INTERNALISASI NILAI NASIONALISME MELALUI PENDIDIKAN NONFORMAL: STUDI KASUS DI SANGGAR BIMBINGAN SUNGAI MULIA MALAYSIA

  • Hikmah Wifaqi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Abstract

Indonesian migrant workers' children in Malaysia experience limitations in accessing formal education because they do not have official documents. This condition makes non-formal education the main alternative, one of which is at the Sungai Mulia 5 Guidance Center, Malaysia. This study aims to analyze the process of internalizing nationalistic values and students' perceptions of national identity at this institution. The method used is qualitative with a case study approach through observation, documentation, and interviews with administrators, teachers, and seven students from the islands of Java, Sumatra, and Sulawesi. The results of the study show the internalization of nationalistic values through three stages, namely value transformation through the use of the Indonesian language and social science materials, value transaction through interaction at flag ceremonies, and value transinternalization through the habit of speaking Indonesian, respect for state symbols, and Independence Day celebrations. The students' perceptions were positive, as demonstrated by their pride in being Indonesian despite living in Malaysia, as well as their aspirations to continue their education in their homeland. This study confirms that non-formal education plays an important role in strengthening the national identity of Indonesian migrant workers' children in Malaysia.

ABSTRAK

Anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia mengalami keterbatasan dalam mengakses pendidikan formal karena tidak memiliki dokumen yang resmi. Kondisi ini menjadikan pendidikan nonformal sebagai alternatif utama, salah satunya di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5, Malaysia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai nasionalisme dan persepsi siswa terhadap identitas kebangsaan di lembaga tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui Observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan pengelola, guru, dan tujuh siswa yang berasal dari pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Hasil penelitian menunjukkan internalisasi nilai nasionalisme dilakukan melalui tiga tahap, yaitu transformasi nilai dengan penggunaan bahasa Indonesia dan materi Ilmu Pengetahuan Sosial, transaksi nilai melalui interaksi pada upacara bendera, serta transinternalisasi nilai melalui kebiasaan berbahasa Indonesia, penghormatan simbol negara, dan perayaan Hari Kemerdekaan. Persepsi siswa bersifat positif, ditunjukkan dengan rasa bangga menjadi orang Indonesia meskipun hidup di Malaysia, serta adanya cita-cita melanjutkan pendidikan di tanah air. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal berperan penting dalam memperkuat identitas nasional anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (3rd ed, Vol. 17). SAGE Publications, Inc. https://repositorio.ciem.ucr.ac.cr/bitstream/123456789/501/1/Qualitative inquiry %26 research design. design _ Choosing among five approaches. %281%29.pdf

Hafiatna, B. G. M., Sa’diyah, L., Apriliani, D., Putra, S. M., & Azizah, S. N. (2024). Pendidikan Inklusif melalui Peningkatan Nilai Nasionalisme pada Anak Pekerja Migram Indonesia (PMI) di Malaysia. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi IPTEKS, 2(6), 1650–1657. https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i6.1442

Handoyo, B. S., & Triarda, R. (2020). Problematika Pendidikan di Perbatasan: Studi Kasus Pendidikan Dasar bagi Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Negara Bahagian Sarawak, Malaysia. Transformasi Global, 7(2), 201–213. https://doi.org/10.21776/ub.jtg.2020.007.02.2

Hasan, M. S. (2023). Internalisasi Nilai Toleransi Beragama Di Desa Jarak Kec. Wonosalam Kab. Jombang. DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan …, 79–111. https://doi.org/https://doi.org/10.52166/dar%20el-ilmi.v6i1.1469

IOM. (2023). Memperkuat Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Malaysia. https://indonesia.iom.int/id/news/memperkuat-perlindungan-pekerja-migran-indonesia-di-malaysia

Junanto, S., Wahid, A., & Wahyuningsih, R. (2020). Internalisasi Nilai-Nilai Nasionalisme Dalam Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Tunas Siliwangi, 6(2), 43. https://doi.org/https://doi.org/10.22460/ts.v6i2p%25p.2044

Miles, M. B., Hubernman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (Third Edit). SAGE Publications, Inc. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/7892

Nanta, A. A., & Firmansyah, W. (2024). Peran Guru dalam Membentuk Identitas Nasional Peserta Didik Melalui Implementasi Budaya Sekolah. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian, 2(2), 51–61. https://online-journal.unja.ac.id/jppsmy/article/view/37178/21439

Nisa, A. H., Hasna, H., & Yarni, L. (2023). Persepsi. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(4), 213–226. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/koloni.v2i4.568

Nurya, S., Darmiany, & Saputra, H. H. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Gerakan Literasi Sekolah Pada Siswa Kelas Awal. Journal of Classroom Action Research, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.29303/jcar.v5i2.3737 Received:

Ocviyanto, Aa. P. (2025). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dengan Metode Pembiasaan Pada Kelas VIII Dan IX Di MTSN 1 Kota Tangerang Selatan. Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam, 20(1), 8–18. https://doi.org/https://doi.org/10.58645/azkia.v20i1.667

Prasetyo, Y. (2020). Transformasi Nilai-Nilai Islam dalam Hukum Positif. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 5(1), 91–106. https://doi.org/10.22515/alahkam.v5i1.1943

PlumX Metrics

Published
2026-05-16