Sosialisasi moderasi beragama: pemahaman islam wasathiyah di taman pendidikan al quran (tpq) nurul muttaqin desa plaosan wonosari malang

  • Rezza Rivana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Abstract

This article focuses on discussing the importance of the importance of religious moderation as a solution to the creation of social conditions in a religious society through socialization carried out at TPQ Nurul Muttaqin, Hamlet, Hamlet. society through socialization held at TPQ Nurul Muttaqin, Plaosan Hamlet, Plaosan Village, Wonosari District, Malang Regency. Plaosan, Plaosan Village, Wonosari District, Malang Regency. Based on naqli and aqli arguments, this socialization explains how the urgency of applying a moderate attitude in religion.The essence of religious moderation is the concept of wasathiyyah Islam which includes five main characters: being in the middle, understanding religion deeply, being fair, and practicing moderation. The application of religious moderation can be done in two directions, namely in the internal and external aspects of Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hasyim, F., & Junaidi, J. (2023). Penguatan Moderasi Beragama sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi Pelajar di Karesidenan Surakarta. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia, 6(1), 1–12.

Ikhwan, M., Wahyudi, D., & Alfiyanto, A. (2023). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Memperkuat Moderasi Beragama di Indonesia. Realita: Jurnal Penelitian Dan Kebudayaan Islam, 21(1), 1–15.

Irfala, A. (2023). Peran Pemuda Sebagai Pelopor Moderasi Beragama Mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu Menuju Serambi Madinah dalam Perspektif Islam. COMSERVA: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2(09), 1685–1693.

Lazulfa, H. L., & Faristiana, A. R. (2023). Strategi Mainstreaming Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Melalui Media Sosial. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 2(1), 16–33.

Lazuras, L., Brighi, A., Barkoukis, V., Guarini, A., Tsorbatzoudis, H., & Genta, M. L. (2019). Moral disengagement and risk prototypes in the context of adolescent cyberbullying: Findings from two countries. Frontiers in Psychology, 10, 1823.

Mawardi, M. (2022). Moderasi Beragama Dalam Agama Konghuchu. Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama, 2(2), 199–209.

Muchtar, K., Koswara, I., & Setiaman, A. (2016). Komunikasi antar budaya dalam perspektif antropologi. Jurnal Manajemen Komunikasi, 1(1), 113–124.

Murtadlo, M. (2021). Pendidikan Moderasi Beragama: Membangun Harmoni, Memajukan Negeri.

Nafilah, A. K., Mabnunah, M., Aisyah, S., & Kahfi, S. (2023). Implementasi Pendidikan Berbasis Moderasi Beragama dalam Meningkatkan Kesadaran Beragama di MAN 1 Pamekasan. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 11(1), 31–43.

Nurdin, A., & Naqqiyah, M. S. (2019). Model moderasi beragama berbasis pesantren salaf. Islamica: Jurnal Studi Keislaman, 14(1), 82–102.

Saifuddin, lukman hakim. (2022). MODERASI BERAGAMA tanggapan atas masalah, kesalahfahaman, tuduhan, dan tantangan yang dihadapinya (Hadi Rahman (ed.)). yayasan saifuddin zuhri.

Saifuddin, S., Wachidah, H. N., & Syarif, M. (2022). Meruntuhkan Narasi Radikalisme (Studi Tentang Ayat-Ayat Moderasi Beragama dalam Alquran). Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 6(1), 945–955.

PlumX Metrics

Published
2025-10-14
How to Cite
Rivana, R. (2025). Sosialisasi moderasi beragama: pemahaman islam wasathiyah di taman pendidikan al quran (tpq) nurul muttaqin desa plaosan wonosari malang. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(1). Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/14240
Section
Articles