PENGARUH PENGALAMAN ASISTENSI MENGAJAR TERHADAP MINAT MENJADI GURU BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN IPS UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Abstract
The aim of this study is to examine the contribution of the Teaching Assistance experience to the development of student’s interest in becoming teachers among Social Science Education students at UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Teaching Assistance is a learning program that provides students with opportunity to engage directly in teaching and learning activities at educational institutions, enabling them to develop pedagogical competence, leadership, and professional responsibility as future educators. This study employs a descriptive quantitative approach, using simple linear regression analysis as the data analysis technique. The population includes all 2020 cohort PIPS students who have participated in the Teaching Assistance program, with a sample of 91 respondents. The analysis result show that student’s interest in becoming teachers falls into moderate category, with the highest percentage being 32,97%. Hypothesis testing indicate a positive and significant influence of the Teaching Assistance experience on student’s interest in becoming teachers (significance value 0,000 < 0,05), with a regression coefficient of 0,387. This means that the better the Teaching Assistance experience students gain, the higher their interest in pursuing a teaching career. The program not only introduces students to the real world of education but also fosters intrinsic motivation and awareness of the crucial role of teachers in education. Therefore, Teaching Assistance serves as an effective strategy to enhance student’s professional readiness and interest in embracing the teaching profession in the future.
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kontribusi pengalaman Asistensi Mengajar terhadap tumbuhnya minat menjadi guru pada mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Asitensi Mengajar merupakan program pembelajaran yang memberi mahasiswa kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan belajar-mengajar di satuan pendidikan, sehingga dapat mengembangkan kompetensi pedagogik, kepemimpinan, dan tanggung jawab profesional sebagai guru. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana sebagai teknik analisis data. Populasi pada penelitian ini mencakup seluruh mahasiswa PIPS angkatan 2020 yang telah mengikuti program Asistensi Mengajar dengan sampel sebanyak 91 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa minat menjadi guru mahasiswa berada pada kategori sedang dengan presentase tertinggi sebesar 32,97%. Uji hipotesis menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara pengalaman Asistensi Mengajar terhadap minat menjadi guru (nilai signifikansi 0,000 <0,05) dengan koefisien regresi sebesar 0,387. Artinya, semakin baik pengalaman Asistensi Mengajar yang diperoleh mahasiswa, maka semakin tinggi pula minat mereka untuk berkarir sebagai guru. Program ini tidak hanya memperkenalkan dunia pendidikan secara nyata pada mahasiswa, tetapi juga berkontribusi dalam menumbuhkan motivasi instriksi dan kesadaran akan pentingnya peran guru dalam pendidikan. Dengan demikian Asistensi Mengajar menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kesiapan profesional dan minat mahasiswa untuk menekuni profesi guru di masa depan.
Downloads
References
Abror, Abd Rachman. (n.d.). Psikologi Pendidikan. Tiara Wacana Yogya.
Achmadi. (2020). Pengaruh Kepribadian dan Self Efficact Terhadap Minat Menjadi guru Mahasiswa Siliwangi. Jurnal Pendidikan, Vol.02, 4–6.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (n.d.). Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring.
Bandanadjaja, B. (2021). Panduan Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka pada Kurikulum Pendidikan Tinggi Vokasi Program Sarjana Terapan. Direktur Pendidikan Vokasi dan Profesi, Direktorat Jendral Pendidikan Vokasi, Kemendigbudristek.
Cholifah, N. (2020). Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural dalam Mata Kuliah Geografi Regional pada Jurusan Pips. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 5(4), 710. https://doi.org/10.28926/briliant.v5i4.528
Duki. (2022). Guru pendidikan agama islam: Tugas dan tanggung jawabnya dalam kerangka strategi pembelajaran yang efektif. Journal Manajemen Pendidikan Islam, 1(2), 51–60.
Fauzah. M, Candra Dwi. (2019). Pengembangan ilmu pengetahuan sosial. UNIPMA Press.
Hapudin, S., & Kusuma, A. (2022). Kepemimpinan Pendidikan, "Konsep dan Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan (I). Cahaya Harapan.
Hassen, M. Z. (n.d.). A Critical Assessment of John Dewey’s Philosophy of Education. International Journal of Philosophy, Vol. 11, No.2.
Hurlock, Elizabeth B. (1987). Perkembangan Anak (Edisi keenam). Erlangga.
Ihkam Najahi & Tri Sudarwanto. (2023). Pengaruh Program Kampus Mengajar dan Internal Locus Of Control Terhadap Minat Menjadi Guru Bagi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Pendidikan Tata Niaga, Vol. 11(No. 02).
Itriani, L. A., Arianti, I. A., Diana, Rahman, D., Pandriani, H., & Herianto, E. (2025). Pengaruh Penerapan Program Asistensi Mengajar Terhadap Pengembangan Soft Skill Mahasiswa PPKN Universitas Mataram. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(1.C), 123–133.
Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. (2019). Kemendigbudristek.
Nugroho, A. G., & Latifah, L. (2022). Proses Pembelajaran Menggunakan Strategi Inkuiri Dalam Manajemen Berbasis Sekolah (Mbs) Dengan Hasil Kepuasan Guru Di Madrasah Tsanawiyah Assalam Martapura. AL-ULUM : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2). https://doi.org/10.31602/alsh.v8i2.8246
Pedoman Pelaksanaan Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Malang (pp. 1–92). (2023). Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Malang.
priadana, sidik, & sunarsi, D. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif (2021st ed.). Pascal Books.
Riski, M. J., Satriani, L., Yanti, R., Febbiola, K., & Sobri, M. (n.d.). Kedudukan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Pada Madrasah Tsanawiyah. Journal of Development and Research in Education.
Sardi, M., eka, desi, & iqbal, moch. (n.d.). Peran Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Dalam Membentuk Sikap Pluralis Siswa. Jurnal Pendidikan Tematik, 118–132.
Sartika, S. H., & Nirbita, B. N. (2023). Resiliensi Akademik dan Keterlibatan Mahasiswa Calon Guru: Studi Transisi Pembelajaran Era Post-Pandemic. Jurnal Paedagogy, 10(1), 157. https://doi.org/10.33394/jp.v10i1.6318
Sassabila, I., & Rahmawati, Y. (2025). Pengaruh Program Asistensi Mengajar Dan Kemampuan Kompetensi Pedagogik Berbasis Digital Terhadap Kesiapan Menjadi Guru Inovatif. Jurnal Sekolah, 9(2), 302–312.
Setyosari, P. (2010). Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Kencana Prenada Media Groub.
Slameto. (2016). Belajar dan Faktor faktor yang mempengaruhi (2016th ed.). Rineka Cipta.
Soemanto, W. (1998). Psikologi Pendidikan “Landasan Kerja Pemimpin Pendidikan.” PT Rineka Cipta.
Sofiatun Nufus, Y., & Fathurrohman, M. (2023). Pengaruh Mengikuti Program Kampus Mengajar terhadap Minat Menjadi Guru Pada Mahasiswa Pendidikan Matematika Untirta. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi, 7(1), 66–84. https://doi.org/10.32505/qalasadi.v7i1.6198
Syah, M. (2009). Psikologi Belajar. PT Rajagrafindo Persada.
Wulanndari, E. (2024). Optimalisasi Praktik Pengalaman Lapangan dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Calon Guru.











