DINAMIKA KEKUASAAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA (STUDI KASUS DI DESA JATI BLITAR)

  • Nurul Khotimah Universitas PGRI Madiun
  • Muhammad Hanif Universitas PGRI Madiun
  • Sudarmiani Sudarmiani Universitas PGRI Madiun

Abstract

Migration, especially the migration of female workers (TKW) between countries is one of the population studies that is interesting to study. Migration is also one of the options to solve the labor problem. The number of women who decide to work outside the country is financially beneficial for the country and the family. Sending remittances to the homeland increases the country's foreign exchange, while improving the welfare of the families of migrant workers. On the other hand, women's financial independence contributes to changing the power structure in the family. This article explains how changes in women's power in the family, before becoming a TKW and after becoming a TKW. The method used is a qualitative case study with a social behavior paradigm based on Peter M. Blau's social exchange perspective. The results of the study state that becoming a migrant worker makes women financially independent. This raises the dynamics of power in the family, where men are no longer the final decision makers. Women dynamically become the final decision maker in the family. Women's mastery of the economic base increases their bargaining position in the family. In this case, economic factors become the main determinant of social exchange with husbands and power dynamics in the family. Meanwhile, the experience and knowledge of women while working abroad are the supporting factors.

ABSTRAK

Migrasi, khususnya migrasi tenaga kerja wanita (TKW) antar negara merupakah salah satu studi kependudukan yang menarik untuk dikaji. Migrasi juga merupakan  salah satu opsi untuk menyelesaikan masalah ketenagakerjaan. Banyaknya perempuan yang memutuskan untuk bekerja di luar negeri secara finansial menguntungkan bagi negara dan keluarga. Pengiriman remitan ke tanah air meningkatkan devisa negeri, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga para TKW. Di sisi lain kemandirian perempuan dalam finansial berkontribusi merubah stuktur kekuasaan dalam keluarga. Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana perubahan kekuasaan perempuan dalam keluarga, sebelum menjadi TKW dan setelah menjadi TKW. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dengan paradigma perilaku sosial yang berpijak pada perspektif pertukaran sosial Peter M.Blau. Hasil penelitian menyatakan menjadi TKW membuat perempuan menjadi mandiri secara finansial. Hal ini memunculkan dinamika kekuasaan dalam keluarga, dimana laki-laki tidak lagi menjadi pembuat keputusan akhir. Perempuan berdinamika menjadi pembuat keputusan akhir dalam keluarga. Penguasaan basis ekonomi oleh perempuan meningkatkan posisi tawar dalam keluarga. Dalam hal ini faktor ekonomi menjadi penentu utama pertukaran sosial dengan suami dan dinamika kekuasaan dalam keluarga. Sedangkan pengalaman dan pengetahuan perempuan selama bekerja di luar negeri menjadi faktor penunjangnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminullah, F. (2016). Patterns of Gender Relations on Women Migrant Workers Family in the Pekalongan Regency. Muwazah, 7(2). https://doi.org/10.28918/muwazah.v7i2.521

Anggraini, Pini, Monanisa, Arafat, Y. (2020). Program Studi Pendidikan Geografi , Universitas PGRI Palembang Program Studi Manajemen , Fakultas Ekonomi , Universitas PGRI Palembang. Jurnal Swarnabhumi, 5(1), 35–39.

Aprila, O., Syarif, D., Fauzi, M., & Muarif, Z. I. (2022). Dominasi Faktor Ekonomi Terhadap Keputusan Wanita Untuk Berkarier (Studi Kasus Di Kabupaten Kerinci). Journal Islamic Economic and Bussines Studies, 1(1), 9–22. https://journal.janur-institute.org/index.php/JIEBS/article/view/8

Bem, S. L. (1981). Gender schema theory: A cognitive account of sex typing. Psychological Review, 88(4), 354–364.

Bhasin, K., & Katjasungkana, N. (1996). Menggugat patriarki: Pengantar tentang persoalan dominasi terhadap kaum perempuan. Yayasan Bentang Budaya.

Daulay, Harmona, (2001), Pergeseran Pola Relasi Gender Keluarga Di Keluarga Migran, Studi kasus TKIW di kecamatan Rawamarta Kab.Karawang Jawa Barat. Galang Press, Yogyakarta.

Farah, N. (2020). Pergeseran Peran Gender : Studi Kasus Multiperan Tkw Di Desa Purwajaya Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:230606964

Farmawati, C. (2020). Resolusi Konflik Keluarga Pada Istri Yang Memiliki Penghasilan Lebih Tinggi Dari Suami. Motiva Jurnal Psikologi, 3(2), 66. https://doi.org/10.31293/mv.v3i2.5012

Febrihapsari, M., Prihartanti, W., & Rahmanto, A. (2021). Dekonstruksi Kekuasaan Dalam Keluarga Pekerja Migran Indonesia Dalam Perspektif Peter M. Blau. Journal of Urban Sociology, 3(1), 35. https://doi.org/10.30742/jus.v3i1.1191

Fidyawati, E., Ardi, M., Studi, P., Agama, S., Ushuluddin, F., Sayyid, U. I. N., & Tulungagung, A. R. (2024). Disharmoni Keluarga Pekerja Migran Indonesia ( PMI ) Tulungagung Dalam Perspektif Teori Struktural Fungsional Emile Durkheim PENDAHULUAN Pekerja Migran Indonesia ( PMI ) merupakan istilah pada warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri . 1 Para pe. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(1), 1140–1155.

