Urgensi Muntah dalam Perspektif Hadits dan Medis

Penulis

  • Destia Ayu Wulandari Program Studi Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Laely Anisaturrohmah Program Studi Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Muhammad Amiruddin Program Studi Farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang https://orcid.org/0000-0003-3405-6443
  • Nasywa Aridzatul Khabiza Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Kata Kunci:

hadith, hygiene, medical, uncleanliness, vomiting

Abstrak

Muntah merupakan kondisi fisiologis yang umum terjai yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti gangguan sistem pencernaan, infeksi, psikologis, atau bahkan dilakukan secara sengaja. Dalam dunia medis, muntah dipahami sebagai mekanisme perlindungan tubuh untuk mengeluarkan zat-zat yang berbahaya dari lambung. Namun, jika terjadi secara berulang, dapat mengakibatkan dehidrasi dan gangguan elektrolit yang berpotensi membahayakan kesehatan, sehingga memerlukan penanganan medis yang tepat. Dalam perspektif Islam, khususnya dalam konteks ibadah puasa, muntah memiliki implikasi hukum yang signifikan. Muntah yang disengaja dapat membatalkan puasa, sedangkan muntah yang tidak disengaja tidak berpengaruh terhadap keabsahan ibadah tersebut. Selain itu, mayoritas ulama berpendapat bahwa muntahan tergolong najis, sehingga kebersihan diri dari muntahan menjadi aspek penting dalam menjaga kesucian untuk beribadah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis konsep muntah dari perspektif hadis dan medis dengan menggunakan metode studi kepustakaan. Berbagai literatur Islam dan sumber-sumber ilmiah medis ditelaah untuk menemukan titik temu dan relevansi antara keduanya. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Islam dalam hadis yang mengatur tentang muntah sejalan dengan prinsip medis, khususnya dalam hal menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Pemahaman integratif antara kedua pendekatan ini menunjukkan bahwa ajaran agama dan ilmu pengetahuan saling melengkapi dalam membentuk kesadaran umat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan, khususnya dalam beribadah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Amiruddin, M., Syafitri, L., Rabbani, A., Muthmainnah, A., & Salsabila, A. (2022). The Benefits of Removing Dirty Blood with Traditional Cupping Treatment. Proceedings Of International Pharmacy Ulul Albab Conference And Seminar (PLANAR), 2, 60-68. http://repository.uin-malang.ac.id/14906/

Amiruddin, M., Yuniardyanti, S., Aisya, C. S., & Firdaus, M. R. M. (2023). Perawatan Kuku untuk Kesehatan Jasmani dan Rohani Sebagai Sunah Nabi Muhammad SAW. Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 3(2), 22-26. https://doi.org/10.69503/medika.v3i2.556

Amiruddin, Muhammad. 2023, Menyehatkan tamu Allah dengan power of thaharah.Presented at Penyuluhan Calon Jamaah Haji 1445 H Kota Batu Jawa Timur. Batu: Kementerian Agama Kota Batu. http://repository.uin-malang.ac.id/23064/

Amiruddin, Muhammad (2024) Membahasakan Kaidah Ushul Fiqh saat Pembimbingan Integrasi Keislaman dalam Tugas Akhir Mahasiswa Farmasi. http://repository.uin-malang.ac.id/23185/

Arfiani, N., & Utami, I. W. (2022). Penggunaan ganja medis dalam pengobatan rasional dan pengaturannya di Indonesia. Jurnal Hukum dan Etika Kesehatan, 2022, 56–68.

Asrofik, A., Rahmawati, I., Rozak, A. K., & Amiruddin, M. (2024). Kebudayaan Kesehatan Islam Tinjauan Sejarah dan Relevansinya dalam Kesehatan Masyarakat Kontemporer. Ameena Journal (Vol. 3, Nomor 2, hlm. 280–297). Yayasan Madinah Al-Aziziyah. http://repository.uin-malang.ac.id/23002

Auliya, I. (2023). Analisis puasa tinjauan kitab Fathul Qarib serta Muttafaq wa Mukhtalaf Fih perspektif empat madzhab. Fiqhul Hadits: Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam, 1(2), 78–91.

