PENGARUH KECEMASAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA RANAH KOGNITIF PADA MATERI BENTUK ALJABAR SISWA KELAS VII
DOI:
https://doi.org/10.18860/gjppm.v5i1.32535Kata Kunci:
kecemasan matematika, hasil belajar matematika, bentuk aljabar, siswa kelas VII.Abstrak
Latar belakang: Matematika merupakan mata pelajaran yang berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan sistematis. Namun, sebagian siswa masih menganggap matematika sebagai mata pelajaran yang sulit sehingga memunculkan kecemasan matematika. Kecemasan tersebut dapat menghambat konsentrasi, menurunkan kepercayaan diri, serta berdampak pada hasil belajar siswa. Oleh karena itu, identifikasi tingkat kecemasan matematika dan pengaruhnya terhadap hasil belajar menjadi penting sebagai dasar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan matematika siswa kelas VII serta menganalisis pengaruh kecemasan matematika terhadap hasil belajar matematika ranah kognitif pada materi bentuk aljabar. Metode: enelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 286 siswa kelas VII SMP Negeri 13 Malang, sedangkan sampel penelitian sebanyak 32 siswa dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui angket kecemasan matematika dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18,75% siswa memiliki tingkat kecemasan matematika rendah, 53,13% berada pada kategori sedang, dan 28,12% berada pada kategori tinggi. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa kecemasan matematika berpengaruh negatif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika dengan nilai signifikansi sebesar 0,006 (<0,05). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 7,928 − 0,062X, dengan koefisien korelasi (R) sebesar 0,476 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,226, yang menunjukkan bahwa kecemasan matematika memberikan kontribusi sebesar 22,6% terhadap variasi hasil belajar siswa. Kesimpulan: Mayoritas siswa memiliki tingkat kecemasan matematika pada kategori sedang. Selain itu, kecemasan matematika berpengaruh negatif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika. Semakin tinggi tingkat kecemasan matematika yang dialami siswa, semakin rendah hasil belajar yang diperoleh. Temuan ini menunjukkan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman serta membantu mengurangi kecemasan matematika siswa.
