KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN IPS DI MTS AL MAARIF 02 SINGOSARI MALANG
Abstract
Professional competence of teachers is the ability of an educator to master the aspects of planning, implementation, and evaluation of learning in accordance with their field of expertise. This study aims to describe the professional competence of secondary school teachers in implementing Social Studies (IPS) learning based on the 2013 curriculum. The research is a field study involving teachers and students of class VIII A at MTS Almaarif 02 Singosari Malang. Indicators of a teacher's professionalism include: 1) mastery of the subject matter they teach, 2) mastery of competency standards and basic competencies, 3) ability to develop learning creatively, 4) ability to engage in reflective practices, and 5) mastery of information technology for communication. The purpose of this research is to analyze several aspects of teacher competence, such as pedagogical, personality, social, and professional competencies. The research method used is qualitative descriptive analysis. The results show that teachers have implemented these competencies in teaching, although there is still room for improvement. The development of syllabi and Lesson Implementation Plans (RPP) is considered good, but implementation in teaching still needs improvement. It is recommended that teachers enhance their competence through professional development training.
ABSTRAK
Kompetensi Profesional Guru adalah kemampuan seorang pendidik dalam menguasai aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang sesuai dengan bidang keahliannya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kompetensi profesional guru Sekolah Menengah dalam mengimplementasikan pembelajaran IPS berdasarkan Kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan studi lapangan yang melibatkan guru dan siswa kelas VIII A di MTS Almaarif 02 Singosari Malang. Indikator ketercapian seorang guru dikatakan profesional apalbila meliputi 1) guru menguasai materi mata pelajaran yang diampunya, 2) guru menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar, 3) guru mampu mengembangkan pembeelajaran secara kreatif, 4) guru mampu melakukan tindakan reflektif, dan 5) guru mampu menguasai teknologi informasi dalam melakukan komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis beberapa aspek kompetensi guru, seperti pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan berbagai kompetensi tersebut dalam pembelajaran, meskipun masih perlu peningkatan. Penyusunan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dinilai baik, namun implementasi dalam pembelajaran masih perlu perbaikan. Disarankan agar guru dapat meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan pengembangan profesional.
Downloads
References
Almu’tasim, A. (2016). Menyoal Profesionalisme Guru Profesional: Sebuah Telaah Kritis. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 57–78. https://doi.org/10.18860/jpai.v2i2.3972
Hafid, H., & Fajariani, N. (2019). Hubungan profesionalisme, komitmen organisasi dan kinerja dosen pada stie muhammadiyah mamuju. Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 16(1), 58–68. http://journal.feb.unmul.ac.id/index.php/KINERJA
Idris. (2020). Standar Kompetensi Guru Profesional. Standar Kompetensi Guru Profesional, 41.
Ikhsan, F. A., Kurniawan, F. A., Apriyanto, B., & Nurdin, E. A. (2017). Upaya Peningkatan Kompetesi Profesionalisme Guru Ips Di Kabupaten Jember. JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 11(2), 13. https://doi.org/10.19184/jpe.v11i2.5833
Musdalifa, N. I., -, M., & Oktavianti, I. (2015). Peningkatan Hasil Belajar Ips Melalui Model Kooperatif Tipe Nht Siswa Kelas V Sdn 5 Ngembalrejo. Refleksi Edukatika, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.24176/re.v5i1.444
Mustaqiem. (2010). Profesionalisme Pegawai Negeri Sipil Dalam Pelayanan Publik. Jurnal Kebijakan Dan Manajemen PNS, 4(2), 28–35.
Nasiwan. (2017). Profesionalisme Guru Ips Smp Kabupaten Sleman Yogyakarta. JIPSINDO, 4(2), 6–18.
Nurwin, K. J., & Frianto, A. (2021). Pengaruh Kompetensi dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Asuransi. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(3), 876–885. https://doi.org/10.26740/jim.v9n3.p876-885
Pratiwi, Nuning. (2017). Penggunaan Media Video Call dalam Teknologi Komunikasi. Jurnal Ilmiah DInamika Sosial, 1, 213–214.
Putri N, S. R., Al Munawaroh, S. Z., & Rustini, T. (2022). Urgensi Kompetensi Profesional Guru dalam Menguasai Materi IPS di Sekolah Dasar. Journal on Education, 5(1), 942–950. https://doi.org/10.31004/joe.v5i1.659
Putro, G. S., & Sahban, A. (2020). Tingkat Kompetensi Sumber Daya Manusia Dalam Mempengaruhi Kinerja Karyawan PT. Fajar Makasar Televisi. Competitiveness, 9(1), 1–11. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/competitiveness/article/view/4387
Sutiono, D. (2021). Profesionalisme Guru. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 16–25. https://doi.org/10.34005/tahdzib.v4i2.1569
Tambunan, B. H., & Simanjuntak, J. F. (2022). Analisis Pelaksanaan Kas Kecil (Petty Cash) Pada Pt Deli Jaya Samudera. Journal of Economics and Business, 3(1), 41–48. https://doi.org/10.36655/jeb.v3i1.701
Vernia, D. M., & Sandiar, L. (2020). Peranan Kompetensi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 6(2), 91–99. https://doi.org/10.5281/zenodo.3737979
Yuberti. (2018). Teori Pembelajaran Dan Pengembangan Bahan Ajar Dalam Pendidikan. In Psikologi Pendidikan (Vol. 1).
Zacky, A. (2016). Kode Etik Guru Dalam Meningkatkan Profesionalisme Pendidik; Reaktualisasi Dan Pengembangan Kode Etik Guru Di Madrasah Aliyah Darul Amin Pamekasan (STIKA An Nuqayah Guluk-Guluk Sumenep ) Abstract : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 271–292.











