PENERAPAN METODE DISCUSSION GROUP – GROUP PROJECT UNTUK MENUMBUHKAN KETERAMPILAN KERJASAMA SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS

  • Febrianty Nur Atala Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Sharfina Nur Amalina Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Discussion Group – Group Project, Cooperation Skills, Social Studies Learning

Abstract

Discussion Group - Group Project is a learning method that involves two or more individuals interacting with each other, exchanging experiences, information, and solving problems and requiring students to be active. The objectives of this study are: 1) to describe the reasons why teachers choose the Discussion Group (DG) – Group Project (GP) method to improve cooperation skills in social studies learning, 2) to describe the implementation of the discussion group - group project method to improve collaboration skills in social studies learning, 3) Describe the successes and obstacles to the application of the Discussion Group (DG) – Group Project (GP) method to Improve the Cooperation Skills of Class VII Students in Social Studies Learning. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach. Data was collected in 3 ways, namely observation, interviews, and documentation. The data analysis technique was carried out by redaction of the data and then presenting and drawing conclusions or verification. The results of this study indicate that: 1) the reason the teacher applies the Discussion Group - Group Project method is to train students to be able to communicate well during discussions and the teacher can pay attention to each student's characteristics and know students' skills in working on a project, 2) the application of the method classified as good because students are active when they are in class, namely by conducting questions and answers with the teacher regarding learning materials. 3) success and obstacles are obtained at the time of learning. The advantage of this method is that it can stimulate students to be more creative, especially in providing ideas so that they can expand students' thinking, as well as develop activities, creativity, and student experience. Meanwhile, the obstacles lie in inadequate school facilities and infrastructure and some students who are passive due to lack of interest in learning.

ABSTRAK

Discussion Group – Group Project merupakan salah satu metode pembelajaran yang melibatkan  antara dua atau lebih individu saling berinteraksi, saling tukar menukar pengalaman, informasi, serta memecahkan masalah dan menuntut peserta didik untuk aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan alasan Guru memilih metode Discussion Group (DG) – Group Project (GP) untuk menumbuhkan keterampilan kerjasama pada pembelajaran IPS, 2) mendeskripsikan pelaksanaan metode Discussion Group – Group Project untuk menumbuhkan keterampilan kerjasama pada Pembelajaran IPS, 3) mendeskripsikan keberhasilan dan kendala terhadap penerapan metode Discussion Group (DG) – Group Project (GP) untuk menumbuhkan keterampilan kerjasama siswa kelas VII pada pembelajaran IPS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan 3 cara yakni observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan redaksi data lalu penyajian dan ditarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) alasan guru menerapkan metode Discussion Group – Group Project ialah supaya melatih peserta didik untuk mampu berkomunikasi dengan baik pada saat diskusi serta guru dapat memperhatikan setiap karakteristik siswa serta mengetahui keterampilan siswa dalam mengerjakan suatu proyek, 2) penerapan metode tergolong baik karena peserta didik aktif pada saat berada di kelas yaitu dengan melakukan tanya jawab dengan guru terkait materi pembelajaran. 3) keberhasilan serta kendala di dapatkan pada saat pembelajaran. Kelebihan dari metode ini ialah dapat merangsang peserta didik untuk lebih kreatif khususnya dalam memberikan ide sehingga bisa memperluas pemikiran siswa, serta mengembangkan aktivitas, kreativitas, dan pengalaman siswa, maka siswa dapat mengerjakan tugas kelompok dengan maksimal serta lebih fokus untuk menyelesaikannya. Sedangkan untuk kendala terletak pada sarana dan prasarana sekolah yang kurang memadai dan beberapa siswa yang pasif karena kurangnya minat belajar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiningtyas, S. W. (2016). Meningkatkan Keterampilan Belajar Siswa Melalui Layanan Penguasaan Konten. Jurnal Dimensi, 5(3), 1–10. https://doi.org/10.33373/dms.v5i3.62

Farias, R. L. S., Ramos, R. O., & da Silva, L. A. (2009). Model Dan Metode Pembelajaran Di Sekolah. In Computer Physics Communications (Vol. 180, Issue 4). https://doi.org/10.1016/j.cpc.2008.12.005

Fauziyah, S., & Hendriani, A. (2019). Peningkatan Keterampilan Kerjasama Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament Kelas Iii Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2), 196–210. https://doi.org/10.17509/jpgsd.v4i2.20550

Marhamah. (2016). Flipchart Sebagai Alternatif Media Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika. Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang, 969–975.

Marlina, Y. (2021). Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Model Guided Discovery Learning Dalam Materi Kerja Sama Pada Siswa Kelas V SD Negeri 133 Halmahera Selatan. Jurnal Pendidikan Dasar, 3(1), 53–61. http://jurnal.stkipkieraha.ac.id/index.php/pendas/article/view/192

Minarni. (2017). Penerapan Metode Diskusi dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Kelas IV SDN 1 Tonggolobibi Mata Pelajaran IPS. Jurnal Kreatif Tadulako Online, 4(1), 136–149.

Siregar, M. (2018). Pengaruh Metode Proyek terhadap Kecerdasan Interpersonal Anak Usia 5-6 Tahun di TK Nurul Iman Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas T . A 2017 / 2018. 4(1), 28–34.

Suhandi, D. Y. M. Y. I. dan G. B. (2013). Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Pada Mata Pelajaran Sosiologi Di SMA Negeri 2 Sungai Ambawang. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 11.

Sustiyo Wandi, Tri Nurharsono, A. R. (2013). Pembinaan Prestasi Ekstrakurikuler Olahraga Di Sma Karangturi Kota Semarang. Active - Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 2(8), 524–535. https://doi.org/10.15294/active.v2i8.1792

TRIANA, W. (2018). Meningkatkan Kerjasama Siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Tema Sehat Itu Penting Kelas V SD Negeri 55/I Sridadi. Jurnal Wahana Pendidikan, 6(2), 123–132.

Yuwanita, I., Dewi, H. I., & Wicaksono, D. (2020). Pengaruh Metode Pembelajaran Dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar IPA. Instruksional, 1(2), 152. https://doi.org/10.24853/instruksional.1.2.152-158

PlumX Metrics

Published
2023-09-26