Konsep Peluang Pada Permainan Tradisional Engklek Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu
Abstract
The engklek game is a traditional game that is usually played by children by jumping from one box to another using one foot. This article aims to explore ethnomathematics in the traditional engklek game in Gunungsari Village, Bumiaji, Batu City. The research method used is qualitative with an ethnographic approach. The data collection technique in this study was carried out by direct observation to the field to see the games the children were playing, as well as literature review to strengthen the writing of this research article. In the traditional engklek game, the concept of opportunity is obtained.
ABSTRAK
Permainan engklek merupakan permainan tradisional yang biasa dimainkan anak-anak dengan cara melompati satu kotak ke kotak lain menggunakan satu kaki. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi etnomatematika pada permainan tradisional engklek di Desa Gunungsari, Bumiaji, Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi secara langsung ke lapangan untuk melihat permainan yang dilakukan anak-anak, serta kajian literature untuk memperkuat penulisan artikel penelitian ini. Pada permainan tradisional engklek tersebut diperoleh konsep peluang.
Downloads
References
Aprilia, Erly Dwi, D. (2019). Etnomatematika Pada Permainan Tradisional Engklek Beserta Alatnya Sebagai Bahan Ajar. Kadikma, 10(1), 85–94.
Dominikus, W. S. (2018). Etnomatematika Adonara.
Fauzi, A. & Lu’luilmaknum, U. (2019). Etnomatematika Pada Permainan Dengklaq Sebagai Media Pembelajaran Matematika. Aksioma, 8(3), 408–419.
Febriyanti, C., Prasetya, R., & Irawan, A. (2018). Etnomatematika pada permainan tradisional engkleq dan gasing khas kebudayaan Sunda. Ilmu Matematika Dan Terapan, 12(1), 1–6.
Fitriyah, A., & Khaerunisa, I. (2018). Pengaruh Penggunaan Metode Drill Berbantuan Permainan Engklek Termodifikasi terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VII. Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 2(2), 267.
Hardiiarti, S. (2017). Etnomatematika : Aplikasi Bangun Datar Segiempat Pada Candi Muaro Jambi. Aksioma, 8(2), 99–110.
Hidayat, D. (2013). Permainan Tradisional Dan Kearifan Lokal Kampung Dukuh Garut Selatan Jawa Barat. Academia Fisip Untad, 5(2), 1057–1070.
M. Irsyad, A. A. Sujadi, and D. S. S. (2020). Eksplorasi Matematika Pada Candi Asu. UNION J. Ilm. Pendidik. Mat, 8(1), 11–19.
Montolalu, B. E. F. (2005). Bermain dan Permainan Anak. Universitas Terbuka.
Prayitno, C. N. P. (2020). Kajian Etnomatematika Pada Candi Sambisari Daerah Istimewa Yogyakarta dan implementasinya dalam Pembelajaran Matematika Kelas VII Sekolah Mengengan Pertama. Universitas Sanata Dharma.
Rahayu, D. P., Setiawani, S. and Murtikusuma, R. P. (2018). Etnomatematika Pada Aktivitas Pasca Panen Tembakau Masyarakat Pendalungan dan Penerapannya sebagai Lembar Kerja Peserta Didik’. Kadikma, 9(3), 85–96.
Wardhani. (2015). Pembelajaran Kemampuan Masalah Matematika di SMP. In PPPTK Matematika.
Widodo, P., & Lumintuarso, R. (2017). Pengembangan model permainan tradisional untuk membangun karakter pada siswa SD kelas atas. Keolahragaan, 5(2), 183–193.






