PENGEMBANGAN BUKU AJAR STUDI QUR’AN HADITS KONTEKSTUAL BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  • Imam Wahyu Hidayat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Abstract

This study aims to develop and assess the effectiveness of a contextual and interdisciplinary Qur’an-Hadith textbook for Social Studies Education undergraduates. Guided by the ADDIE model, the research phases comprised needs analysis, design, development, limited implementation, and evaluation. Expert validation—conducted by two subject-matter lecturers and one instructional designer—against BSNP’s four criteria (content, presentation, language, graphics) yielded an 87.3% rating for content eligibility and 84.6% for visual presentation. A pilot implementation in a Social PAI class (n = 23) using a “Social Justice” case study saw discussion participation rise from 35% to 78%. Thematic comprehension scores increased from a pre-test mean of 62.4 to a post-test mean of 83.7 (N-Gain = 0.57), while reflective-value scores improved from 2.8 to 4.1. These results confirm that integrating Qur’anic verses, hadiths, and social issues fosters more meaningful learning in line with andragogical and social-constructivist principles. The textbook is recommended for replication across non-religious programs in Islamic higher education..

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas buku ajar Qur’an Hadis berbasis kontekstual dan interdisipliner bagi mahasiswa Pendidikan IPS. Menggunakan model ADDIE, langkah penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi terbatas, dan evaluasi. Validasi ahli (dua dosen materi dan satu desainer) berdasarkan empat aspek BSNP (isi, penyajian, bahasa, grafika) menunjukkan skor kelayakan isi 87,3% dan penyajian visual 84,6%. Uji coba di kelas PAI Sosial (23 mahasiswa) dengan studi kasus “Keadilan Sosial” memperlihatkan peningkatan partisipasi diskusi dari 35% ke 78%. Tes pemahaman tematik meningkat dari rerata 62,4 (pre-test) menjadi 83,7 (post-test) dengan N-Gain 0,57, sementara skor refleksi nilai naik dari 2,8 ke 4,1. Temuan ini mengonfirmasi bahwa integrasi ayat, hadis, dan isu sosial menghasilkan pembelajaran yang lebih bermakna, sesuai prinsip andragogi dan konstruktivisme sosial. Buku ajar ini direkomendasikan untuk replikasi lintas prodi non-keagamaan di perguruan tinggi Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. A. (2015). Integrasi Agama dan Sains dalam Perspektif Pendidikan Islam. Pilar, 13(1), 1–15.

Al-Attas, S. M. N. (1993). Islam and Secularism. ISTAC.

Busahdiar, A. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Qur’an dan Hadis dalam Pembelajaran Umum di Perguruan Tinggi Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45–60.

Firdaus, M. Y., & Ahmad, K. (2024). Telaah atas Hermeneutika Kontekstual Abdullah Saeed. Mashadiruna, 3(1), 31–40. https://doi.org/10.15575/mjiat.v3i1.34045

Ghaitsa, N. (2023). Analisis Buku Ajar Pendidikan Agama Islam. Siducat, 2(1), 45–56. https://doi.org/10.62159/ghaitsa.v4i1.580

Hadi, P. (2019). Integrasi Sains dan Agama dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam [UIN Raden Intan Lampung]. https://repository.radenintan.ac.id

Hidayat, F., & Nizar, M. (2021). Model Addie (Analysis, Design, Development, Implementation And Evaluation) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI), 1(1), 28–38. https://doi.org/10.15575/jipai.v1i1.11042

Hidayat, I. (2024). Pengembangan Bahan Ajar Studi Qur’an Hadits dan Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Prodi Pendidikan IPS [UIN Maulana Malik Ibrahim Malang]. http://repository.uin-malang.ac.id/23126

Kamali, M. H. (2008). Maqasid al-Shariah Made Simple. International Institute of Islamic Thought.

Majid, A. (2012). Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Remaja Rosdakarya.

Malik, H. K. (2021). Teori Belajar Andragogi dan Aplikasinya dalam Pembelajaran [Universitas Negeri Gorontalo]. https://ejurnal.ung.ac.id

Mudlofir, A. (2012). Pengembangan Kurikulum dan Bahan Ajar. PT Revka Petra Media.

Nasution, F., Siregar, Z., Siregar, R. A., & Manullang, A. Z. (2024). Pembelajaran dan Konstruktivis Sosial. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(12), 837–841. https://doi.org/10.5281/zenodo.10465606

Nisyak, S. (2015). Analisis Kelayakan Isi dan Bahasa Buku Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP Kelas VII [UIN Maulana Malik Ibrahim Malang]. https://etheses.uin-malang.ac.id

Nur, A. (2013). Pengaruh Pembelajaran Qur’an Hadis terhadap Kemampuan Literasi Keagamaan Siswa IPS di MA Syekh Yusuf Gowa. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 101–115.

Nurdiana, I. W., Hamid, A., & Wahyudi, W. E. (2021). Pengembangan Pembelajaran al-Qur’an Hadits Surah az-Zalzalah pada Media E-Learning Berbasis Edmodo. Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman, 7(1), Article 1. https://doi.org/10.35309/alinsyiroh.v7i1.4367

Paramitha, A. A. (2021). Analisis Kelayakan Penyajian Buku Teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII SMP/MTs K13 [UIN Raden Intan Lampung]. https://repository.radenintan.ac.id

Prasetiowati, T., Rusdiyani, I., & Fadlullah, F. (2023). Efektivitas Modul Al-Quran Hadits Berorientasi Pembelajaran Berbasis Masalah. JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal, 10(1). https://doi.org/10.62870/jtppm.v10i1.21395

Rahmah, R., Yaqin, H., & Amiruddin, A. (2024). Pembelajaran Islam Pendekatan Multi, Inter, dan Transdisipliner. Tarbawi, 9(1), 1–15.

Rahman, A. & et al. (2022). Pengembangan Bahan Ajar PAI Berbasis Kisah dan Nilai. Tarbiyatuna, 11(2), 145–160. https://doi.org/10.24252/tarbiyatuna.v11i2.2022

Zahraini, H., & Muslehuddin, M. (2021). Studi Al-Qur’an dan Hadis. Sanabil Publishing.

Zuhdi, E. (2019). Integrasi Ilmu dalam Pendidikan Tinggi Islam: Antara Cita dan Realita. Jurnal Tarbiyatuna, 10(2), 123–134.

PlumX Metrics

Published
2025-06-28