A Analisis Penalaran Aljabar Siswa SMA Melalui Soal Pola Bilangan Aritmatika Berbasis Representasi Visual

Penulis

  • Siti Faizah Lathifatul Karimah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.18860/gjppm.v4i2.17856

Kata Kunci:

Algebraic reasoning, arithmetic sequence, visual representation, high school student.

Abstrak

Latar belakang: Matematika, khususnya penalaran aljabar, berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis dan sistematis. Namun, siswa sering kesulitan mengubah pola konkret menjadi bentuk aljabar abstrak, menunjukkan kesenjangan antara pemahaman visual dan ekspresi simbolik. Penggunaan media visual dalam soal pola barisan aritmetika terbukti efektif memperkuat koneksi antara konsep konkret dan abstrak. Tujuan observasi ini adalah mengamati proses berpikir siswa dalam membangun alasan dari pola yang ditemukan dan kemampuannya menuliskannya dalam bentuk simbol aljabar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggali proses berpikir siswa dalam memahami dan menyelesaikan soal matematika berbasis pola visual, khususnya dalam mengamati pola, menyusun alasan, dan mengekspresikan ide matematis ke dalam bentuk aljabar. Metode: Observasi dilakukan di SMA Negeri 1 Sugihwaras pada tanggal 10-16 Juni 2025. Subjek penelitian adalah dua siswa (Muhammad Fahmi Saputra dan Anna Althofun Nisa’). Data dikumpulkan melalui lembar soal pola visual (pola titik barisan aritmetika), panduan observasi, dan panduan wawancara. Data dianalisis secara kualitatif, berfokus pada generalisasi pola, argumentasi logis, dan ekspresi simbolik. Hasil: Kedua siswa menunjukkan kemampuan generalisasi pola yang baik, mampu mengidentifikasi pola pertambahan 4 titik dan menyadari bahwa itu adalah barisan aritmetika. Mereka juga menunjukkan penalaran logis yang cukup, mampu menjelaskan langkah-langkah dan alasan penggunaan rumus, serta melakukan uji coba. Namun, kedua siswa masih mengalami kesulitan dalam ekspresi formal, seperti penulisan rumus Un​=a+(n−1)×b yang belum sepenuhnya tepat secara simbolik dan konsisten. Kesimpulan: Kemampuan generalisasi dan penalaran logis siswa sudah berkembang baik, namun ekspresi formal dalam bentuk simbol aljabar masih menjadi tantangan. Pembelajaran visual membantu, tetapi perlu diimbangi dengan pembiasaan menulis rumus formal untuk meningkatkan penalaran aljabar secara menyeluruh. 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Kaput, J. J., & Blanton, M. L. (2005). Algebraic reasoning in the elementary grades. Lawrence Erlbaum Associates.

Kurniawan, D., & Ristanto, R. H. (2021). Students' Algebraic Reasoning in Solving Mathematical Pattern Problems.

Journal of Mathematics Education, 10(2), 101–110.

Nahdi, D. S. (2019). Keterampilan Matematika Di Abad 21. Jurnal Cakrawala Pendas, 5(1), 1-7.

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: National Council of Teachers of Mathematics.

NCTM. (2004). The Roles of Representation in School Mathematics. Reston, VA: National Council of Teachers of Mathematics.

NCTM. (2014). Principles to Actions: Ensuring Mathematical Success for All. Reston, VA: National Council of Teachers of Mathematics.

Rahmah, N., & Susanto, H. (2020). Pengaruh Representasi Visual terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 14(1), 45–53.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi Revisi). Bandung: Alfabeta.

Walle, J. A. V. D., Karp, K. S., & Bay-Williams, J. M. (2016). Elementary and Middle School Mathematics: Teaching Developmentally (9th ed.). Pearson.

Diterbitkan

2025-12-05