Perubahan sosial dan adaptasi unsur kebudayaan universal di era globalisasi
Kata Kunci:
perubahan social; budaya; globalisasiAbstrak
Peradaban manusia telah berkembang dan berubah sepanjang sejarah. hidup seseorang. Orang selalu mencari dan memperbaiki diri mereka sendiri. Berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan "survive" di antara orang lain, mereka terus berlanjut. Globalisasi dan budaya kapitalisme liberal adalah sinonim dalam dunia kontemporer. Batasan negara semakin tidak jelas dan tampaknya semakin dekat. Krisis Indonesia bermula dari keadaan yang tidak memadai yang terjadi selama pemerintahan otoriter. Budaya adalah semua yang dirasakan, dibuat, dan dibuat oleh manusia.budaya Ini adalah peraturan hidup yang bertautan yang terdiri dari pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, dan kesenian, hukum adat, bersama dengan semua kemampuan dan kebiasaan lainya yang dimiliki setiap orang sebagai anggota masyarakat.Terdapat dua jenis indikator budaya: konsep, ide, nilai, dan standar peraturan. Yang pertama adalah tindakan orang dalam masyarakat yang berpola, dan yang kedua adalah barang yang dibuat oleh manusia.Identitas nasional dapat didefinisikan sebagai karakteristik, keunikan, atau kecirikhasan yang membedakan sebuah negara dari negara lain. Banyak budaya di luar negeri menggambarkan budaya negara. Indonesia ini dipengaruhi oleh pertumbuhan media komunikasi dan informasi, terutama internet dan media sosial, serta sistem pemerintahan yang longgar. Akibatnya, ketika budaya luar masuk ke masyarakat di era globalisasi saat ini, orang luar sering merasa bahwa budaya luar lebih baik dari budaya bangsanya sendiri, dan budaya luar bahkan dapat menghilangkan karya seni bangsa.
Unduhan
Referensi
Asisah, Nur; Arsi, Putri Ainun; & Sakka, Abdurahman. (2023). Perubahan budaya atau kebiasaan, dan adaptasi budaya baru pada masyarakat diera globalisasi dalam perspektif antropologi. Jurnal Socia Logica, 3(1), 173–180. https://jurnal.anfa.co.id/index.php/JurnalSociaLogica/article/view/375
Hatu, Rauf. (2011). Perubahan sosial kultural masyarakat pedesaan: Suatu tinjauan teoritik-empirik. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JIN/article/view/721
Idris, Ridwan. (2011). Perubahan sosial budaya dan ekonomi Indonesia dan pengaruhnya terhadap pendidikan. Lentera Pendidikan, Vol. 14 No. 2 Desember 2011: 219-231. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/lentera_pendidikan
Nahak, H. M. I. (2019). Upaya melestarikan Budaya Indonesia di era globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara. 5(1), 65–76. https://doi.org/10.33369/jsn.5.1.65-76
Prasetyo, Banu and Trisyanti, Danumi. (2019). Strategi Pembangunan Nasional menghadapi revolusi industri 4.0. https://scholar.google.co.id/citations.
Riwanto. (2021). Globalisasi perubahan sosial budaya dan krisis multidimensi di Indonesia. Widyadari, 22(1), 169 - 181. Retrieved from https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/widyadari/article/view/1116.
Syakhrani, Abdul Wahab, & Kamil, Muhammad Luthfi. (2022). Budaya dan Kebudayaan: tinjauan dari berbagai pakar, wujud-wujud kebudayaan, 7 unsur kebudayaan yang bersifat universal. https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/Cross-Border/article/view/1161
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
