ANALISIS PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT: STUDI KASUS EVENT JEMBER FASHION CARNAVAL
Abstract
The creative economy has become a crucial sector in the Indonesian economy, with the Jember Fashion Carnival (JFC) being a prominent example of an event contributing to local economic growth. This study aims to analyze the impact of JFC on the economy of Jember Regency, particularly on the tourism and UMKM sectors. This study employed a qualitative approach with observation, interviews, and literature review methods to collect data related to the economic impact before, during, and after the JFC. The research results show that JFC plays a significant role in increasing tourist visits, which has a positive impact on income in various sectors such as tourism and business actors in the culinary, service and handicraft sectors. Furthermore, JFC also encourages the promotion of local cultural potential at the national and international levels. JFC is not only a cultural event but also plays a role as a driver of regional economic growth. The sustainability of JFC needs to be supported through collaboration between the government, business actors, and the community to maintain its economic benefits for Jember Regency. This research is expected to serve as a reference for the development of culture-based events as a strategy to improve the creative economy in other regions.
ABSTRAK
Ekonomi kreatif telah menjadi sektor penting dalam perekonomian Indonesia, dengan Jember Fashion Carnaval (JFC) sebagai salah satu contoh event yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak JFC terhadap perekonomian Kabupaten Jember, khususnya pada sektor pariwisata dan UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi literatur untuk mengumpulkan data terkait dampak ekonomi sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan JFC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JFC berperan signifikan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, yang berdampak positif pada pendapatan di berbagai sektor seperti sektor pariwisata maupun pelaku UMKM di bidang kuliner, jasa, dan kerajinan tangan. Selain itu, JFC juga mendorong promosi potensi budaya lokal ke tingkat nasional dan internasional. JFC tidak hanya menjadi ajang budaya, tetapi juga berperan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Keberlanjutan JFC perlu didukung melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat guna menjaga manfaat ekonominya bagi Kabupaten Jember. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan event berbasis budaya sebagai strategi peningkatan ekonomi kreatif di daerah lain.
Downloads
References
Adawiyah, S. R. (2024). Konstruksi Makna Budaya Melalui Festival Budaya. Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 20(3), 792-805. https://doi.org/10.53515/qodiri.2023.20.3.792-805
Angin, R., & Balafif, B. (2017). Peran Jember Fashion Caranaval (JFC) Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Kabupaten Jember (Sektor Pariwisata 2011-2015). POLITICO, 17(1).
Bima, Pramudya, D., Soewarni, I., Hari, W., & Widodo, S. (2023). Pengaruh Jember Fashion Carnaval (JFC) Terhadap Pariwisata di Kabupaten Jember. In ITN Malang Jalan Bendungan Sigura-gura (Vol. 65145, Issue 2).
Buditiawan, K., (2020). Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kabupaten Jember. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 15, 37–50. https://doi.org/10.47441/jkp.v15i1.50
Ghita, Nata, T., & Prautama Dewi, A. (2022). Museum Jember Fashion Carnaval (Vol. 19, Issue 02). https://www.archdaily.com/885538/iberian-museum-
Halid, A. (2026). Pengaruh Jember Fashion Carnival Terhadap Citra Kota Jember Sebagai Destinasi Wisata Budaya. INKAMKU: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat , 5 (1), 1-12. https://doi.org/10.47435/inkamku.v5i1.4312
Hasan, M., Noercahyo, A., Rani, A. E., Salshabilla, N. A., & Izzati, S. N. (2021). Pengembangan Ekonomi Kreatif Sektor UMKM di Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Ekonomi Pendidikan dan Kewirausahaan, 9(2), 125–138. https://doi.org/10.26740/jepk.v9n2.p125-138
Kamal, M., & Dewangga, V. (2022). Peluang dan Tantangan Becak Wisata dalam Mendukung Pariwisata di Kabupaten Jember. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 708. https://doi.org/10.24843/jumpa.2022.v08.i02.p17
Kumoro, N. B., Apriwan, F., Maghfiroh, L., & Albahri, A. C. (2024). Festival and Urban Identity: A Case Study of the Malang Flower Carnival in Yogyakarta. Jurnal Humaniora, 36(2), 107. https://doi.org/10.22146/jh.92637
Kusumorasri, I., Prihatini, N. S., & Sunarto, B. (2023). Governance of flagship events in Surakarta City case studies of Solo International Performing Arts (SIPA), Solo Batik Carnival (SBC), and Solo Keroncong Festival (SKF). Gelar : Jurnal Seni Budaya, 21(1), 47–56. https://doi.org/10.33153/glr.v21i1.4348
Maulana, Nusanfa, D., Diky Firmansyah, A., Tubagus, A., Karomi, H., & Arifin, I. F. (2024). Analisis Dampak Adanya Jember Fashion Carnaval Terhadap UMKM Jember. Jurnal Pemikiran dan Kajian Pendidikan (Vol. 8, Issue 7).
