https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mjpai/issue/feedMuta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam2026-06-12T08:55:41+00:00Ulil Fauziyahmutaalim@uin-malang.ac.idOpen Journal Systems<div style="position: absolute; left: -9999px; top: -9999px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"> <p><a href="https://chessboxingindia.org/">Slot online indonesia</a></p> </div> <div style="position: absolute; left: -9999px; top: -9999px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"> <p><a href="https://jaguar33official.com/">jaguar33</a></p> </div> <div style="position: absolute; left: -9999px; top: -9999px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"> <p><a href="https://www.erpublication.org/">situs toto</a></p> </div> <div style="position: absolute; left: -9999px; top: -9999px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"> <p><a href="https://pahala4d.in.net">pahala4d</a></p> </div> <div style="position: absolute; left: -9999px; top: -9999px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"> <p><a href="ibosport.net">ibosport slot</a></p> </div> <div style="position: absolute; left: -9999px; top: -9999px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"> <p><a href="https://ijpbr.org/">loket88</a></p> </div> <div style="position: absolute; left: -9999px; top: -9999px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"> <p><a href="https://mmxv.mx/">Luck8</a></p> </div> <p><strong>Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam</strong> adalah sarana komunikasi dan publikasi ilmiah yang berasal dari hasil penelitian di bidang pendidikan agama Islam, baik literatur (library research) maupun lapangan (field research), dengan berbagai pendekatan. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun di bulan januari-Maret, April-Juni, Juli-September dan Oktober-Desember. Bahasa yang digunakan adalah Indonesia, Inggris, dan Arab. <strong>Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam</strong> dikelola oleh <a href="https://fitk.uin-malang.ac.id/project/pendidikan-agama-islam/" target="_blank" rel="noopener">Program Studi Pendidikan Agama Islam</a> <a href="https://fitk.uin-malang.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan</a> <a href="https://www.uin-malang.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang</a>.</p> <p><strong>Journal Template:</strong> <a href="https://docs.google.com/uc?export=download&id=1BdLFM8LO8YZl5C8tcZYZdfyGvSutLDpi" target="_blank" rel="noopener">Download Here</a></p> <p><strong>E-ISSN: <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20220307141068755" target="_blank" rel="noopener">2828-6227</a></strong></p> <div style="position: absolute; left: -9999px; top: -9999px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"> <p><a href="https://hijausurya.com/">KOKO123</a></p> </div> <div style="position: absolute; left: -9999px; top: -9999px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"> <p><a href="https://bintels.com">Wargatoto</a></p> </div> <div style="position: absolute; left: -9999px; top: -9999px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"> <p><a href="https://bionicvis.com/">สล็อตเว็บตรง</a></p> </div>https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mjpai/article/view/25685PENGEMBANGAN GAME BASED LEARNING BERBASIS ZEP QUIZ UNTUK MENANGANI LEARNING BURNOUT SISWA GENERASI Z DI MADRASAH ALIYAH2026-06-12T08:55:40+00:00Hanum Mir'atul Maslahah220101110064@student.uin-malang.ac.idKhoirotun Nisa'220101110064@student.uin-malang.ac.idCantika Yuliana Putri220101110064@student.uin-malang.ac.idFahim Khasanifahimkh@uin-malang.ac.id<p>This study addresses the growing academic anxiety and learning burnout experienced by Generation Z students in Akidah Akhlak education amid rapid digital transformation. The research aims to develop and evaluate a Game-Based Learning (GBL) media using the Zep Quiz platform to enhance learning motivation and reduce burnout among students at MAN 2 Blitar. Employing a Research and Development (R&D) design with the ADDIE model, the study involved needs analysis, media design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through observations, interviews, expert validation, and student response questionnaires, and analyzed qualitatively and quantitatively. Findings indicate that Zep Quiz successfully integrates interactive elements such as quizzes, points, and game maps, creating engaging learning experiences aligned with the characteristics of Generation Z. Expert validation results show high feasibility levels in design (90%), content (92%), and pedagogy (82%). Student responses reveal that the media is highly effective as a learning tool (82.23%) and effective in reducing learning burnout (61%). The study concludes that Zep Quiz-based GBL media is appropriate, engaging, and impactful for Akidah Akhlak learning, offering a practical solution to address burnout and meet the digital learning preferences of Generation Z.