NILAI RELIGIUS DAN KEBERSAMAAN SOSIAL DALAM RITUAL ROKAT TASE’ MASYARAKAT MADURA

Penulis

  • Fajrian Aminuddin Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.18860/mjpai.v3i2.10813

Kata Kunci:

Rokat Tase', sosialisme, masyarakat

Abstrak

This research aims to explore the Madurese culture of Rokat Tase' and its relationship with the religious socialism of the community. This research will discuss the relationship between social and tradition, its influence in the community and the involvement of religious factors in it. This research uses a qualitative approach using the field study research method. The results of this study will show that the Rokat Tase' cultural tradition carried out by the Madurese community, especially in coastal areas, has a strong socio-religious value among the community. This article will also reveal some forms of socialism and religious community as a form of implementation of this Rokat Tase' culture.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi budaya Madura yakni Rokat Tase’ dan hubungannya dengan sosialisme religius masyarakat. Penelitian ini akan membahas hubungan antara sosial dan tradisi, pengaruhnya di lingkungan masyarakat serta keterlibatan faktor religius di dalamnya. Hasil dari penelitian ini akan menunjukkan bahwa tradisi budaya Rokat Tase' yang dilakukan masyarakat Madura terutama di daerah pesisir memiliki nilai sosio religius yang kuat antar masyarakat. Rokat Tase’ merupakan salah satu bentuk representasi masyarakat sebagai bentuk syukur atas hasil laut yang melimpah, ingin mendapat keselamatan dari musibah dan diberikan rezeki yang lancar. Artikel ini juga akan mengungkapkan beberapa bentuk sosialisme dan religius masyarakat sebagai bentuk implementasi adanya budaya Rokat Tase' ini.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2024-06-06

Cara Mengutip

Aminuddin, F. (2024). NILAI RELIGIUS DAN KEBERSAMAAN SOSIAL DALAM RITUAL ROKAT TASE’ MASYARAKAT MADURA. Muta’allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 107–115. https://doi.org/10.18860/mjpai.v3i2.10813