Digitalisasi Al-Qur’an dan Tafsir: Kontribusi Media Sosial terhadap Kajian Tafsir Al-Qur’an
Kata Kunci:
Digitalisasi, Al-Qur’an, tafsir, media social, kajian tafsirAbstrak
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk agama. Media sosial sebagai bagian dari media baru telah mengubah cara umat Islam berinteraksi dengan Al-Qur'an, termasuk dalam memahami dan mempelajarinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media sosial mempengaruhi penafsiran Al-Qur'an, dengan fokus pada studi kasus Nadirsyah Hosen dan fenomena diseminasi konten keagamaan di platform media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini juga menemukan bahwa media sosial memungkinkan terjadinya dialog dan diskusi yang lebih luas mengenai tafsir Al-Qur'an, namun juga membuka potensi terjadinya interpretasi yang beragam dan bahkan kontroversial. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya verifikasi sumber dan referensi dalam penafsiran Al-Qur'an di media sosial untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat atau menyesatkan.
Unduhan
Referensi
Agung Prasetya. (2021). Efektifitas Komunikasi Pemasaran Iklan di Produk Cetak dan Produk Online Lembaga Pers Mahasiswa Dinamika UIN SUMUT. Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi, 17(2), 31–41.
Agus Salim Syukran, A. S. S. (2019). Fungsi Al-Qur’an bagi Manusia. Al-I’jaz : Jurnal Studi Al-Qur’an, Falsafah Dan Keislaman, 1(2), 90–108. https://doi.org/10.53563/ai.v1i2.21
Al-Zarkasyi, M. bin B. (n.d.). Al-Burhan Fi ’Ulum Al-Qur’an. Dar al-Makrifah.
Al Mamun, A., & Bhuiyan, M. I. K. (2023). Social media in the light of Quran and Hadith: An analytical Study. 2(I), 473. http://proceedings.radenfatah.ac.id/index.php/lc-TiaRS/
Gade, F. (2014). Implementasi Metode Takrar dalam Pembelajaran Menghafal Al-Qur’an. Jurnal Ilmiah DIDAKTIKA, XIV(2), 413–425.
Mudin, M. (2019). Islam Virtual: Diskursus Hadis, Otoritas, dan Dinamika Keberislaman di Media Sosial. Bildung.
Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Profil Facebook Nadirsyah Hosen. (2025). https://www.facebook.com/share/1QL5mdNMmE/
Rafiq, A. (2019). Dampak Media Sosial terhadap Perubahan Sosial Suatu masyarakat. Jurnal Sosial Dan Ilmu Politik, 1(2), 270–283. https://doi.org/10.34081/270033
Ramli AR, M. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Menurut Konsep Teknologi Pembelajaran. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Yusron, M. A. (2021). Kaidah Yang Diperlukan Mufassir. Taffakur : Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(1), 63–86. https://e-jurnal.stiqarrahman.ac.id/index.php/tafakkur/article/view/52
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
