PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL BERBASIS PENDEKATAN EDUTAINMENT
Abstract
History learning in the non-elite school category still faces the challenge of low interest and active involvement of students, because they still tend to teach conventionally (teacher-centered, then dominant in reading and memorization exercises). This study aims to examine an innovative model of local history learning that integrates an Edutainment approach. This study uses a qualitative approach with a type of library research based on the critical analysis of 8 SINTA and Scopus indexed scientific articles related to gamification, digital storytelling, and local history in the context of 21st-century learning. The results of the study indicate that the Edutainment approach, especially through gamification and digital storytelling, can increase motivation, active involvement, and a deeper understanding of history in students. The integration of local history with the Edutainment approach has proven to strengthen students' cultural identity, then promote more contextual and meaningful history learning. The role of teachers as creative learning facilitators, the availability of technology, and institutional support are the keys to successful learning. This study also recommends the urgency of strengthening teacher capacity and policies that encourage the development of technology-based and local history learning systematically and sustainably.
ABSTRAK
Pembelajaran sejarah pada kategori sekolah non unggulan masih menghadapi tantangan rendahnya minat dan keterlibatan aktif siswa, karena masih cenderung diajarkan secara konvensional (berpusat pada guru, kemudian dominan pada praktik membaca dan hafalan). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model inovatif pembelajaran sejarah lokal yang mengintegrasikan pendekatan Edutainment. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka yang didasarkan pada analisis kritis 8 artikel ilmiah terindeks SINTA dan Scopus terkait gamifikasi, digital storytelling, dan sejarah lokal dalam konteks pembelajaran abad 21. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan Edutainment, terutama melalui gamifikasi dan digital storytelling dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan aktif, dan pemahaman sejarah yang lebih mendalam pada siswa. Selain itu integrasi sejarah lokal dengan pendekatan Edutainment terbukti dapat memperkuat identitas budaya siswa serta mendorong pembelajaran sejarah menjadi lebih kontekstual dan bermakna. Peran guru sebagai fasilitator pembelajaran yang kreatif, ketersediaan teknologi, dan dukungan institusi menjadi kunci dari keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini juga merekomendasikan urgensi penguatan kapasitas guru dan kebijakan yang mendorong pengembangan pembelajaran sejarah berbasis teknologi dan lokalitas secara sistematis serta berkelanjutan.











