Epistemologi algoritmik

Pergeseran pola pikir manusia dalam era kurasi digital

Penulis

  • Muhammad Hikmal Abror Program Studi Teknik Arsitektur, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Kata Kunci:

Pola pikir, kesadaran, kurasi digital, algoritma, epistemologi algoritmik

Abstrak

Era digital telah menghadirkan sistem kurasi informasi yang dikendalikan oleh algoritma, yang secara fundamental mengubah cara manusia berpikir dan memahami dunia. Masalah utama yang muncul adalah hilangnya kebebasan kognitif akibat dominasi algoritma yang membatasi keragaman perspektif melalui fenomena filter bubble dan echo chamber. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran algoritma sebagai aktor epistemologis serta dampaknya terhadap pola pikir, psikologi, sosial, budaya, dan pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah pemikiran konseptual dengan analisis teoritis, studi literatur, dan refleksi kritis terhadap fenomena kurasi digital di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi algoritma mendorong homogenisasi cara berpikir, menurunkan kemampuan kritis, meningkatkan kecemasan digital, serta menggeser otoritas pengetahuan dari lembaga formal ke influencer algoritmik. Sebagai usulan solusi, artikel ini menekankan pentingnya literasi digital kritis, penguatan peran pendidikan reflektif, transparansi algoritma, dan desain teknologi yang etis. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan urgensi membangun kesadaran epistemologi algoritmik sebagai upaya menjaga otonomi berpikir dan keberagaman perspektif di tengah arus informasi yang semakin terkurasi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-28

Cara Mengutip

Abror, M. H. (2025). Epistemologi algoritmik: Pergeseran pola pikir manusia dalam era kurasi digital. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(11), 527–533. Diambil dari https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/18827

Terbitan

Bagian

Articles