Tantangan Tantangan mewujudkan sekolah ramah anak di lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren

Authors

  • Achmad Raihan Firdausi Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Keywords:

Child-friendly schools, educational institutions, Islamic boarding schools, character education, the role of educators

Abstract

The Child-Friendly School (SRA) is a national program aimed at creating a safe, comfortable, and supportive educational environment for the optimal development of children. However, its implementation in Islamic boarding school-based institutions faces unique challenges. This article aims to describe the obstacles encountered in realizing the SRA concept at MTs Assa’adah 1 Gresik, a religious school with a strict pesantren-style discipline. Based on field observations during a teaching practicum, it was found that religious routines such as Dhuha and Dhuhur congregational prayers had become a positive culture in the school. Nonetheless, deviant student behaviors such as smoking persist, presenting dilemmas in applying SRA principles. This article analyzes how teachers and school policies strive to balance firmness and compassion to foster a child-friendly educational climate.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, Z. A. H. (2025). Peran Pembina Asrama dalam Pembentukan Karakter Religius Santri Di Pondok Pesantren Ddi Galla Raya Kabupaten Pangkep. IAIN Parepare.

Akhyar, Y. (2024). Implimentasi Program Sekolah Ramah Anak Di Tingkat Sekolah Dasar. Al-Mujahadah: Islamic Education Journal, 1(2), 155–168.

Assya’bani, R. (2025). Analisis Psikologis Dalam Pendidikan Keagamaan Islam Pada Sekolah Berasrama (Sebuah Tinjauan Multi Perspektif). Journal Education, Sociology and Law, 1(2), 1012–1030.

Fauzi, I. (2017). Dinamika Kekerasan Antara Guru dan Siswa. TARBIYATUNA (e-Journal), 10(2), 158–187.

Jamaluddin, H. M., & Jannah, A. R. (2025). Bimbingan dan Konseling Pesantren: Analisis Konsep, Realitas Lapangan, dan Praktik Intervensi. UIN Madura Press.

Konaah, S., Lolita, N., Rahmadania, Z., Rahmania, G. N. A., & Dewi, R. S. (2025). Efektivitas konseling kelompok dengan teknik REBT untuk mereduksi bullying pada siswa di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 3(2), 304–318.

Marno, M., Fitriah, N., & Efiyanti, A. Y. (2021). Model Manajemen Sekolah Ramah Anak di Indonesia. Republik Karya, Malang. https://repository.uin-malang.ac.id/10560/

Maryono, M. (2022). Budaya Pesantren dalam Pembentukan Karakter pada Santri Sekolah Menengah Pertama Berbasis Pesantren. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 6(2), 296. https://doi.org/10.20961/jdc.v6i2.63441

Pangesturian, I. (2026). Peran Ustadz Dalam Menangani Kenakalan Remaja Pada Santri Di Pondok Modern Assalaam Temanggung. Universitas Muhammadiyah Magelang.

Sa’adah, N., & Rofiqah, R. (2023). Tantangan-tantangan sosial dan emosional siswa: Fokus pada peran penting guru bimbingan dan konseling di tingkat SMP dan SMA. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 1(1), 74–85. https://repository.uin-malang.ac.id/15823/

Salsabila, S., & Priatmoko, S. (2023). Pembentukan Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar Melalui Implementasi Budaya Sekolah. ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal, 4(2), 98–115. https://repository.uin-malang.ac.id/15792/

Saputra, Z. (2024). Komunikasi Persuasif Antara Guru dan Murid dalam Membangun Akhlakul Karimah. Al-Ittisholi: Jurnal Komunikasi Islam, 2(1), 23–41.

Published

2026-05-07

How to Cite

Firdausi, A. R. (2026). Tantangan Tantangan mewujudkan sekolah ramah anak di lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(10), 335–340. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/16564

Issue

Section

Articles