PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA SUMBERTANGKIL MALANG

  • Anang Ma’ruf Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
  • Suwito Suwito Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
  • Siti Halimatus Syakdiyah Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Abstract

Residents of Sumbertangkil Village, Tumpaklengkong Hamlet include people whose background is as farmers, but their profession as farmers is not supported by caring for the surrounding environment. The problem is, the residents of Sumbertangkil Village, Tumpaklengkong Hamlet do not pay enough attention to household waste management. This research aims to enable the public to know and be able to apply the level of community participation and the results of community efforts in managing household waste in Sumbertangkil Village. The method used in this research is a descriptive analysis method with a quantitative approach. In this study, researchers took 35 samples from the total population in Tirtoyudo District which was 63,219 using simple random sampling techniques. The data collection technique used to collect data is through observation, questionnaires and documentation, while the data analysis technique uses single table analysis. Researchers focused their research on Sumbertangkil Village, Tumpaklengkong Hamlet, Tirtoyudo District, Malang Regency, East Java. Research results show that in Sumbertangkil Village, Tumpaklengkong Hamlet, household waste scattered in the area causes impacts such as unpleasant odors, ruining the view, trash disrupting soil fertility and trash can also affect water quality, especially during the rainy season. The conclusion of this research is that the people of Sumbertangkil Village, Tumpaklengkong Hamlet lack enthusiasm in waste management, such as sorting waste before throwing it away, saving plastic by using it repeatedly, and taking waste to a landfill. Apart from that, community service activities and discussions about waste management with the community (neighbors) were very enthusiastic.

ABSTRAK

Warga Desa Sumbertangkil, Dusun Tumpaklengkong termasuk masyarakat yang berlatarbelakang sebaga Petani, namun profesi sebagai Petani tidak didukung dengan perawatan lingkungan disekitarnya. Masalahnya, Warga Desa Sumbertangkil, Dusun Tumpaklengkong kurang memperhatikan pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian ini bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui dan kita mampu menerapkan bagaimana tingkat partisipasi masyarakat dan hasil dari upaya masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Sumbertangkil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini peneliti mengambil 35 sampel dari Jumlah penduduk di Kecamatan Tirtoyudo adalah 63.219 dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam mengumpulkan data melalui observasi, Angket dan dokumentasi, sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan analisis tabel tunggal. Peneliti mengambil fokus penelitian di Desa Sumbertangkil, Dusun Tumpaklengkong, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Desa Sumbertangkil, Dusun Tumpaklengkong sampah rumah tangga yang berserakan di daerah tersebut menimbulkan dampak seperti bau yang tidak sedap, merusak pemandangan, sampah menganggu kesuburan tanah dan sampah juga dapat mempengaruhi kualitas air apalagi saat musim penghujan. Kesimpulan penelitian ini adalah Masyarakat Desa Sumbertangkil Dusun Tumpaklengkong kurang memiliki antusias dalam pengelolaan sampah seperti memilah sampah sebelum membuangnya, menghemat plastik secara menggunakan berulang kali, dan membawa sampah yang ke tempat pembuangan sampah. Selain itu juga dalam kegiatan kerja bakti, dan berdiskusi tentang pengelolahan sampah dengan masyarakat (tetangga) sangat antusias.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aprilia T. dkk. 2014. Pembangunan Berbasis Masyarakat: Acuan Bagi Pratisi, Akademis, Dan Pemerhati Pengembangan Masyarakat. Bandung: Alfabeta.

Arief, Sofyan. 2013. Pengelolaan Sampah Malang Raya Menuju Pengelolaan Sampah Terpadu Yang Berbasis Partisipasi Masyarakat.

Balenia, Chintami Dian. 2019. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Desa Sampah Mandiri di Desa Kalisoro, Tawangmangun, Kabupaten Karanganyar.

Chandra. 2006. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta. EGC

Danusaputro, Munadjat. 1982. Hukum lingkungan : Buku V : Sektoral Jilid 1. Universitas Andalas: Bina Cipta.

Hadiwiyoto S. 1983. Penanganan Dan Pemanfaatan Sampah. Jakarta: Yayasan Idayu.

Joflius. 2018. “Analisis Ketersediaan Prasarana Persampahan di Pulau Kumou dan Pulau Kakara di Kabupaten Halmahera Utara”.5(2):220-228.

Kuncoro Sejati. 2009. Pengolahan Sampah Terpadu. Yogyakarta: Yunisius.

Matinawati, Zahri, Imron, dkk. 2016. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga: Sebuah Studi Di Kecamatan Sukarami Kota Palembang. 18(1).

Meit Mudikawaty, Dkk. 2018. Super Complete SD/MI 4,5,6. Depok: Magenta Media

Mulyadi. 2015. Perilaku Organisasi Dan Kepemimpinan Pelayanan. Bandung: Alfabeta.

Mulyatiningsih. E. 2011. Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan Yogyakarta: Alfabeta.

Nugroho, Riant. 2012. Public Policy. Dinamika Kebijakan, Analisis Kebijakan, Manajemen Kebijakan.

PT Alex Media Komputindo.

Rahmawati, Nur Sulistiyowati, Rudi Saprudin Darwis, dkk. 2015. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Di Lingkungan Margaluyu Kelurahan Cicurug.5(1)72:80.

Sastropoetro, RA Santoso.. 1998. Partisipasi Komunikasi, Persuasi, Dan Disiplin Dalam Pembangunan Nasional. Bandung: Alumni

Sri Suryani, Anih. “Peran Bank Sampah Dalam Efektifitas Pengelolaan Sampah (Studi Kasus Bank Sampah Malang)” Jurnl Aspirasi. Vol 5 No 1 Juni 2014.

Tristanti, Sujarwo, Dan Widyaningsih. 2014. Pengelolaan Sampah Organik Dan Anorganik.

Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Tanuwijaya. 2016. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah di Bank Sampah Pitoe Ambang Kota Surabaya. Dobiki

Undang – Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah www.menlh.go.id

PlumX Metrics

Published
2025-06-26