Note, 1(1), 1–9.
Anggraini, T., & Maulidya, E. N. (2020). Dampak paparan pornografi pada anak usia dini. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 45–55. https://doi.org/10.24042/ajipaud.v3i1.6546
Dewi, R., & Bakhtiar, N. (2020). Urgensi pendidikan seksual dalam pembelajaran bagi siswa MI/SD untuk mengatasi penyimpangan seksual. Instructional Development Journal, 3(2), 128. https://doi.org/10.24014/idj.v3i2.11697
Fatimah, B. S. (2023). Pengaruh harga, kualitas produk, dan word of mouth. Marketgram Journal, 1(1), 11–14.
Gayatri, S., Shaluhiyah, Z., & Indraswari, R. (2020). Faktor – faktor yang berhubungan dengan frekuensi akses pornografi dan dampaknya terhadap perilaku seksual pada remaja di Kota Bogor: Studi di SMA ‘X’ Kota Bogor. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 8(3), 410–419. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/26456
Haidar, G., & Apsari, N. C. (2020). Pornografi pada kalangan remaja. Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 136. https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.27452
Hariyani, M., Mudjiran, M., & Syukur, Y. (2012). Dampak pornografi terhadap perilaku siswa dan upaya guru pembimbing untuk mengatasinya. Konselor, 1(2), 1–8. https://doi.org/10.24036/0201212696-0-00
Ketaren, E. (2016). Cybercrime, cyber space, dan cyber law. Jurnal TIMES, V(2), 35–42.
Maisya, I. B., & Masitoh, S. (2020). Derajat keterpaparan konten pornografi pada siswa SMP dan SMA di Dki Jakarta dan Banten Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 117–126. https://doi.org/10.22435/kespro.v10i2.2463
Putra, M. T. D., Ardimansyah, M. I., & Aprianti, D. (2022). Deteksi konten pornografi menggunakan convolutional neural network untuk melindungi anak dari bahaya pornografi. Jurnal Media Informatika Budidarma, 6(4), 2401. https://doi.org/10.30865/mib.v6i4.4793
Putri Natasya, D., & Dian Andriasari. (2023). Penegakan hukum terhadap tindak pidana penyebaran konten kejahatan pornografi balas dendam (revenge porn) di media sosial ditinjau dari UU ITE dan UU Pornografi. Bandung Conference Series: Law Studies, 3(1). https://doi.org/10.29313/bcsls.v3i1.4922
Rahman, D. (2021). Pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dan informasi. Jurnal Perpustakaan dan Informasi, 1(1), 9–14.
Ramadani, S. D. (2019). Internet dan perilaku seksual remaja pesisir Madura: Studi cross sectional di Desa Branta. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 21(2), 91. https://doi.org/10.26623/jdsb.v21i2.1621
Safita, R. (2013). Peranan orang tua dalam memberikan. Jurnal Edu-Bio, Vo.4, 32–40.
Sudrajat, A. (2010). Pornografi dalam Lintasan Sejarah (Ajat Sudrajat) 1. Humanika, Vol. 6(No. 1), 1–14.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
