Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/uajmpi
<p><strong>Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam</strong> adalah sarana komunikasi dan publikasi ilmiah yang berasal dari hasil penelitian di bidang manajemen pendidikan Islam, baik literatur (library research) maupun lapangan (field research), dengan berbagai pendekatan. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun di bulan Januari-Maret, April-Juni, Juli-September dan Oktober-Desember. Bahasa yang digunakan adalah Indonesia dan Inggris. <strong>Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam</strong> dikelola oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.</p> <p><strong>Journal Template:</strong> <a href="https://docs.google.com/document/d/1xRHcSHVZYrnol-9Y45mPoTfnm1ikOBvm/edit?usp=sharing&ouid=105923950795358484094&rtpof=true&sd=true" target="_blank" rel="noopener">Dowload Here</a></p> <p><strong>E-ISSN: <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20220309302362756" target="_blank" rel="noopener">2830-1420</a></strong></p>Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malangen-USUlul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam2830-1420MANAJEMEN PENGEMBANGAN BUDAYA RELIGIUS DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL PESERTA DIDIK DI MI AR-ROHMAH KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG
https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/uajmpi/article/view/3380
<p>Skripsi ini membahas tentang manajemen pengembangan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan spiritual yang diterapkan di sekolah sebagai suatu upaya atau cara yang ditempuh pendidik melalui pengembangan budaya. Budaya religius adalah segala norma, nilai, aturan, kegiatan, perilaku dan asumsi dasar yang dibentuk dan dibiasakan untuk disampaikan kepada warga sekolah berlandaskan nilai agama. Kebijakan kurikulum yang diharapkan tidak hanya berpedoman dengan prestasi akademis namun perlu didampingi pendidikan berkarakter di sekolah.</p> <p>Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana manajemen pengembangan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di MI Ar-Rohmah Karangploso Kabupaten Malang. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: 1) Bagaimana perencanaan manajemen pengembangan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di MI Ar-Rohmah Karangploso? 2) Bagaimana pelaksanaan manajemen pengembangan budaya religius dalam meningkatkan kecerdsan spiritual peserta didik di MI Ar-Rohmah Karangploso? 3) Bagaimana evaluasi manajemen pengembangan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di MI Ar-Rohmah Karangploso?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.</p> <p>Hasil penelitian di MI Ar-Rohmah Karangploso Kabupaten Malang ini adalah: 1) perencanaan pengembangan budaya religius dimulai dari kepemimpinan Kepala madrasah dan <em>stakeholder</em> madrasah, perumusan visi, misi, dan tujuan, program budaya religius, analisis kebutuhan, jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang, implementasi, dan evaluasi. 2) Pelaksanaan pengembangan budaya religius diklasifikasikan ke dalam program kurikuler dan kokurikuler 3) evaluasi manajemen pengembangan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di MI Ar-Rohmah Karangploso salah satunya melalui Evaluasi Diri Madrasah (EDM) untuk kegiatan keseluruhan, evaluasi per semester, dan evaluasi kondisional.</p>Sri Dewi Rahmawati
##submission.copyrightStatement##
2026-02-232026-02-234322924310.18860/uajmpi.v4i3.3380IMPLEMENTASI SUPERVISI KLINIS PENGAWAS MADRASAH UNTUK MENINGKATKAN KEPROFESIONALAN GURU DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI KOTA BATU
https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/uajmpi/article/view/12807
<p>Proses pembelajaran di lembaga pendidikan bergantung pada kualitas guru sebagai titik sentral proses pendidikan. Pengawas sebagai supervisor pendidikan bertugas membimbing guru dalam mencapai tujuan pendidikan. Dalam proses pendidikan guru memerlukan pengawasan dan pembinaan dalam menjalankan proses pembelajaran yang disebut dengan supervisi pendidikan. Dalam pelaksanaan supervisi klinis fokus utama adalah menemukan faktor-faktor yang menyebabkan masalah atau kelemahan dalam proses pembelajaran, kemudian menemukan cara untuk memperbaikinya. Pengawas menggunakan metode “memberi obat” ketika melakukan pengamatan secara langsung terhadap proses pengajaran guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan supervisi klinis pengawas madrasah untuk meningkatkan keprofesionalan guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Batu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualititatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi klinis pengawas madrasah yang terdiri dari tiga tahap yakni pertemuan awal, observasi kelas dan pertemuan balikan dapat meningkatkan keprofesioanalan guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Batu.</p>Ifa Mahdiyah
##submission.copyrightStatement##
2026-02-232026-02-234324425610.18860/uajmpi.v4i3.12807STRATEGI KEPALA SEKOLAH UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER LEADERSHIP SISWA DI SMP ALAM MUTIARA UMAT KABUPATEN TULUNGAGUNG
https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/uajmpi/article/view/4305
