MENINJAU PETA RADIKALISME MAHASISWA MUSLIM PADA PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.18860/mjpai.v4i4.19569Keywords:
Radikalisme, Mahasiswa muslim, perguruan tinggi, moderatismeAbstract
The radicalization of Muslim university students in Indonesia has become a pressing issue that has drawn the attention of numerous scholars, resulting in a wide range of literature addressing this topic. However, this abundance of studies has also created a separate problem, as the same issue is scattered across various publications, making it difficult for readers to obtain a comprehensive and coherent understanding. This article aims to contribute to resolving that problem. Specifically, it seeks to answer two main research questions: first, what recruitment patterns are employed by radical movements among Muslim university students that make these efforts relatively successful; and second, how these movements have actively spread across Indonesian higher education institutions. Using a qualitative library-based approach and content analysis, this study finds that the recruitment of radical movements occurs through diverse patterns—ranging from the use of official campus programs and psychological or sociological approaches to structured and unstructured, open and covert, as well as direct and indirect methods. Furthermore, these patterns appear to be effective, leading to the massive dissemination of radicalism across both secular and Islamic universities. The common assumption that radicalism only develops in secular universities with non-religious study programs needs to be reconsidered, as empirical evidence shows that the potential for radicalism can emerge in any type of university and in any field of study.
Abstrak
Radikalisme mahasiswa muslim di Indonesia merupakan problem yang mendapatkan perhatian dari banyak pihak dan banyak lahir literatur yang menguraikannya. Meskipun begitu, realitas tersebut melahirkan problem tersendiri karena membuat isu yang sama tercecer di berbagai banyak literatur sehingga menyulitkan pembaca untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan utuh. Artikel ini bertujuan berkontribusi untuk menyelesaikan problem tersebut. Dalam hal ini, terdapat dua fokus kajian yang ingin dijawab dalam artikel ini, yakni pertama, pola rekrutmen gerakan radikal di kalangan mahasiswa muslim perguruan tinggi sehingga bisa dikatakan berhasil; kedua, persebaran gerakan ini secara aktif di berbagai perguruan tinggi Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif model kepustakaan dan dianalisis dengan analisis isi, penulis menemukan bahwa rekrutmen dari gerakan radikal terjadi pada pola yang bervariasi, mulai dari memanfaatkan program resmi kampus, pendekatan secara psikologis hingga sosiologis; terstruktur dan tidak terstruktur, terbuka dan tertutup; secara langsung dan tidak langsung, dan lain sebagainya. Lebih jauh, pola-pola ini nampaknya berhasil dan kemudian mengantarkan persebaran radikalisme secara masif, baik di perguruan tinggi umum maupun perguruan tinggi agama. Anggapan umum bahwa radikalisme hanya tumbuh di perguruan tinggi umum dengan program studi yang juga umum perlu dipikirkan kembali sebab kenyataan di lapangan justru menunjukkan potensi radikalisme muncul dalam perguruan tinggi manapun dan program studi apapun.
