PERBANDINGAN KEBIJAKAN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN PONDOK PESANTREN SALAFIYAH (PKPPS) DENGAN PONDOK PESANTREN KHALAFIYAH

  • Nadya Salsabilla Turrohmah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Kebijakan Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS), Pesantren Salafiyah, Pesantren Khalafiyah

Abstract

Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) adalah sebuah layanan pendidikan melalui jalur pendidikan non formal yang ditujukan bagi masyarakat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan apa saja perbandingan atau perbedaan antara kebijakan program antara pendidikan kesetaraan pondok pesantren salafiyah (PKPPS) dengan pondok pesantren khalafiyah. Sedangkan  metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan kebijakan program pendidikan antara pendidikan kesetaraan pondok pesantren salafiyah (PKPPS) dengan pondok pesantren khalafiyah, yakni: 1) pendidikan non formal pada pondok pesantren salafiyah dapat disetarakan dengan pendidikan formal pada umumnya, namun dengan syarat para santri belajar dipondok selama 9 tahun. 2) sistem pendidikan pada pondok pesantren salafiyah masih bersifat klasikal (kitab-kitab kuning) dan menerapkan sistem sorogan sebagai sistem pengajarannya, sedangkan pada pondok pesantren khalafiyah menggunakan kitab-kitab klasik dan memasukkan pengajaran pengetahuan umum didalamnya. 3) kurikulum yang digunakan pada pondok pesatren salafiyah menyesuaikan dengan kurikulum di pesantren itu sendiri, sedangkan kurikulum yang digunakan pada pondok pesantren khalafiyah mengikuti kementerian Agama dan Dinas Pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andespa, R., Ismail, F., & Mardeli, M. (2021). Program Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) di Ma’had Zaadul Ma’ad Palembang. Studia Manageria, 3(2), 119–134.
Dhofier, Z. (1982). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kyai. Lp3es.
Fahham, A. M. (2020). Pendidikan pesantren: Pola pengasuhan, pembentukan karakter, dan perlindungan anak. Publica Institute Jakarta.
Lukens-Bull, R. A., & Mas’ ud, A. (2004). Jihad ala pesantren di mata antropolog Amerika. Gama Media.
Musthofa, I., & Khotimah, H. (2023). Implementasi pendidikan pesantren tahfidz dan gerakan budaya qur’ani di Indonesia. At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 5(3 Juni), 393–402.
Nurholisoh, N., Fakhruroji, M., & Solahudin, D. (2018). Strategi Pengembangan Pondok Pesantren Al-Mu’awanah dalam Meningkatkan Kreativitas Santri. Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah, 3(2), 83–102.
Priyatno, A. (2020). Transformasi Manajemen Pesantren Penghafal Al-Qur’an di Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus. Penerbit A-Empat.
Saifuddin, A. (2015). Eksistensi kurikulum pesantren dan kebijakan pendidikan. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 3(1), 207–234.
Sofyan, A. (n.d.). Evaluasi program Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) tingkat wustho (tingkat SMP) model countenance stake se Kota-Bekasi.
Tolib, A. (2015). Pendidikan di pondok pesantren modern. Risâlah, Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(1), 60–66.
Ulum, M. (2021). Akulturasi Santri Di Pesantren. Ta’limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 2(1), Article 1. https://doi.org/10.53515/tdjpai.v2i1.37
Yusuf, S. A., & Khasanah, U. (2019). Kajian literatur dan teori sosial dalam penelitian. Metode Penelitian Ekonomi Syariah, 80, 1–23.
Zayadi, A., Fathullah, A., Taufik, M. T., Haris, L., & Islam, I. (2020). Buku Putih Pesantren Muadalah.

PlumX Metrics

Published
2025-04-15