Strategi guru pendidikan agama islam dalam menanamkan nilai toleransi di sekolah
Kata Kunci:
Toleransi, pendidikan agama islam, guru PAI, strategi pembelajaran, keberagamanAbstrak
Artikel ini membahas tentang toleransi yang merupakan nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat yang sejalan dengan ajaran Islam tentang tasamuh atau sikap saling menghargai perbedaan. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), nilai toleransi tidak hanya diajarkan melalui teori, tetapi juga melalui praktik nyata dalam pembelajaran. Guru memiliki peran utama dalam menanamkan sikap ini, baik melalui nasihat, pemberian pemahaman tentang perbedaan, keteladanan, maupun metode pembelajaran kolaboratif seperti diskusi kelompok. Namun, penerapan toleransi di sekolah tidak lepas dari berbagai tantangan, seperti pengaruh lingkungan luar yang kurang inklusif, keterbatasan bahan ajar, serta perbedaan nilai antara sekolah dan keluarga. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru PAI menerapkan strategi yang lebih variatif, seperti dialog dengan orang tua, metode pembelajaran berbasis cerita dan pengalaman, serta pengembangan kegiatan ekstrakurikuler. Melalui kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, nilai toleransi dapat ditanamkan secara lebih efektif, sehingga siswa mampu tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, terbuka, dan siap hidup rukun di tengah keberagaman.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