<p>Strategi kepala sekolah dalam membentuk karakter siswa, terutama karakter siswa terutama karakter leadership, sangatlah penting untuk menciptakan generasi pemimpin yang berkualitas dan berintegritas. Dengan strategi yang tepat, kepala sekolah dapat mengarahkan siswa untuk mengembangkan potensi kepemimpinan mereka, memotivasi mereka untuk mengambil tanggung jawab, dan mengajarkan nilai-nilai etika yang penting dalam kepemimpinan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) Mengetahui perencanaan strategi kepala sekolah untuk mengembangkan karakter <em>leadership </em>siswa di SMP Alam Mutiara Umat Tulungagung (2) Mendeskripsikan pelaksaan strategi kepala sekolah untuk mengembangkan karakter <em>leadership</em> siswa di SMP Alam Mutiara Umat Tulungagung (3) Mengetahui evaluasi strategi kepala sekolah untuk mengembangkan karakter <em>leadership</em> siswa di SMP Alam Mutiara Umat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dimana dalam hal ini peneliti memahami betul fenomena yang terjadi dan dalam menjaga keaslian data maka peneliti ikut terlibat aktif dan turun ke lapangan secara langsung. Pengumpulan data dilakukan dengan cara semi strucuture interview, observasi dan dokumentasi. Responden yang dijadikan sumber data adalah kepala sekolah, waka kesiswaan, waka humas, waka kurikulum dan waka sarpras. Data yang telah diperoleh akan diolah menggunakan proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kredibilitas data dilakukan melalui pengecekan prosedur triangulasi sumber data dan teknik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa strategi kepala sekolah untuk mengembangkan karakter <em>leadership</em> siswa di SMP Alam Mutiara Umat Kabupaten Tulungagung adalah: (1) Kepala sekolah membuat perencanaan dengan membentuk program-program pengembangan karakter <em>leadership</em> siswa (2) dalam pelaksaan strategi kepala sekolah mengoptimalkan program pengembangan karakter <em>leadership </em>siswa melalui rapat forum. (3) Evaluasi strategi Kepala sekolah untuk mengembangangkan karakter <em>leadership</em> siswa dengan cara penilaian kinerja untuk mengetahui apakah program yang dijalankan dapat mengembangan karakter <em>leadership</em> siswa.</p>Triana May Latul Anisa
##submission.copyrightStatement##
2026-02-232026-02-234325726810.18860/uajmpi.v4i3.4305MANAJEMEN KEUANGAN PENDIDIKAN ISLAM: PRINSIP, IMPLEMENTASI, DAN TANTANGAN TATA KELOLA
https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/uajmpi/article/view/24503
<p>Financial management is a strategic aspect of governance in Islamic educational institutions, as it is directly related to operational sustainability, the quality of educational services, and public accountability. This article aims to analyze the concepts, principles, and implementation of financial management in Islamic education by highlighting practices of budget planning, execution, and supervision, as well as comparing them with financial management in non-Islamic educational institutions. This study employs a qualitative–descriptive approach based on a literature review, strengthened by empirical examples from Pondok Tahfidz Al-Fatah Kuripan Lor Pekalongan. The findings indicate that financial management in Islamic education requires a dual approach, namely compliance with state regulations and alignment with Sharia principles. The main challenges include limited administrative capacity, suboptimal digitalization, and potential conflicts of interest in oversight mechanisms. This article emphasizes the importance of strengthening hybrid accounting systems, transparency, and participatory supervision to enhance public trust and ensure the sustainability of Islamic educational institutions.</p>Urip Widiyanto
##submission.copyrightStatement##
2026-02-232026-02-234326927310.18860/uajmpi.v4i3.24503PERBANDINGAN ISLAM MENURUT MAHMUD YUNUS DAN IMAM ZAKARSYI
https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/uajmpi/article/view/7007
<p><em>Education is something that is a provision for every human being in this world, with education humans can know what they don't know. Education is something essential for humans. Through education, humans can learn to face the universe in order to maintain their lives. Therefore, it is very natural that Islamic doctrine places an important and high position on education. The current dynamics of growth and development of Islamic education cannot be separated from the work of figures who contributed their thoughts and ideas in developing Islamic education in Indonesia, such as Mahmud Yunus and Imam Zarkasyi, two figures who have a very big reputation in developing the world of Islamic education in Indonesia. Indonesia, a broad view and deep insight into Islamic teachings influenced the thinking of the two figures in looking at the issue of Islamic education. Therefore, a number of ideas and thoughts emerged from the two figures in organizing an education system in accordance with Islamic teachings.</em></p> <p>Pendidikan merupakan hal yang menjadi bekal bagi setiap manusia di dunia ini, dengan adanya suatu pendidikan manusia dapat mengetahui apa yang belum diketahuinya. Pendidikan adalah sesuatu yang esensial bagi manusia. Melalui pendidikan, manusia dapat belajar menghadapi alam semesta demi mempertahankan kehidupannya. Oleh sebab itu, sangatlah wajar bila doktrin Islam menempatkan kedudukan yang penting dan tinggi terhadap pendidikan. Terjadinya dinamika pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam pada saat ini tidak terlepas dari kiprah para tokoh-tokoh yang menyumbangkan pemikiran dan idenya dalam membangun pendidikan Islam di Indonesia, seperti Mahmud Yunus dan Imam Zarkasyi dua tokoh yang mempunyai reputasi yang sangat besar dalam mengembangkan dunia pendidikan Islam di Indonesia, pandangan yang luas dan wawasan yang dalam terhadap ajaran Islam mempengaruhi pemikiran kedua tokoh dalam memandang persoalan pendidikan Islam. Oleh karena itu, sejumlah ide dan pemikiran muncul dari kedua tokoh dalam menata sistem pendidikan yang sesuai dengan ajaran Islam.</p>Eka Rizky Cahya Alfiantono
##submission.copyrightStatement##
2026-02-252026-02-254327427910.18860/uajmpi.v4i3.7007