IMPLEMENTASI DIFERENSIASI PEMBELAJARAN IPS BERBASIS DIGITAL LEARNING SPACE UNTUK MENINGKATKAN SELF REGULATED LEARNING BAGI SISWA
Abstract
This study aims to improve students' self-regulated learning (SRL) skills through the implementation of differentiated instruction based on a Digital Learning Space (DLS) in Social Studies (IPS) learning. The background of this research is the low level of independent learning among seventh-grade students at MTsN 2 Sumenep, characterized by high dependence on the teacher, lack of learning planning, and minimal self-reflection. This research is a classroom action study conducted in four cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects of the study were 32 seventh-grade students. Data were collected through observation, SRL questionnaires, interviews, and digital documentation. The findings reveal that differentiated learning designed through DLS provides a flexible learning environment tailored to students’ individual learning characteristics. There was an increase in the average SRL score from 51.3 in the pre-cycle to 84.5 in the fourth cycle, along with an improvement in task completion from 40% to 92%. Students demonstrated significant progress in planning, monitoring, and evaluating their learning processes. Moreover, the teacher's role shifted into that of a facilitator who offers reflective and responsive support to meet students’ individual needs. It is concluded that the integration of differentiated instruction with digital technology effectively fosters student autonomy in learning Social Studies and is relevant for application in the context of 21st-century education..
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan self-regulated learning (SRL) siswa melalui implementasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Digital Learning Space (DLS) dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Rendahnya kemandirian belajar siswa kelas 7 MTsN 2 Sumenep ditandai dengan ketergantungan tinggi pada guru, kurangnya perencanaan belajar, dan minimnya refleksi diri. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam empat siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas 7. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, angket SRL, wawancara, dan dokumentasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi yang dirancang melalui DLS memberikan ruang belajar yang fleksibel dan sesuai dengan karakteristik belajar siswa. Terjadi peningkatan rata-rata skor SRL siswa dari 51,3 pada pra-siklus menjadi 84,5 pada siklus IV, dengan peningkatan ketuntasan tugas dari 40% menjadi 92%. Siswa menunjukkan perkembangan signifikan dalam merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya. Selain itu, peran guru mengalami transformasi menjadi fasilitator yang memberikan dukungan reflektif dan responsif terhadap kebutuhan individu siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa integrasi pembelajaran berdiferensiasi dengan teknologi digital mampu mendorong kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran IPS dan relevan untuk diterapkan dalam konteks pendidikan abad ke-21.
Downloads
References
Abdullah, S. M. (2019). Social Cognitive Theory : A Bandura Thought Review Published In 1982-2012. Https://Doi.Org/10.24167/Psidim.V18i1.1708
Astuti, S. (2023). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kompetensi Mahasiswa Pgsd Menggunakan F-Learn Dengan Fitur Assignment Dan Forum. 144–154.
Azizah, S. N., & Astutik, A. P. (2025). Diferensiasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Literasi Di Era Digital. 8, 2905–2915.
Damaianti, V. S. (2021). Strategi Regulasi Diri Dalam Peningkatan Motivasi Membaca. 8(1), 52–59. Https://Doi.Org/10.33603/Dj.V8i1.4613
Dewantari, A. S., & Nuris, D. M. (2025). Efektivitas Model Project-Based Learning Dalam Implementasi Tarl Pada Pembelajaran Berdiferensiasi Siswa Kelas Vii. 3(20). Https://Doi.Org/10.17977/Um084v3i22025p302-308
Donny, M., Subarjo, P., Suarni, N. K., & Margunayasa, I. G. (2024). Analisis Penerapan Pendekatan Teori Belajar Konstruktivisme Pada Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Abstrak : Penelitian Ini Membahas Analisis Penerapan Pendekatan Teori Belajar Kontruktivisme Pada Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Di Sekolah Das. 9(1), 313–318.
Dwintasari, Y., & Kurniawati, F. (2019). Persepsi Siswa Terhadap Instruksi Guru Yang Mengembangkan Strategi Belajar Regulasi Diri. 57–77.
Fahma, A. A., & Bintoro, H. S. (2024). Penerapan Modul Matematika Berbasis Pembelajaran Diferensiasi Untuk Meningkatkan Numerasi Siswa. 4(September), 1322–1331.
