KAJIAN TAFSIR TEMATIK: Jujur dalam Mu’amalah Perspektif Al-Qur’an dan Hadis

Jujur dalam Mu’amalah Perspektif Al-Qur’an dan Hadis

  • Khoirus Sahro Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Keywords: Honesty, Muamalah, Transactions

Abstract

Honesty is one of the important values in muamalah, which is an Islamic ethical system that regulates social relationships between individuals and society. Honesty in muamalah is a key factor in creating good relationships between individuals and society. Honesty in muamalah also helps prevent losses for parties involved in transactions. Honesty in muamalah is also related to the concept of amanah, where individuals are expected to be responsible and hold trust in every transaction they make. However, honesty in muamalah still remains a challenge for some people. Several factors that affect honesty in muamalah include ignorance, greed, and economic pressure. Therefore, efforts are needed to increase awareness of the importance of honesty in muamalah and encourage the practice of honesty in every transaction made. This article uses a literature review research approach, which emphasizes the fundamentals through relevant references to the object studied. In conclusion, honesty is an important value in muamalah and is a key to creating good relationships between individuals and society. Honesty in muamalah is also related to the concept of amanah and is expected to be a fundamental principle in transactions and business activities in Islam. Therefore, it is important to continue to increase awareness of the importance of honesty in muamalah and encourage the practice of honesty in every transaction made

Abstrak

Jujur adalah salah satu nilai yang penting dalam muamalah, yang merupakan sistem etika Islam yang mengatur hubungan sosial antara individu dan masyarakat. Kejujuran dalam muamalah menjadi kunci penting bagi terciptanya hubungan yang baik antara individu dan masyarakat. Kejujuran dalam muamalah juga membantu mencegah terjadinya kerugian bagi pihak yang terlibat dalam transaksi. Kejujuran dalam muamalah juga dihubungkan dengan konsep amanah, di mana individu diharapkan untuk bertanggung jawab dan memegang amanah dalam setiap transaksi yang dilakukan. Namun, kejujuran dalam muamalah masih menjadi tantangan bagi sebagian orang. Beberapa faktor yang mempengaruhi kejujuran dalam muamalah meliputi ketidaktahuan, keserakahan, dan tekanan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kejujuran dalam muamalah dan mendorong praktik kejujuran dalam setiap transaksi yang dilakukan. Artikel ini menggunakan penelitian yang bersifat studi kepustakaan, yang mana penelitian ini menekankan dasar-dasar lewat referensi yang relevan dengan objek yang diteliti.Kesimpulannya, kejujuran merupakan nilai penting dalam muamalah dan merupakan kunci bagi terciptanya hubungan yang baik antara individu dan masyarakat. Kejujuran dalam muamalah juga dihubungkan dengan konsep amanah dan diharapkan menjadi prinsip utama dalam bertransaksi dan aktivitas bisnis dalam Islam. Oleh karena itu, penting untuk terus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kejujuran dalam muamalah dan mendorong praktik kejujuran dalam setiap transaksi yang dilakukan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Habibulloh, Eka Sakti. “Prinsip-Prinsip Muamalah Dalam Islam.” Jurnal Ad-Deenar 6, no. 1 (2022).

Hadi, Abu Azam Al. Fikih Muamalah Kontemporer. 1st ed. Vol. 21. Depok: PT. RajaGrafindo Persada, 2017.

Hani, Umi. Fikih Muamalah. Banjarmasin: Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjary Banjarmasin, 2021.

Hidayat, Rahmat. Fikih Muamlah Teori Dan Prinsip Hukum Ekonomi Syariah. Edited by Fatimah Zahara. medan: CV, Tungga Esti, 2019.

Junaedi, Didi. “Mengenal Lebih Dekat Metode Tafsir Maudlu’i.” Diya Al-Afkar: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Al-Hadis 4, no. 01 (2016): 19–35.

Madani, Hanipatudiniah. “Pembinaan Nilai-Nilai Kejujuran Menurut Rasulullah Saw.” Jurnal Riset Agama 1, no. 1 (2021): 145–56. https://doi.org/10.15575/jra.v1i1.14346.

Madjid, Siti Saleha. “Prinsip-Prinsip (Asas-Asas) Muamalah.” Jurnal Hukum Ekonomi Syariah 2, no. 1 (2018).

Marzali, Amri -. “Menulis Kajian Literatur.” ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia 1, no. 2 (2017): 27. https://doi.org/10.31947/etnosia.v1i2.1613.

Muhasim, Muhasim. “Budaya Kejujuran Dalam Menghadapi Perubahan Zaman.” Jurnal Studi Keislaman Dan Ilmu Pendidikan 5, no. 1 (2017): 175–95.

Munib, Abdul. “Hukum Islam Dan Muamalah (Asas-Asas Hukum Islam Dalam Bidang Muamalah).” Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Islam 8, no. 1 (2018).

Mupida, Siti, and Siti Mahmadatun. “Maqashid Syariah Dalam Fragmentasi Fiqh Muamalah Di Era Kontemporer.” Jurnal Syari’ah Dan Hukum 3, no. 1 (2021).

Muttaqien. “Tafsir Tentang Etika Komunikasi.” Al-Nasr IV (2017): 1–15.

Niamulloh, Muhammad, and Abdul Muhid. “The Influence of the Interpretation of Qur an An-Nahl Verse 91 and History of Prophet Leadership Related To the Trust of Leaders With Men and Women in Perspective Choosing Elections in the Tanjung District East Java.” Transformatif 4, no. 2 (2021): 173–92. https://doi.org/10.23971/tf.v4i2.2092.

Nizar, Muhammad. “Prinsip Kejujuran Dalam Perdagangan Versi Al-Qur'an.” Junal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 2, no. 2 (2017).

Suhendi, Hendi. Fiqh Muamalah. Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2007.

Sukiyat, Mifta Ulya, and Nurliana. Hadis-Hadis Mu’amalah. Yogyakarta: Kalimedia, 2020.

Syaikhu, Ariyadi, and Norwili. Fikih Muamalah Memahami Konsep Dan Dialektika Kontemporer. K-Media. Vol. 53, 2020.

Taufik, Ahmad, and Halimah Iim. Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti. Jakarta: Direktorat jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, 2019.

Zainuddin. “Tafsir Al- Qur ’ an Tentang Jual Beli” 17, no. 2 (2020): 208–33.

PlumX Metrics

Published
2024-12-10
How to Cite
Sahro, K. (2024). KAJIAN TAFSIR TEMATIK: Jujur dalam Mu’amalah Perspektif Al-Qur’an dan Hadis. Muta’allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(4), 211-226. https://doi.org/10.18860/mjpai.v3i4.10822