Korupsi pendidikan dan hilangnya hak belajar generasi muda

Authors

  • Eka Wardatuz Zahro Program studi Bahasa dan Sastra Arab, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Keywords:

Educational corruption, learning rights, integrity, transparancy, learning young

Abstract

This study discusses the impact of corruption in the education sector on the fulfillment of the learning rights of young generations in Indonesia by highlighting the alleged Chromebook procurement case within the education digitalization program. Education, as a fundamental right of every citizen, should be supported through transparent, accountable, and student-oriented policies. However, various irregularities in the management of educational funds may hinder equal access to education and reduce the quality of educational services received by society. The consequences are not limited to financial losses for the state but also include unequal educational facilities, declining public trust in educational institutions, and the weakening of honesty and integrity in social life. Furthermore, the development of technology and educational digitalization must be accompanied by adequate infrastructure, effective supervision, and equal distribution of facilities so that its benefits can be enjoyed by all students. Therefore, strengthening character education, anti-corruption education, transparency, and public oversight are important steps in protecting students’ learning rights and creating a more equitable, high-quality, and integrity-based education system.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Althafullayya, M. R. (2024). Peran Pendidikan Karakter Untuk Generasi Muda Berdaya Tahan dalam Mendukung Ketahanan Nasional: Analisis Holistik. Journal Education Innovation (JEI), 2(1), 163–174.

Arifin, M. Z., & SH, M. H. (2024). Tindak Pidana Korupsi Kerugian Ekonomi Dan Keuangan Negara (Perspektif Hukum dan Praktik). PT Publica Indonesia Utama.

Fatkhuri, F. (2019). Desentralisasi Pendidikan di Indonesia: Korupsi dan Problem Politik Kekuasaan. KEMUDI: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 3(2), 278–297.

Fauzi, A., & Irawan, H. (2025). Peran Pendidikan Karakter dalam Membangun Generasi Muda Yang Berintegritas. Journal Of Islamic Education Studies, 3(2), 111–119.

Gufron, G., Chamidah, D., & Firdausi, M. A. (2022). Pendidikan Anti Korupsi Berbasis Islam Untuk Membangun Zona Integritas di Kalangan Mahasiswa Ma’had Al-Jami’ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (Islamic-Based Anti-Corruption Education to Build Integrity Zones Among Ma’had Al-Jami’ah Students At UIN Maulana Malik Ibrahim Malang). https://repository.uin-malang.ac.id/13574/

Handayani, T. (2009). Korupsi Dan Pembangunan Pendidikan di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 4(2), 15–34.

Hermawan, D., Fatullah, A. P., Cayadi, C., Hidayat, A., & Jainah, Z. O. (2024). Analisis Dampak Korupsi Dalam Pembangunan Infrastruktur di Negara Berkembang. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 4259–4271.

Indrajaya, A. N., Susanti, Y. F., Eddywidjaja, R., Heryudi, H., Setianto, C., & Juliana, J. (2021). Menumbuhkan integritas melalui karakter anti korupsi untuk mempersiapkan remaja menjadi agen perubahan. Journal of Sustainable Community Development (JSCD), 3(1), 11–20.

Manurung, R. T. (2012). Pendidikan Antikorupsi Sebagai Satuan Pembelajaran Berkarakter dan Humanistik. Jurnal Sosioteknologi, 11(27), 227–239.

Mokh Thoif, S. H. (2021). Tinjauan Yuridis Pendidikan Nonformal dalam Sistem Pendidikan Nasional. Scopindo Media Pustaka.

Prihatin, E., Kadarsah, D., & IZFS, R. D. (2025). Kebijakan Pendidikan Nasional: Transformasi Digital untuk Sistem yang Inklusif. Indonesia Emas Group.

Rosikah, C. D., & Listianingsih, D. M. (2022). Pendidikan antikorupsi: Kajian antikorupsi teori dan praktik. Sinar Grafika.

Smeer, Z. B., Mubasyiroh, M., & Hamim, H. (2023). Integration of Islamic-based anti-corruption education in Al-Qur’an and Hadith study courses (case study of students of Islamic Religious Education Department of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang). JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 9(4). https://repository.uin-malang.ac.id/18011/

Sulistiani, D., Puspitasari, F. F., & Hasanah, S. M. (2023). The Role Of Independence And Effectiveness Of Internal Audit To Good University Governance. Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 13(1), 53–69. https://repository.uin-malang.ac.id/15615/

Sumual, S. D., Rambitani, B. F., Sadsuitubun, M., Wakur, N., & Sumual, S. Y. (2024). Meninjau strategi kepengawasan dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi tata kelola pendidikan. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(2), 1092–1112.

Syahfitri, B., Gustiana, D., & Armanida, D. A. (2026). Korupsi Dalam Sektor Pendidikan: Studi Kasus Pengadaan Chromebook Rp 9, 9 Triliun dan Urgensi Pendidikan Antikorupsi. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 3(2), 1047–1060.

Wibowo, A. (2013). Pendidikan Antikorupsi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Widyastuti, A. A. R. (2024). Problematika pendidikan di Indonesia. Maliki Interdisciplinary Journal, 2(6), 1030–1034.

Published

2026-11-02

How to Cite

Zahro, E. W. (2026). Korupsi pendidikan dan hilangnya hak belajar generasi muda. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(11), 455–463. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/33586

Issue

Section

Articles