Bahar, M. A. (2012). Evaluasi terhadap aspek kebersihan dan kesucian dalam perancangan arsitektur masjid. Journal of Islamic Architecture, 2(1).

Budiyanto, B., & Akbar, D. L. (2020). Konsep kesehatan dalam al-Qur’an dan hadis. Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist, 3(2), 157–173.

Cing, M. T. G. C., Hardiyani, T., & Hardini, D. S. (2022). Faktor yang mempengaruhi kejadian mual muntah post operasi. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 16(1), 16–21.

Hakim, A., Indrawijaya, Y. Y. A., Mutiah, R., Ma’arif, B., Dewi, T. J. D., Fauziyah, B., Putri Nastiti, G., Maulina, N., Walidah, Z., Firman Firdausy, A., Rizkiah Inayatilah, F., Wijaya, D., Syarifudin, S., Ahmad Muchlasi, L., Seta Geni, W., Amiruddin, M., Eni Purwaningsih, F., Rahmadani, N., & Malik Guhir, A., 2020, Ensiklopedia Ilmu Farmasi Mengenal Dunia Pendidikan Kefarmasian Mulai dari Ilmu Dasar Hingga Terapan (Issue 1). UIN Maliki Press. ISBN 978-623-232-688-0 http://repository.uin-malang.ac.id/9839/

Heriyanto, A. (2019). Implementasi konsep kebersihan sebagian daripada iman di kalangan siswa MAN Lamongan. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 7(1).

Hidayat, H., Amiruddin, M., Aktifa, A., Haryadi, M., & Azzahra, N. (2022). Terapi Bekam (Hijamah) dalam Perspektif Islam dan Medis. Proceedings Of International Pharmacy Ulul Albab Conference And Seminar (PLANAR), 2, 77-84. https://doi.org/10.18860/planar.v2i0.2129

Komariah, M., Mulyana, A. M., Maulana, S., Rachmah, A. D., & Nuraeni, F. (2021). Literature review terkait manfaat terapi akupresur dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Jurnal Medika Hutama, 2(4), 1223–1230.

Lubis, S. N., Fedian, I., & Harefa, A. I. (2024). Ayat-ayat tentang puasa dan apa-apa yang berhubungan dengannya. IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(3), 123–130.

Mbungo, H. S. S., & Purwiandari, H. (2024). Hiperemesis gravidarum dengan riwayat GERD: Laporan kasus. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 5709–5718.

Murdiana, H. E. (2016). Terapi mual muntah pada kehamilan di rawat jalan rumah sakit klas D. Jurnal Ilmiah Farmasi, 12(2).

Patoni, A. P., Allenidekania, A., & Wanda, D. (2023). Efektivitas pemberian aromaterapi dalam mengurangi mual muntah pada anak: Telaah sistematis. Jurnal Keperawatan, 15(2), 461–472.

Rahmasari, B. (2017). Kebersihan dan kesehatan lingkungan dalam perspektif hadis (Skripsi sarjana). Pascasarjana Fakultas Ushuluddin, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Rahmatika, A., Sari, W. I. P. E., & Andini, I. F. (2023). Pemberian aromaterapi lavender mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I. Journal of Midwifery, 11(2), 207–214.

Ratnasari, K., Natasya, C., Agustin, Y., Suprastiyo, R., Azzuhri, Z., & Amiruddin, M. (2022). Implementation of Ruqyah as an Alternative to Islamic Medicine in Indonesia. Proceedings Of International Pharmacy Ulul Albab Conference And Seminar (PLANAR), 2, 54-59. https://doi.org/10.18860/planar.v2i0.2126

Syahfarman, S., Mardiani, M., Nugroho, N., & Asmawati, A. (2022). Asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan rasa nyaman pada pasien pasca laparatomi di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2022

Diterbitkan

2025-07-12

Cara Mengutip

Wulandari, D. A., Anisaturrohmah, L., Amiruddin, M., & Khabiza, N. A. (2025). Urgensi Muntah dalam Perspektif Hadits dan Medis. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(5), 2254–2262. Diambil dari https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/17785

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < > >>