Epistemologi algoritmik
Pergeseran pola pikir manusia dalam era kurasi digital
Kata Kunci:
Pola pikir, kesadaran, kurasi digital, algoritma, epistemologi algoritmikAbstrak
Era digital telah menghadirkan sistem kurasi informasi yang dikendalikan oleh algoritma, yang secara fundamental mengubah cara manusia berpikir dan memahami dunia. Masalah utama yang muncul adalah hilangnya kebebasan kognitif akibat dominasi algoritma yang membatasi keragaman perspektif melalui fenomena filter bubble dan echo chamber. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran algoritma sebagai aktor epistemologis serta dampaknya terhadap pola pikir, psikologi, sosial, budaya, dan pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah pemikiran konseptual dengan analisis teoritis, studi literatur, dan refleksi kritis terhadap fenomena kurasi digital di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi algoritma mendorong homogenisasi cara berpikir, menurunkan kemampuan kritis, meningkatkan kecemasan digital, serta menggeser otoritas pengetahuan dari lembaga formal ke influencer algoritmik. Sebagai usulan solusi, artikel ini menekankan pentingnya literasi digital kritis, penguatan peran pendidikan reflektif, transparansi algoritma, dan desain teknologi yang etis. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan urgensi membangun kesadaran epistemologi algoritmik sebagai upaya menjaga otonomi berpikir dan keberagaman perspektif di tengah arus informasi yang semakin terkurasi.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
