Perkembangan islam di tanah jawa

Tinjauan historis-sosiologis terhadap gerakan dakwah transformatif Maulana Malik Ibrahim

Authors

  • Reisya Widiastuti Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Keywords:

Islamization of Java, Maulana Malik Ibrahim, Transformative Da’wah, Walisongo, Cultural Acculturation

Abstract

Awal masuknya Islam ke dalam wilayah Nusantara memperoleh catatan sejarah yang unik karena berlangsung secara damai, evolusioner, serta tidak melibatkan konfrontasi fisik atau ekspansi militer. Dalam dinamika tersebut, Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik) tampil sebagai pelopor jaringan Walisongo yang meletakkan batu pertama penyiaran Islam di Pulau Jawa lewat jalur kultural yang mendalam. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui analisis sejarah dan analisis sosiologi keagamaan untuk mengkaji corak perjuangan Sunan Gresik. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kesuksesan Islamisasi yang dipelopori oleh Maulana Malik Ibrahim berakar kuat pada kemampuannya mengontekstualisasikan ajaran Islam yang universal ke dalam tatanan sosial-budaya lokal yang kala itu didominasi oleh sistem kasta Majapahit. Melalui kombinasi strategi yang meliputi pengobatan gratis yang inklusif, pembaruan sistem pertanian, dan penerapan moralitas dagang Islami di bandar internasional Gresik, beliau berhasil memperoleh legitimasi sosial yang kuat. Secara teoretis, pencapaian ini sejalan dengan konsep akulturasi budaya Clifford Geertz mengenai pribumisasi Islam serta teori dakwah transformatif Mohammed Arkoun yang menitikberatkan pada rekonstruksi sosial dan kesejahteraan masyarakat. Warisan metodologi dakwah yang merangkul ini memberikan refleksi penting dalam mengelola harmoni serta keragaman sosioreligius di Indonesia kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Darmawan, D., & Makbul, M. (2022). Peran Walisongo Dalam Mengislamkan Tanah Jawa: Perkembangan Islam Di Tanah Jawa. Wahana Karya Ilmiah Pendidikan, 6(02), 11–20. https://doi.org/10.35706/wkip.v6i02.8878
Hariadi, M. Yusuf, A. M. S. A. (2022). Perkembangan Pendidikan Islam Masa Awal Di Jawa. Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam, 2(1), 54–66. https://doi.org/10.61220/ri.v2i1.014
Mulyono, A. S. (2012). Pengaruh Islam terhadap Perkembangan Budaya Jawa: tembang Macapat. El-HARAKAH (TERAKREDITASI), 14(1), 101–114. http://doi.org/10.18860/el.v0i0.2196 http://repository.uin-malang.ac.id/590/
Nurul Syalafiyah, & Budi Harianto. (2020). Walisongo: Strategi Dakwah Islam di Nusantara. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 1(2), 41–52. https://doi.org/10.53429/j-kis.v1i2.184
Rosyidi, A. W. (2012). Doa daLam Tradisi Islam Jawa. El-HARAKAH (TERAKREDITASI), 14(1), 88–100. http://doi.org/10.18860/el.v0i0.2199 http://repository.uin-malang.ac.id/589/
Sibli, M. I, N. Misbah, M. K. (2025). Peran Sunan Gresik dalam Pengembangan Pendidikan Islam di Jawa. Qomaruna, 2(2), 88–98.
Sunyoto, A. (2017). Atlas Walisongo: Buku Pertama yang Mengungkap Walisongo Sebagai Fakta Sejarah.
Ummi Sumbulah. (2012). Islam Jawa Dan Akulturasi Budaya : El Harakah, 14(1), 52. http://doi.org/10.18860/el.v0i0.2191 http://repository.uin-malang.ac.id/593/

Published

2026-11-02

How to Cite

Widiastuti, R. (2026). Perkembangan islam di tanah jawa: Tinjauan historis-sosiologis terhadap gerakan dakwah transformatif Maulana Malik Ibrahim. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(11), 1527–1532. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/33282

Issue

Section

Articles