PENGARUH PENGALAMAN ASISTENSI MENGAJAR TERHADAP MINAT MENJADI GURU BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN IPS UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
DOI:
https://doi.org/10.18860/dsjpips.v4i2.14922Keywords:
Teaching Assistance Experience, Interest in Becoming a Teacher, Social Science EducationAbstract
The aim of this study is to examine the contribution of the Teaching Assistance experience to the development of student’s interest in becoming teachers among Social Science Education students at UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Teaching Assistance is a learning program that provides students with opportunity to engage directly in teaching and learning activities at educational institutions, enabling them to develop pedagogical competence, leadership, and professional responsibility as future educators. This study employs a descriptive quantitative approach, using simple linear regression analysis as the data analysis technique. The population includes all 2020 cohort PIPS students who have participated in the Teaching Assistance program, with a sample of 91 respondents. The analysis result show that student’s interest in becoming teachers falls into moderate category, with the highest percentage being 32,97%. Hypothesis testing indicate a positive and significant influence of the Teaching Assistance experience on student’s interest in becoming teachers (significance value 0,000 < 0,05), with a regression coefficient of 0,387. This means that the better the Teaching Assistance experience students gain, the higher their interest in pursuing a teaching career. The program not only introduces students to the real world of education but also fosters intrinsic motivation and awareness of the crucial role of teachers in education. Therefore, Teaching Assistance serves as an effective strategy to enhance student’s professional readiness and interest in embracing the teaching profession in the future.
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kontribusi pengalaman Asistensi Mengajar terhadap tumbuhnya minat menjadi guru pada mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Asitensi Mengajar merupakan program pembelajaran yang memberi mahasiswa kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan belajar-mengajar di satuan pendidikan, sehingga dapat mengembangkan kompetensi pedagogik, kepemimpinan, dan tanggung jawab profesional sebagai guru. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana sebagai teknik analisis data. Populasi pada penelitian ini mencakup seluruh mahasiswa PIPS angkatan 2020 yang telah mengikuti program Asistensi Mengajar dengan sampel sebanyak 91 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa minat menjadi guru mahasiswa berada pada kategori sedang dengan presentase tertinggi sebesar 32,97%. Uji hipotesis menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara pengalaman Asistensi Mengajar terhadap minat menjadi guru (nilai signifikansi 0,000 <0,05) dengan koefisien regresi sebesar 0,387. Artinya, semakin baik pengalaman Asistensi Mengajar yang diperoleh mahasiswa, maka semakin tinggi pula minat mereka untuk berkarir sebagai guru. Program ini tidak hanya memperkenalkan dunia pendidikan secara nyata pada mahasiswa, tetapi juga berkontribusi dalam menumbuhkan motivasi instriksi dan kesadaran akan pentingnya peran guru dalam pendidikan. Dengan demikian Asistensi Mengajar menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kesiapan profesional dan minat mahasiswa untuk menekuni profesi guru di masa depan.
