Kajian nilai kesemestaan dan kesetempatan rumah adat suku Batak Toba Rumah Bolon

Penulis

  • Roikhan Amin Fauzi Program Studi Teknik Arsitektur, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Kata Kunci:

rumah bolon, batak toba, kesemestaan, kesetempatan

Abstrak

Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman budaya, salah satunya tercermin dalam berbagai rumah adat yang dimiliki oleh setiap suku. Rumah bolon, rumah adat suku Batak Toba, merupakan contoh yang menggambarkan kekayaan budaya tersebut, mencerminkan nilai kesetempatan dan kesemestaan. Nilai kesetempatan terlihat dari penggunaan bahan-bahan lokal dan desain arsitektur yang selaras dengan lingkungan alam sekitar. Sementara itu, nilai kesemestaan terwujud dalam prinsip-prinsip universal seperti harmoni antara manusia, alam, dan roh nenek moyang. Artikel ini membahas bagaimana rumah bolon tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai simbol status sosial dan kebanggaan suku, yang mengandung makna budaya mendalam. Untuk melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai ini, diperlukan upaya melalui program edukasi dan wisata budaya, serta integrasi pengetahuan tentang rumah adat dalam kurikulum pendidikan. Dengan demikian, nilai-nilai kesetempatan dan kesemestaan rumah bolon dapat terus dilestarikan dan dikenalkan kepada dunia luas.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2024-06-30

Cara Mengutip

Fauzi, R. A. (2024). Kajian nilai kesemestaan dan kesetempatan rumah adat suku Batak Toba Rumah Bolon. Maliki Interdisciplinary Journal, 2(6), 1295–1301. Diambil dari https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/8407

Terbitan

Bagian

Articles