</p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini membahas meningkatnya kecemasan akademik dan learning burnout yang dialami siswa Generasi Z dalam pembelajaran Akidah Akhlak di tengah percepatan transformasi digital. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan dan mengevaluasi media pembelajaran Game-Based Learning (GBL) menggunakan platform Zep Quiz untuk meningkatkan motivasi belajar serta mengurangi burnout pada siswa MAN 2 Blitar. Dengan menggunakan desain Research and Development (R&D) dan model ADDIE, penelitian ini meliputi analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, serta angket respons siswa, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zep Quiz berhasil mengintegrasikan elemen interaktif seperti kuis, poin, dan jalur permainan sehingga menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan selaras dengan karakteristik Generasi Z. Validasi ahli menunjukkan tingkat kelayakan tinggi pada aspek desain (90%), materi (92%), dan pedagogi (82%). Respons siswa menunjukkan bahwa media ini sangat efektif sebagai sarana pembelajaran (82,23%) serta efektif dalam menurunkan learning burnout (61%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa media GBL berbasis Zep Quiz layak, menarik, dan berpengaruh dalam pembelajaran Akidah Akhlak, sehingga menjadi solusi praktis untuk mengatasi burnout sekaligus memenuhi preferensi belajar digital siswa Generasi Z.</p>2026-03-26T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mjpai/article/view/19071IMPLEMENTING ISLAMIC MULTICULTURAL EDUCATION IN FOSTERING UNITY IN DIVERSITY: A CASE STUDY AT SD BRAWIJAYA SMART SCHOOL MALANG2026-06-12T08:55:40+00:00Labib Mustofalabibmustofa32@gmail.comAhmad Bariziabarizi_mdr@mat.uin-malang.ac.idMohammad Asroriasroo.badaly@gmail.com<p>This study explores the implementation of Islamic multicultural education in fostering unity in diversity at the elementary level, with a particular focus on SD Brawijaya Smart School, Malang. Although the school is not an Islamic-based institution, the majority of its students are Muslim, creating a moral atmosphere where Islamic values coexist with the spirit of <em>Bhinneka Tunggal Ika</em>. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis involving teachers and school mentors. The study aims to understand how Islamic moral values, religious moderation initiatives, and inclusive school culture contribute to the development of tolerance and empathy among students in a multicultural environment. The findings indicate that Islamic values such as <em>rahmah</em> (compassion), <em>‘adl</em> (justice), and <em>ta’aruf</em> (mutual understanding) are applied not only in religious instruction but also in daily school activities and institutional practices. Teachers play a pivotal role in contextualizing these values to encourage interfaith respect and civic responsibility. Furthermore, the school’s collaboration with the Ministry of Religious Affairs enhances teacher competence through religious moderation training, strengthening inclusivity and empathy in classroom practices. Cultural programs, such as Heroes’ Day celebrations featuring traditional attire, and participatory decision-making processes exemplify the creation of a school culture grounded in respect and cooperation. Overall, the study concludes that Islamic multicultural education can serve as an ethical and pedagogical bridge linking faith-based values with national ideals, thereby promoting unity, tolerance, and social harmony among young learners in Indonesia’s pluralistic society.</p> <p> </p> <p>Abstrak</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pendidikan multikultural berbasis nilai-nilai Islam dalam menumbuhkan semangat <em>unity in diversity</em> di tingkat sekolah dasar, dengan studi kasus di SD Brawijaya Smart School, Malang. Meskipun sekolah ini bukan lembaga pendidikan berbasis Islam, mayoritas siswanya beragama Islam sehingga membentuk suasana moral yang selaras dengan semangat <em>Bhinneka Tunggal Ika</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen yang melibatkan guru serta pembimbing sekolah. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana nilai-nilai moral Islam, program moderasi beragama, dan budaya sekolah yang inklusif berkontribusi terhadap pembentukan sikap toleransi dan empati di lingkungan pendidikan yang majemuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti <em>rahmah</em> (kasih sayang), <em>‘adl</em> (keadilan), dan <em>ta’aruf</em> (saling mengenal) diterapkan tidak hanya dalam pembelajaran agama, tetapi juga dalam aktivitas sekolah dan praktik kelembagaan sehari-hari. Guru memiliki peran penting dalam mengontekstualisasikan nilai-nilai tersebut untuk menumbuhkan penghargaan lintas agama dan tanggung jawab kewargaan. Selain itu, kolaborasi sekolah dengan Kementerian Agama melalui pelatihan moderasi beragama meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran yang inklusif dan empatik. Program budaya seperti perayaan Hari Pahlawan dengan pakaian adat serta partisipasi guru dalam pengambilan keputusan mencerminkan terciptanya budaya saling menghormati dan bekerja sama. