Eksplorasi bakteri Rizobakter Endofit dari tanaman padi (Oryza sativa L.) sebagai agen pemacu pertumbuhan dan pengendali hayati ramah lingkungan
Keywords:
endophytic bacteria, rhizobacteria,, biocontrol,, rice,, sustainable, agriculture.Abstract
Untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan, diperlukan pendekatan biologis yang dapat meningkatkan hasil produksi tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan. Salah satu solusi inovatif yang ditawarkan adalah penggunaan bakteri rizobakter endofit (Endophytic Rhizobacteria/ERB) sebagai stimulan pertumbuhan tanaman sekaligus agen pengendali hayati terhadap patogen. Studi ini mengeksplorasi potensi ERB yang diperoleh dari tanaman padi (Oryza sativa L.) sebagai pupuk hayati yang ramah lingkungan. Berdasarkan kajian pustaka, termasuk hasil riset dari dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, beberapa isolat seperti Bacillus subtilis, Pseudomonas fluorescens, dan Azospirillum sp. terbukti mampu meningkatkan penyerapan unsur hara, memproduksi hormon pertumbuhan (IAA), serta menghambat perkembangan patogen tanah seperti Rhizoctonia solani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bakteri endofit memiliki fungsi ganda: memperbaiki fisiologi tanaman dan menjaga keseimbangan ekosistem tanah.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
