ANALISIS MANAJEMEN SARANA PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP MODERN AL-RIFAIE
Abstract
Manajmemen sarana prasarana terdiri dari empat tahap yang saling bekesinambungan, yaitu perencanaan, pengorganisasian , pengerahan, dan pengawasan. Pelaksanaan manajemen sarana prasarana sangat berdampak kepada peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Pelaksanaan manajemen sarana prasarana sekolah secara struktural dilaksanakan oleh kepala sekolah yang dibantu wakil kepala bidang sarana prasarana. Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan sekolah, pelaksanaan manajemen sarana prasarana harus dilakukan secara konsisten.Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam analisis data, peneliti menggunakan teknin miles dan huberman dengan pelaksanaan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Melalui metode tersebut peneliti menghasilkan penelitian sesuai dengan dua fokus penelitian , yaitu pelaksanaan manajemen sarana prasarana (penrencanaan, pengorganisasian, pengerahan dan pengawasan) dan kendala pelaksanaan manajemen sarana dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Modern Al-Rifaie. Penelitian ini menghasilkan proses perencanaan sarana prasarana meliputi : a) analisis kebutuhan, b) pengadaan. Dalam pelaksanaan pengorganisasian meliputi kegiatan : a) pendistribusian, b) penataan sarana prasarana. Selanjutnya pada pelaksanaan tahap pengerahan meliputi kegiatan : a) pemanfaatan, b) pemeliharaan, c) penginventarisasian dan d) penghapusan sarana prasarana. Adapun penginventarisasian yang dilaksanakan adalah pencatatan penggunaan, buku induk dan inventarisasi ruang sarana prasarana sekolah. Tahap terakhir adalah pengawasan yang meliputi kegiatan : a) pemantauan penggunaan dan pemeliharaan sarana prasarana, dan b) penilaian kinerja pelaksana manajemen sarana prasarana dalam hal ini adalah tugas dari wakil kepala bidang sarana dan prasarana. Penelitian ini juga menghasilkan kendala yang dialami pada manajemen sarana prasarana meliputi : a) alur pelaksanaan manajemen sarana prasarana yang terintegrasi dengan yayasan membutuhkan waktu, b) kesadaran yang kurang dan c) kurangnya SDM pelaksana manajemen sarana prasarana.
Downloads
References
Aly, H. N. (1999). Ilmu Pendidikan Islam. Logos.
Bafadal, I. (2003). Manajemen Peningkatan Mutu Sekolah Dasar, Dari Sentralisasi Menuju Desentralisasi. Bumi Aksara.
Bafadal, I. (2004). Manajemen Perlengkapan Sekolah Teori dan Aplikasinya. Bumi Aksara.
Baharuddin, & Makin, M. (n.d.). No Title.
Hajeng Darmastuti, K. (2014). Manajemen Sarana dan Prasarana Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Pada Jurusan Teknik Komputer dan Informatika di SMK Negeri 2 Surabaya. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya, 3, 12.
Ibid. (n.d.). No Title.
Mahmudah, E. B. (2021). Korelasi Manajemen Sarana dan Prasarana dengan Mutu Pendidikan di MA Syarifatul’Ulum Katerban. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1.
Murni. (2017). Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan. Jurnal Mimbar Akademika, STAI Tgk Chik Pante Kulu Banda Aceh, 2, 11.
Mustari. (2014). Manajemen Pendidikan. Raja Grafindo Persada.
Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2021 Pasal 25.
Putri Isnaeni, & Suminto A. Sayuti. (2013). Manajemen Sarana dan Prasarana di SMKN 1 Kasihan Bantul. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, 1, 102.
Rusydi Ananda, & Oda Kinata. (2017). Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan. CV. Widya Puspita.
Tjalla, A. (n.d.). Potret Mutu Pendidikan di Indonesia ditinjau dari hasil-hasil Studi Internasional.



