POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN USAHA PERIKANAN BERKELANJUTAN DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT PULAU BAWEAN GRESIK
DOI:
https://doi.org/10.18860/dsjpips.v3i3.12707Keywords:
Bawean Island, marine fisheries resources, potential, opportunity, economyAbstract
Bawean Island is located in the Java Sea, north of Gresik Regency, East Java. This island area has great potential in utilizing marine fisheries resources to support the lives of local communities. Shrimp, lobster and grouper are the main potential in the waters of Bawean Island. This study aims to analyze the potential and opportunities for business development in improving the economic prosperity of the people of Bawean Island. The method used is qualitative description through the stages of field observation, documentation and interviews. Next, it is refined with a literature study, namely by analyzing various relevant sources of information. The research results show that Bawean Island has great potential in utilizing marine fisheries resources. However, research also shows that the utilization of marine fisheries resources still faces several challenges which include Overfishing, Illegal Fishing, Conflicts between Fishermen, Technological Failures, Climate Change, ineffective policies, and Infrastructure Limitations. By understanding the existing potential and challenges, efforts to develop the use of marine fisheries resources on Bawean Island can make an important contribution to improving the economic welfare of local communities and maintaining the sustainability of the marine ecosystem in the region.
ABSTRAK
Pulau Bawean terletak di Laut Jawa, sebelah utara Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kawasan pulau ini memiliki potensi besar dalam pemanfaatan sumber daya perikanan laut untuk mendukung kehidupan masyarakat lokal. Udang, lobster, dan ikan kerapu, merupakan potensi utama di perairan Pulau Bawean. Studi ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan peluang pengembangan usaha dalam menyejahterakan perekonomian masyarakat Pulau Bawean. Metode yang digunakan adalah deskripsi kualitatif melalui tahapan observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara. Selanjutnya disempurnakan dengan studi literatur yakni dengan cara melakukan analisis terhadap berbagai sumber informasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulau Bawean memiliki potensi yang besar dalam pemanfaatan sumber daya perikanan laut. Namun, penelitian juga menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya perikanan laut ini masih menghadapi beberapa tantangan yang meliputi Overfishing, Illegal Fishing, Konflik Antar Nelayan, Kegagapan Teknologi, Climate Change, ineffective policy, dan Keterbatasan Infrastruktur. Dengan pemahaman akan potensi dan tantangan yang ada, upaya pengembangan pemanfaatan sumber daya perikanan laut di Pulau Bawean dapat memberikan kontribusi penting untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat lokal serta menjaga keberlanjutan ekosistem laut di wilayah tersebut.
