INOVASI GURU IPS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 2 PACIRAN
Abstract
Teachers have an important responsibility in understanding learners' interests through their skills, including in choosing the right learning model that directly affects the success of the learning process. By applying innovation, teachers can increase the attractiveness, interactivity and effectiveness of learning, so it is recommended to integrate innovation in their learning practices. This research aims to describe the way social studies is taught at SMP Negeri 2 Paciran and to explore the innovations applied by social studies teachers to increase students' interest in learning. The research method used is qualitative with a descriptive approach, involving research subjects such as the principal, vice chairman of the curriculum, social studies teacher of class VII, and students of class VII F. Data were obtained through observation, interviews, and documentation, then analyzed based on the theory of Miles, Huberman, and Saldana which includes data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that social studies teachers succeeded in creating a pleasant learning environment, integrating theory with facts, and using diverse media according to student needs, as well as implementing innovations in the form of puppet media to enrich learning and increase student interest and involvement in the learning process.
ABSTRAK
Guru memiliki tanggung jawab penting dalam memahami minat peserta didik melalui keterampilan yang dimiliki, termasuk dalam memilih model pembelajaran yang tepat yang secara langsung mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran. Dengan menerapkan inovasi, guru dapat meningkatkan daya tarik, interaktivitas, dan efektivitas pembelajaran, sehingga disarankan untuk mengintegrasikan inovasi dalam praktik pembelajaran mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan cara pengajaran IPS di SMP Negeri 2 Paciran dan untuk mengeksplorasi inovasi yang diterapkan oleh guru IPS untuk meningkatkan minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan subjek penelitian seperti kepala sekolah, wakil ketua kurikulum, guru IPS kelas VII, dan siswa kelas VII F. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan teori Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPS berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan, mengintegrasikan teori dengan fakta, dan menggunakan media beragam sesuai dengan kebutuhan siswa, serta mengimplementasikan inovasi berupa media pewayangan untuk memperkaya pembelajaran dan meningkatkan minat serta keterlibatan siswa dalam proses belajar.
Downloads
References
Alodia, I. (2021). Tujuan Mata Pelajaran IPS di SMP dan MTs. Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat.
Anam, K., & Yahya, M. S. (2021). Inovasi Guru dalam Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 5(3), 120–127. https://doi.org/10.36312/jisip.v5i3.2090
Cuenca, A., Antonio J, C., Benton, B., Hostetler, A., Heafner, T., & Thacker, E. (2017). National Council for the Social Studies Standards for the Preparation of Social Studies Teachers. Social Education, April, 1–51.
Depdiknas. (2006). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Djaali. (2009). Psikologi Pendidikan Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Echanudin, J. (2008). Pembelajaran IPS Terpadu di Sekolah Menengah Pertama. Majalah Ilmiah Pengetahuan Sosial, 8(2), 220948.
Firgianti, A., & others. (2018). Strategi Guru Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di MIN Rejotangan Tulungagung.
Himawan, G. H. (2023). Pengaruh Pengunaan Wayang Sebagai Media Pembelajaran IPS Terhadap Minat Belajar Pada Materi Hindu Budha. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 3(3), 130–139.
Ma’wa, I. F., ziyaul Haq, I., Nisa, L. F., Utama, A. W. A., Hurinin, S., Nurdianti, N., Setiawan, B., & others. (2024). Pendekatan Inovasi Dalam Proses Belajar Mengajar Untuk Mengatasi Minat Rendahnya Siswa Terhadap Pembalajran IPS. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 2(1), 56–67.
Muliani, R. D., & others. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar peserta didik. Jurnal Riset Dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 133–139.
Mulyasa, E., Iskandar, D., & Aryani, W. D. (2016). Revolusi dan inovasi pembelajaran. In Revolusi Dan Inovasi Pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.
Purnamawati, L., & Eldi Mulyana. (2022). Inovasi Pembelajaran IPS Melalui Adobe Animate Creative Cloud. Jurnal Pendidikan Ips, 12(1), 13–23. https://doi.org/10.37630/jpi.v12i1.524
Rahmatika, D., Muriani, M., & Setiawati, M. (2022). Peran Guru Dalam Memberikan Motivasi Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran IPS Di SMPN 9 Kubung. JUPEIS : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 1(4), 115–121. https://doi.org/10.57218/jupeis.vol1.iss4.333
Richardson, Virginia, ed. (1994). Teacher change and the staff development process: A case in reading instruction. In Choice Reviews Online (Vol. 32, Issue 07, pp. 32-4024-32–4024). https://doi.org/10.5860/choice.32-4024
Yulianti, M. E. (2022). Upaya Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Ips Siswa Kelas Vii B Smp Negeri 1 Kasihan Dengan Media Pembelajaran Va & Av. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 2(3), 120–128. https://doi.org/10.51878/social.v2i3.1556











