Akulturasi budaya Islam Nusantara

Merajut tradisi dan modernitas menjadi satu kesatuan

Penulis

  • Naela Ameilia Annabila UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Ahmad Ghozi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Tisya Aprilina Ardian Putri UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Ero Kurnia Ramadani UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Abstrak

Akulturasi budaya Nusantara dengan ajaran Islam adalah fenomena kompleks yang menghasilkan perpaduan unik antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam, mempengaruhi berbagai aspek kehidupan seperti tradisi, seni, dan arsitektur. Artikel ini mengeksplorasi peran tokoh penting seperti Wali Songo dan Sultan/Raja dalam proses tersebut, serta dampak akulturasi ini dalam menciptakan budaya Islam Nusantara yang khas dan tantangannya. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang proses akulturasi dan relevansinya saat ini, menunjukkan bagaimana masyarakat Nusantara mempertahankan identitas budaya mereka sambil mengadopsi ajaran Islam. Melalui pendekatan literatur, artikel ini menganalisis tema dan konsep penting dalam akulturasi budaya dan menawarkan strategi pelestarian di era modernisasi dan globalisasi. Hasilnya, akulturasi ini tidak hanya memperkaya budaya lokal tetapi juga memperkuat identitas keislaman masyarakat Nusantara, menciptakan harmoni antara tradisi lokal dan agama, serta menunjukkan adaptasi yang dinamis dan berkelanjutan. Akulturasi ini juga menggambarkan bagaimana budaya dan agama dapat berkolaborasi untuk menciptakan masyarakat yang lebih kaya dan beragam.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2024-06-30

Cara Mengutip

Annabila, N. A., Ghozi, A., Putri, T. A. A., & Ramadani, E. K. (2024). Akulturasi budaya Islam Nusantara: Merajut tradisi dan modernitas menjadi satu kesatuan. Maliki Interdisciplinary Journal, 2(6), 767–777. Diambil dari https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/9749

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< <