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan multikultural Islam berperan sebagai jembatan etis dan pedagogis antara nilai-nilai keagamaan dan ideal kebangsaan, yang berkontribusi dalam menumbuhkan persatuan, toleransi, dan harmoni sosial di lingkungan pendidikan dasar yang plural di Indonesia.</p>2026-03-26T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mjpai/article/view/13106IMPLEMENTASI METODE CERAMAH, VIDEO-BASED LEARNING, DAN RESITASI DALAM PEMBELAJARAN SKI DI MINU PUTRI MALANG2026-06-12T08:55:40+00:00Lila Auliani An'nisa230101110093@student.uin-malang.ac.idArin Nafisa Maulidia230101110093@uin-malang.ac.idFaradila Nur Aziza230101110093@uin-malang.ac.idNur Faizah230101110093@uin-malang.ac.idSafinatus Sulfa230101110093@uin-malang.ac.idSalsabila Shofiyah Nafi'ah230101110093@uin-malang.ac.idAdib Althaf Al Fahmi230101110093@uin-malang.ac.idMoh Syafiq Qolbil Auliya'230101110093@uin-malang.ac.id<p>This study aims to analyze the implementation and effectiveness of the lecture method, video based-learning, and recitation in learning the History of Islamic Culture in grade 5<sup>th</sup> of MINU Putri Malang, and to find the solutions of the obstacles that arise from the implementation of these methods. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach, and data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that in the implementation of learning, the lecture method is still a method that is often used by educators, but this method has several weaknesses such as the lack of interaction and enthusiasm of students, causing boredom. Therefore, educators collaborate it with other methods, namely video-based learning as a reinforcement of students' understanding of the material that has been explained, and the recitation method as a means for educators to measure the level of students' understanding through the assignments given, although sometimes students ignore it. The solution to these obstacles to increase students' interest and enthusiasm is to integrate various learning methods to create more interactive and enjoyable learning, utilize technological developments to provide more varied assignments, and provide sanctions to students who neglect their assignments. Apart from that, further research needs to be carried out with the aim of developing more effective, interactive and efficient learning methods in learning the History of Islamic Culture in grade 5. This research is expected to contribute to the development of more effective learning methods in learning the History of Islamic Culture at elementary school.</p> <p>Abstrak</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan dan efektivitas metode ceramah, pembelajaran berbasis video, dan resitasi dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di kelas 5 MINU Putri Malang, serta menemukan solusi atas kendala-kendala yang timbul dari penerapan metode-metode tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran, metode ceramah masih menjadi metode yang sering digunakan oleh pendidik, namun metode ini memiliki beberapa kelemahan seperti kurangnya interaksi dan antusiasme peserta didik sehingga menimbulkan kebosanan. Maka dari itu, pendidik mengolaborasikannya dengan metode lain yaitu pembelajaran berbasis video sebagai penguat pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah dijelaskan, dan metode resitasi sebagai sarana pendidik mengukur tingkat pemahaman peserta didik melalui pengugasan yang diberikan, walaupun terkadang peserta didik mengabaikannya. Solusi atas kendala-kendala tersebut untuk meningkatkan minat dan antusias peserta didik adalah dengan mengintegrasikan berbagai metode pembelajaran untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memberikan pengugasan yang lebih variatif, dan memberikan sanksi kepada peserta didik yang mengabaikannya. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan tujuan mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan efisien dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di kelas 5. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di tingkat dasar.</p>2026-03-26T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mjpai/article/view/14334IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION AT BAITUL QUR'AN HIGH SCHOOL YOGYAKARTA2026-06-12T08:55:41+00:00achmad alfarukiachmadalfaruki@gmail.com<p>Religious moderation is an essential principle in Islamic education, particularly amidst the growing challenges of intolerance and radicalism. SMA Baitul Qur'an Yogyakarta, as a pesantren-based educational institution, faces the need to instill the values of religious moderation within an environment that integrates formal education and religious development. This study aims to analyze the implementation of religious moderation at SMA Baitul Qur'an Yogyakarta, including the strategies, approaches, and challenges encountered. This research employs a qualitative method with a field study approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings show that values of religious moderation, such as tawassuth (moderation), i’tidal (justice), tasamuh (tolerance), syura (consultation), ishlah (reconciliation), qudwah (role modeling), al-muwathanah (patriotism), al-la ‘unf (non-violence), and i’tiraf al-‘urf (recognition of positive traditions), are implemented through Islamic character education, the habituation of moderation values, role modeling by teachers, and the integration of local Islamic culture. The application of religious moderation in this school is reflected in classroom teaching, extracurricular activities, and daily habits within the pesantren environment. Local traditions that align with Islamic principles are respected and integrated into school activities. Moreover, efforts to prevent intolerant behavior are conducted through persuasive approaches, conflict mediation, and the reinforcement of non-violence attitudes. This implementation creates a harmonious, tolerant, and conducive educational environment, enabling students to grow into moderate, noble individuals who can approach diversity wisely and compassionately.</p>2026-03-26T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mjpai/article/view/24966SINERGI PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM DAN PSIKOLOGI MODERN DALAM KONTEKS PENDIDIKAN2026-06-12T08:55:41+00:00Nurul Lail Rosyidatul Mu'ammarohrosyunira@gmail.com<p>Islamic Educational Psychology is rooted in spiritual, moral, and transcendental values derived from Islamic teachings, while modern psychology relies on empirical and rational approaches to understanding human behavior and development. This paper aims to examine the relationship between Islamic Educational Psychology and modern psychology theoretically and practically, and to explore the possibility of integrating the two in the educational realm. Through this study, the author aims to identify principles that align with the two disciplines and offer an integrative approach that can be applied to contemporary Islamic educational practice. This study aims to create a psychological framework that is not only scientific and empirical but also imbued with Islamic spiritual and moral values. The research method used is a qualitative literature study. Data collection techniques include documentation, and data analysis uses content analysis techniques. The results of the study indicate that this integration can enrich educational practice, particularly in the development of curricula, learning strategies, and guidance and counseling services that are not only rational but also grounded in spiritual values. This article recommends the need for ongoing interdisciplinary dialogue and the development of educational models that combine the strengths of both approaches in a balanced and applicable manner.</p> <p> </p> <p>Abstrak</p> <p>Psikologi Pendidikan Islam berakar pada nilai-nilai spiritual, moral, dan transendental yang bersumber dari ajaran Islam, sementara psikologi modern mengandalkan pendekatan empiris dan rasional dalam memahami perilaku serta perkembangan manusia. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mengembangkan potensi manusia secara optimal, kajian yang secara khusus membahas integrasi konseptual dan aplikatif antara Psikologi Pendidikan Islam dan psikologi modern masih relatif terbatas. Sebagian penelitian cenderung membahas kedua disiplin tersebut secara terpisah, sehingga belum banyak menghasilkan model integratif yang dapat diterapkan dalam praktik pendidikan Islam kontemporer. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara Psikologi Pendidikan Islam dan psikologi modern serta mengeksplorasi peluang integrasi keduanya dalam bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel ilmiah, dan sumber-sumber relevan lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis konten (content analysis) melalui tahapan reduksi data, kategorisasi tema, interpretasi konsep, serta sintesis terhadap temuan-temuan yang berkaitan dengan prinsip, tujuan, dan penerapan kedua disiplin ilmu tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa Psikologi Pendidikan Islam dan psikologi modern memiliki sejumlah titik temu, terutama pada aspek perkembangan peserta didik, proses belajar, motivasi, pembentukan karakter, dan layanan bimbingan konseling. Integrasi keduanya menghasilkan pendekatan pendidikan yang lebih komprehensif dengan menggabungkan kekuatan metode ilmiah dan empiris dari psikologi modern serta nilai-nilai spiritual, moral, dan transendental dari ajaran Islam. Secara aplikatif, integrasi tersebut dapat diwujudkan melalui pengembangan kurikulum berbasis karakter Islami, penerapan strategi pembelajaran yang memperhatikan aspek kognitif, afektif, dan spiritual peserta didik, serta penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling yang berorientasi pada keseimbangan antara kesehatan psikologis dan penguatan nilai keagamaan</p>2026-03-26T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##