Hardiansyah, F., Mujahidah, A., Anhur, L., Rahmayanty, D., Metro, I., & Jambi, U. (2024). Dampak Profesi Tenaga Kerja Indonesia Terhadap Keharmonisan Keluarga. Teraputik; Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(1), 71–76. https://doi.org/10.26539/teraputik.812262

Husni Abdulah Pakarti, M., Hendriana, H., Farid, D., Ulpah, G., & Afifah, N. (2023). Pendidikan Agama Dan Konstruksi Gender Dalam Masyarakat Islam. Al-Usroh : Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(02), 76–85. https://doi.org/10.55799/alusroh.v1i02.298

Izzatul, J. (2023). Relasi Pertukaran Sosial Antar Aktor Pada Industri Rumah Tangga Gula Merah Kelapa Di Pekon Trisnomaju Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran.

Khasanah, N. (2021). Peran Perempuan Pengrajin Tampah Dalam Peningkatkan Ekonomi Keluarga. Jurnal Bisnis, Manajemen, Dan Akuntansi, 8(1), 20–38. https://doi.org/10.54131/jbma.v8i1.114

Miftahuddin, A. H., & Aini, S. M. Q. (2022). Kajian Perbandingan Tentang Konsep Kafa’ah dalam Pernikahan Perspektif Hukum Islam dan Adat Jawa. Jurnal Pikir: Jurnal Studi Pendidikan Dan Hukum Islam, 8(1), 27–53.

Newman, David M & Liz Grauerholz.2002. Sociologyof FamiliesFrameworksin Family Analysis. The Macmillan Company.New York.

Nur ajizah, N. ajizah, & Khomisah, K. (2021). Aktualisasi Perempuan dalam Ruang Domestik dan Ruang Publik Persepktif Sadar Gender. Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies, 2(1), 59–73. https://doi.org/10.15575/azzahra.v2i1.11908

Paloma, Margaret. (2000). Sosiologi Kontemporer. Rajawali Pers.

Pasolong, H. (2020). Metode penelitian administrasi publik. Penerbit Alfabeta.

Puspitarini, Dwi, D. (2019). Relasi Gender dan Kehidupan Sosial Ekonomi dalam Keluarga Buruh Tani Perempuan di Kecamatan Panti Kabupaten Jember. An Nisa’.

Santoso, H. (2021). Faktor Penyebab Perceraian Tenaga Kerja Wanita (Tkw) Di Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung. Mizan: Jurnal Ilmu Hukum, 10(1), 111–118. https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/Mizan/article/view/1664%0Ahttps://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/Mizan/article/download/1664/1182

Sa’adah, S. F. (2020). Pengambilan keputusan suami istri dalam menentukan pendidikan anak: Studi pada Muslimat Hidayatullah Surabaya. Jurnal Sosiologi Dialektika, 14(2), 111–119. https://doi.org/10.20473/jsd.v14i2.2019.111-119

Sari, I. N., Lestari, L. P., Kusuma, D. W., Mafulah, S., Brata, D. P. N., Iffah, J. D. N., Widiatsih, A., Utomo, E. S.,

Maghfur, I., & Sofiyana, M. S. (2022). Metode penelitian kualitatif. Unisma Press.

Scanzoni, Letha Dawson dan John Scanzoni. 1981. Men, Women, and Change: A Sociology of Marriage and Family. New York: McGraw-Hill.

Scott, W. Richard, & Calhoun, Craig. 2004. Peter Michael Blau 1918-2002 : A Biographical Memoir, Washington DC : The National Academy Press

Soleha, M., Iswandi, I., & Aminulloh, A. (2023). Tinjauan Hukum Islam Mengenai Tenaga Kerja Wanita. Metta Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu, 1(6), 1035–1044. https://melatijournal.com/index.php/Metta/article/view/318

Strauss, Anslem. & Corbin , Juliet. 2017. Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif : Tata Langkah dan Teknik-Teknik Teoritisasi Data. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Suryaningsih, S., Nulhaqim, S. A., Fedryansyah, M., & Sugandi, Y. S. (2023). Employment opportunities and social networks of Indonesian women migrant workers at the border. Journal of Law and Sustainable Development, 11(2), 14.

Unger, Rhoda & Crawford, Mary. (1992). Women and Gender. A Feminist Psychology. USA: Mc Graw Hill

Vrianti, Y. E., & Rachman, A. K. (2024). Makna dan Mitos Pernikahan Adat Jawa pada Prosesi Temu manten di Desa Tambakasri: Kajian Semiotika. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1), 14. https://doi.org/10.29300/disastra.v6i1.3306

Widodo, I. A. (2020). Runtuhnya Budaya Patriakhi: Perubahan Peran Dalam Keluarga Buruh Migran. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 19(1), 65. https://doi.org/10.24014/marwah.v19i1.8443

World Bank Group. (2023). Remittance Flows Continue to Grow in 2023 Albeit at Slower Pace. https://www.worldbank.org/en/news/press-release/2023/12/18/remittance-flows-grow-2023-slower-pace-migration-development-brief

Wulandari, P., Malihah, E., & Aryanti, T. (2022). Menjadi Perempuan Pekerja Migran. Sosietas, 12(1), 35–50. https://doi.org/10.17509/sosietas.v12i1.48101

Yarsiah, R. D., & Azmi, A. (2020). 2020 Beban Ganda Buruh Tani Perempuan di Jorong Limpato. Journal of Civic Education, 3(3), 250–256.

https://surabaya.kompas.com/1.122 Pasangan di Blitar Bercerai dalam 5 Bulan Terakhir, 76 Persen karena Faktor Ekonomi, diakses 25/06/2024

https://jatim.bps.go.id/Nikah dan Cerai Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur, 2023, diakses 22/02/2024

PlumX Metrics

Published
2025-06-30