MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN DADU PERTANYAAN

  • Risky Alamsyah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Abstract

This research is oriented to increase the activeness of students in class 7 K Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik during the learning process through innovative learning media in the form of question dice. This research uses the research method of classroom action with a model developed by Kurt Lewin, which consists of four stages, namely; a). planning, b). implementation of action, c). observation, and d). reflection where, all of these stages are carried out in two cycles of research. Data collection techniques were carried out through systematic observation with reference to six indicators of learning activeness based on the theory put forward by Sudjana. The results showed a significant increase in learner activeness, from an average of 39.5 percent in the first cycle to 63.2 percent in the second cycle. The application of question dice media proved to be effective in creating a more interactive, fun, participatory learning atmosphere, and encouraging the active involvement of learners in the process of teaching and learning activities such as asking questions, answering, discussing, and expressing opinions.

ABSTRAK

Penelitian ini berorientasi untuk meningkatkan keaktifan peserta didik kelas 7K Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik selama proses pembelajaran melalui media pembelajaran inovatif berupa dadu pertanyaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan model yang dikembangkan oleh Kurt Lewin, yang terdiri dari empat tahapan yaitu; a). perencanaan, b). pelaksanaan tindakan, c). observasi, dan d). refleksi dimana, seluruh tahapan tersebut dilakukan dalam dua siklus penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi sistematis dengan mengacu pada enam indikator keaktifan belajar berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Sudjana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap keaktifan peserta didik, yaitu dari rata-rata sebesar 39,5 persen pada siklus pertama menjadi 63,2 persen pada siklus kedua. Penerapan media dadu pertanyaan terbukti efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, partisipatif, serta mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses kegiatan belajar mengajar seperti bertanya, menjawab, berdiskusi, dan mengemukakan pendapat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adien, R., Amjad, H., Marlina, L., & Febriyanti. (2025). Transformasi Pendidikan Berkualitas: Faktor Pendukung Dan Strategi Peningkatan Mutu. Irfani: Jurnal Pendidikan Islam, 21(1), 75–97. https://doi.org/https://doi.org/10.30603/ir.v21i1.6245

Firdaus, A. N., & Ghonim, M. I. (2023). Pengaruh Penggunaan Media Berbasis Permainan Edukatif Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar. J-SES : Journal of Science, Education and Studies, 2(3), 106–114. https://doi.org/10.30651/jses.v2i3.20912

Ikhwan, W. K. (2015). Implementasi Standar Isi, standar Proses, Dan Standar Kompetensi Lulusan Sebagai Standar Mutu Pendidikan MTs Negeri Di Kabupaten Tulungagung. Jurnal Pedagogia, 4(1), 16–22. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v4i1.68

Isnaeni, M., Rizki, A., Hasibuan, G., & Ghofur, A. (2024). Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa. Jurnal of Community Development in Islamic Studies, 3(1), 1–11. https://doi.org/https://doi.org/10.33558/alihsan.v3i1.9542

Junaidi, & Ivanna, J. (2022). Analisis Kemampuan Pemahaman Pembelajaran IPS Pada Peserta Didik Kelas IX SMP Negeri 1 Bakongan Timur Aceh Selatan. Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 14(1), 159–165. https://doi.org/10.37304/jpips.v14i1.4745

Maulidia, M., Dwi, A., & ElRizaq, B. (2025). Peningkatan Keaktifan Siswa Melalui Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning ( CTL ). ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Dan Ilmu-Ilmu Sosial. https://doi.org/https://doi.org/10.19105/ejpis.v1i.19167

Mundir. (2013). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. In H. Hasanah (Ed.), Stain Jember Press (Pertama).

Nelsa. (2025). Penelitian Tindakan Kelas Model Kurt Lewin Untuk Meningkatkan Minat belajar Seni Budaya Siswa SMA Negeri 13 Makassar. Nuansa Journal of Arts and Design, 9(1), 9–15. https://doi.org/https://doi.org/10.26858/njad.v9i1.69230

Ningtyas, W. R., El-Yunusi, M., & Yusron, M. (2024). Keaktifan Siswa Melalui Pembelajaran Permainan Edukatif Di Sd Dumas Surabaya. Walada: Journal of Primary Education, 3(2), 89–100. https://doi.org/10.61798/wjpe.v3i2.129

Nurhayati. (2020). Penggunaan Media Dadu Pertanyaan pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Penggunaan Kata Tanya untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas II SDN61/X Talang Babat. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 5(2), 219–231. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/gentala.v5i2.11123

Purba, P. B., Mawati, A. T., Juliana, Kuswandi, S., Hulu, I. L., Sitopu, J. W., Pasaribu, A. N., Yuniwati, I., & Masrul. (2021). Penelitian Tindakan Kelas (A. Rikki & J. Simarmata (eds.); Pertama). Yayasan kita Menulis.

Sudjana, N. (2025). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Remaja Rosda Karya.

Wulandari, A. P., Salsabila, A. A., Cahyani, K., Nurazizah, T. S., & Ulfiah, Z. (2023). Pentingnya Media Pembelajaran dalam Proses Belajar Mengajar. Journal on Education, 5(2), 3928–3936. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.1074

PlumX Metrics

Published
2025-08-28