Mere, K., Hery Santoso, M., Utami Rahmawati, H., & Ade Kurnia Harahap, M. (2023). Peran Ekonomi Kreatif Dalam Menggerakkan Pertumbuhan Ekonomi Lokal. Communnity Development Journal, 4(6), 12324–12329.
Ningsih, B. S. (2020). Kontroversi JFC (Jember Fashion Carnaval) Ke-18 Dalam Diskursus Media dan Pemikiran Tokoh Agama di Jember. Indonesian Journal of Islamic Communication, 3(2), 225-248. https://doi.org/10.35719/ijic.v3i2.728
Permata, V. W. (2018). Strategi pengembangan manajemen Jember fashion carnaval (Doctoral dissertation, PPS ISI Yogyakarta).
Putri, S. I., Yuliardi, P. M., Al Gezon, Q., Febriani, M., & Putri, R. R. (2017). Peran Banyumas Kreatif Dalam Pengembangan Potensi Ekonomi Kreatif Berbasis Komunitas di Kabupaten Banyumas. JAKP) Jurnal Administrasi Dan Kebijakan Publik, 80. https://doi.org/10.25077/jakp.3.1.80-90.2017
Qoriroh, M., Antibatul, F., & Anggraini, D. D. (2024). Sejarah Adanya JFC: Dampak Ekonomi Bagi Masyarakat Jember. Jurnal Pemikiran dan Kajian Pendidikan (Vol. 8, Issue 6).
Radja, I. G. S., & Sunjaya, L. R. (2024). Representasi budaya Jember dalam Jember Fashion Carnival: Pendekatan teori representasi Stuart Hall. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(3), 13-20. https://doi.org/10.62383/wissen.v2i3.160
Sanjaya, R. B. (2018). Strategi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Kemetul, Kabupaten Semarang. Jumpa, 5(1), 91-110. https://doi.org/10.24843/jumpa.2018.v05.i01.p05
Satria, D., & Erlando, A. (2018). Ekonomi festival. Malang: Universitas Brawijaya Press
Sulaksono, H., & Hidayah, T. (2021). Produktivitas Pengusaha Mikro: Variabel Anteseden dan Pengaruhnya Terhadap Keberlanjutan Kinerja Komunitas Jember Ekonomi Kreatif (JEKa) di Jember. Relasi: Jurnal Ekonomi, 17(1), 33-55. https://doi.org/10.31967/relasi.v17i1.410
Waruwu, M. (2024). Metode Penelitian dan Pengembangan (R&D): Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1220–1230. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2141
Yudiswara, R., & Najib, M. (2018). The 6th Asian Academic Society International Conference (AASIC) A Transformative Community: Asia in Dynamism, Innovation, and Globalization Modern Campaign : The Concept of Jember Fashion Carnaval as a Strategy to Developt Indonesia’s Local Culture.



