Maliki Interdisciplinary Journa Peran Ciri Kepribadian terhadap Pemanfaatan Layanan Kesehatan Mental Digital dalam Konteks Lintas Budaya
Analisis Konseptual tentang Integrasi Kepribadian dan Budaya dalam Adaptasi Teknologi Psikologis Modern
Kata Kunci:
Kepribadian; Kesehatan Mental Digital; Budaya; Big Five Personality; Perilaku Pencarian BantuanAbstrak
Kesehatan mental digital (Digital Mental Health/DMH) kini menjadi salah satu terobosan besar dalam memenuhi permintaan layanan psikologis global yang semakin meningkat. Artikel ini mengulas bagaimana ciri-ciri kepribadian mempengaruhi kecenderungan individu untuk menggunakan layanan kesehatan mental berbasis digital di berbagai latar belakang budaya yang berbeda. Dengan pendekatan analisis konseptual dan refleksi literatur sistematik, artikel ini menghubungkan teori kepribadian Big Five, model Eysenck, serta pendekatan humanistik dari Rogers untuk menjelaskan perilaku pencarian bantuan psikologis secara berani. Hasil teaah menunjukkan bahwa dimensi keterbukaan dan neurotisisme memiliki pengaruh positif terhadap penerimaan layanan digital, sedangkan kehati-hatian berkaitan dengan konsistensi penggunaannya. Selain itu, faktor budaya berperan sebagai moderator penting yang mempengaruhi sikap individu terhadap pemanfaatan layanan kesehatan mental digital. Artikel ini menjamin kepentingan pembangunan intervensi digital yang sensitif terhadap kepribadian dan nilai budaya lokal untuk dapat mencapai masyarakat lebih luas dan efektif
Unduhan
Referensi
Ihsanuddin, M. R., & Kurniawan, R. (2025). Kajian Literatur Teknologi Digital untuk Intervensi Kesehatan Mental. Jurnal Sains, Nalar, Dan Aplikasi Teknologi Informasi, 4(2), 111–128. https://doi.org/10.20885/snati.v4.i2.40578
Nasution, A. (2017). KEBIJAKAN PEMBENTUKAN MODAL SOSIAL DAN PENGURANGAN KEMISKINAN DI RUMAH TANGGA PERDESAAN INDONESIA. Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik, 7(2), 171. https://doi.org/10.22212/jekp.v7i2.672
Pamukti, A., & Soleh, A. K. (2025). Pemikiran Psikologis dan Terapinya Menurut Abubakr Muhammad Ibn Zakariyya Al-Razi (854-925 M). Al-Hikmah: Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan, 22(1), 152–162. https://doi.org/10.25299/ajaip.2025.vol22(1).16641
Rialda Safitri Agustina, Maulidyna Aliyyu Fajarani, Heri Septian Pratama, Rhyco Alfian Ramadhon, & Aghis Arwa Bekti. (2023). Revolusi Mental: Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Membangun Moralitas Dan Etika Yang Baik Pada Generasi Z. Mandub : Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 2(1), 01–11. https://doi.org/10.59059/mandub.v2i1.825
Sakti, R. I., Puspitasari, W., & Panduwiyasa, H. (2025). Analisis Penerimaan Teknologi Layanan Konseling Online Pada Generasi Z Di Provinsi Jawa Barat Menggunakan Model Penerimaan TPB. Jurnal Ilmiah Komputasi, 24(1), 21–30. https://doi.org/10.32409/jikstik.24.1.3680
Sandiana, L. A., & Oriza, I. I. D. (2018). Peran Coping Berfokus Emosi sebagai Mediator Pada Hubungan antara Kepribadian dan Penggunaan Internet Bermasalah. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 9(1), 49. https://doi.org/10.26740/jptt.v9n1.p49-61
Wardani, R. K., & Zaenab, B. D. (2024). Gambaran Layanan Konsultasi Kesehatan Mental Aplikasi Riliv di Indonesia Pada Masa Endemi COVID-19 Overview of Riliv Mental Health Consultation Service in Indonesia During COVID-19 Endemic. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 13(1), 6. https://doi.org/10.22146/jkki.88840
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
