Strategi menumbuhkan Emotional Intelligence guna meningkatkan kepuasan kerja

  • Mohammad Tio Pangku Sadewo Program Studi Manajemen, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Abstract

This article aims to assist readers in gaining literacy related to the cultivation of emotional intelligence in enhancing job satisfaction. Job satisfaction is an important factor in individual success and well-being in the workplace. When someone feels satisfied with their job, they tend to be more motivated, productive, and have an overall better quality of life. Some ways to cultivate emotional intelligence include improving self-control, enhancing resilience when facing problems, increasing self-motivation, improving mood and empathy, and enhancing relationships with others.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfiana, N. S., & Gunawan, A. W. (2022). Pengaruh emotional intelligence terhadap job satisfaction yang dimediasi oleh work engagement pada dokter gigi di RSGMP FKG Usakti. J-MAS, 7(2), 960–964. https://doi.org/10.33087/jmas.v7i2.585

Ali, M., & Asrori. (2005). Psikologi remaja, perkembangan peserta didik. Bumi Aksara.

Dayakisni, T., & Hudaniah. (2009). Psikologi sosial. UMM Press.

Divanda, M. H., & Wibowo, P. (2023). Pengaruh emotional intelligence terhadap job satisfaction pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Salemba. Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, 1(4), 131–140.

Goleman, D. (2007). Emotional intelligence. Kecerdasan emosional mengapa EI lebih penting daripada IQ. PT Gramedia Pustaka Utama.

Hadinata. (2015). Religiusitas dan Adversity Quotient studi kasus jama’ah Majelis Zikir Az-Zikra Bogor. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Hude, D. (2006). Emosi: Penjelajahan religio-psikologis tentang emosi manusia di dalam Alquran. Erlangga.

Hurlock, E. B. (1973). Adolescent development. McGraw Hill Kogakusha, Ltd.

Khan, B. F. (2024). Pengaruh work family conflict terhadap job satisfaction: Peran variabel mediasi coworker support. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Manajemen, 9(1), 1–14.

Mahirah, A. M., & Setiani, S. (2022). Pengaruh motivasi kerja, kepuasan kerja dan etos kerja terhadap kinerja karyawan di PT Surya Indah Food Multirasa Jombang. Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 4(2), 457–472. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v4i2.1864

Marinati, Y. (2020). Hubungan antar daya juang dengan belajar berdasar regulasi diri pada siswa. Universitas Islam Riau.

Risal, H. G., & Alam, F. A. (2021). Upaya meningkatkan hubungan sosial antar teman sebaya melalui layanan bimbingan kelompok di sekolah. Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 1(1), 1-10. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/15127/14623

Robbins, P. S., & Judge, T. A. (2017). Organizational behaviour (13th ed.). Salemba Empat.

Santoso, A, S. (2008). Modul 10 kepribadian dan emosi. Universitas Mercu Buana.

Sardiman, A. M. (2019). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. PT Raja Grafindo.

Sapuri, & Rafy. (2009). Psikologi Islam: Tuntunan jiwa manusia modern (1st ed.). Rajawali Press.

Sunarto, & Hartono, A. (2006). Perkembangan peserta didik. Rineka Cipta.

Syifa, M. A., & Maharani, V. (2022). Pengaruh self efficacy terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tegal. Jurnal Dimensi, 11, 500–517. https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/jurnaldms

PlumX Metrics

Published
2024-06-30
How to Cite
Sadewo, M. (2024). Strategi menumbuhkan Emotional Intelligence guna meningkatkan kepuasan kerja. Maliki Interdisciplinary Journal, 2(6), 445-450. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/9460
Section
Articles