Pandangan Medis terhadap Praktik Puasa antara Spiritualitas dengan Ilmu Kesehatan
Kata Kunci:
Puasa, terapi, kesehatan metabolik, autofagi, pengobatan holisticAbstrak
Selama berabad-abad, puasa dikenal sebagai bagian dari tradisi spiritual dan keagamaan. Namun kini, dunia medis mulai membuka mata terhadap manfaat tersembunyi yang dimiliki praktik ini. Tulisan ini mencoba menggali lebih dalam potensi terapi puasa dari sudut pandang medis, dengan meninjau berbagai penelitian dan bukti klinis terkini. Berbagai bentuk puasa, seperti intermittent fasting dan prolonged fasting, terbukti memberi dampak positif bagi tubuh, mulai dari menyeimbangkan metabolisme, memperbaiki fungsi sel, hingga membantu mencegah penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, gangguan jantung, dan penyakit neurodegeneratif. Selain itu, puasa juga dapat memicu proses penting dalam tubuh seperti autofagi, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi peradangan. Tak hanya dari sisi fisik, tulisan ini juga mengajak untuk melihat dimensi psikologis dan etika dalam menjalani puasa sebagai terapi. Dengan pendekatan yang lebih menyeluruh, terapi puasa dapat menjadi pilihan yang aman, efektif, dan alami untuk mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Refleksi ini mengajak para tenaga medis dan masyarakat untuk mempertimbangkan puasa bukan hanya sebagai rutinitas keagamaan, tetapi juga sebagai langkah preventif dan penyembuhan yang holistik
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