Gusliyarsih, F., & Solfema. (2025). Hubungan Antara Self-Regulated Learning Dengan Hasil Belajar Peserta Pelatihan Perhotelan Di Lkp Dwi Lestari College Pesisir Selatan. 1, 85–93.
Harahap, D. P. (2023). Meningkatkan Self Regulated Learning Pada Siswa Melalui Strategi Belajar Berdasar Regulasi Diri. 05(03), 7056–7068.
Heriyanti, I. P., & Bhakti, C. P. (2022). Strategi Layanan Bimbingan Klasikal Blended Learning Berbasis Project Based Learning Untuk Meningkatkan Self Regulated Learning Siswa. 8, 40–45.
Hsb, S. J. (2024). Pemanfaatan Sumber Belajar Digital Dalam. 2(1), 179–186.
Jannnah, N. (2022). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Mts Ditinjau Dari Self Regulated Learning.
Kalsum, U. (2025). Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Sejarah Kebudayaan Islam Di Mts Nurul Islam Pasenggerahan. 3(1), 35–46.
Kusnadi, E., & Azzahra, S. A. (2024). Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Wordwall Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Ppkn Di Ma Al Ikhlash Padakembang Tasikmalaya. 12(2).
Kusumawati, A. A. (2024). Self Regulation Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik. 13(2009), 242–247.
Larasati, D., & Suwanda, I. M. (2016). Keterampilan Sosial Siswa Cerdas Istimewa (Ci) Di Sma Negeri 1 Krembung. 1204025401(Ci).
Maharani, D. D., & Vanel, Z. (2024). Strategi Public Relations Pt . Indonesia Media Komunikasi Masyarakat Untuk Membangun Kampung Digital. 125–154.
Mardiana, S. (2024). Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Number Head Together ( Nht ) Pada. 5, 177–184.
Pertiwi, C. M., Pratiwi, M. P., & Wardani, A. K. (2025). Strategi Peningkatan Efektivitas Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Reversible Thinking Matematik Menggunakan Modul Digital Berbasis Vba. 8(1), 107–116. Https://Doi.Org/10.22460/Jpmi.V8i1.
Putra, D. A. P., Hestiningrum, E., & Pribadi, S. (2021). Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Self-Contracting And Reinforcement Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Selama Pandemi Covid-19. 307–317.
Ruliyanti, B. D., Laksmiwati, H., & Program. (2014). Hubungan Antara Self-Efficacy Dan Self-Regulated Learning Dengan Prestasi Akademik Matematika Siswa Sman 2 Bangkalan Bekti.
Salsabila, N. N., Aprilia, A., & Wahyuningtyas, A. (2024). “ Prokrastinasi Akademik Pada Generasi Strawberry : Pendekatan Solutif Melalui Self Regulated Learning ” Korespondensi : 22–28.
Sholiha, T. A., Kurniati, N., Tyaningsih, R. Y., & Prayitno, S. (2022). Pengaruh Self-Regulated Learning ( Srl ) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Xi Sman 1 Masbagik. 7(September), 1355–1362.
Soviyani, Barokah, I. L., Putri, R. D., & Wahyudi, A. (2024). Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar.
Trias, H., Jatmiko, P., Putra, R. S., Al, S., Surabaya, H., Tujuan, A., & Kunci, I. K. (2022). Refleksi Diri Guru Bahasa Indonesia Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Di Sekolah Penggerak. 224–232.
Wahyuni, R. N., Patindra, G., Abrar, M., Rustam, & Priyanto. (2025). Media Sosial Sebagai Sarana Pengembangan Literasi Tulis : Studi Kasus Keterampilan Menulis Pada Suku Anak Dalam Di Kabupaten Tebo. 11(1), 61–70.
Wibowo, Y. R., Ayunira, L. M., & Rahelli, Y. (2024). Integrasi Teori Belajar Konstruktivisme Dan Nilai-Nilai Pendidikan Islam.
Zam, Y. L. Z. (2024). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Pai Di Smp Miftahul Huda Gogodeso Blitar.
Zubaidah, S. (2020). Self Regulated Learning : Pembelajaran Dan Tantangan Pada Era Revolusi Industri 4 . 0. April, 1–19.











