MENGATASI TANTANGAN INTOLERANSI DENGAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI ERA DIGITALISASI

Penulis

  • Fatimah Azzahra Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Amiliya Nur Rosyidah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.18860/mjpai.v3i4.13185

Kata Kunci:

Intoleransi, Pendidikan Multikultural, Era Digitalisasi, Literasi Digital, Harmoni Sosial

Abstrak

 

Intoleransi menjadi salah satu tantangan utama di era digitalisasi, di mana arus informasi yang tidak terfilter seringkali memicu konflik sosial dan polarisasi. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendidikan multikultural sebagai solusi dalam mengatasi tantangan intoleransi di tengah perkembangan teknologi digital. Dengan pendekatan kualitatif berbasis kajian pustaka, penelitian ini menganalisis konsep pendidikan multikultural, tantangan intoleransi di era digital, serta strategi implementasi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural memiliki potensi besar dalam membentuk sikap toleransi, menghargai keberagaman, dan mengembangkan pemahaman lintas budaya. Namun, keberhasilannya memerlukan integrasi teknologi digital, keterlibatan aktif para pendidik, serta dukungan kebijakan yang kuat. Artikel ini merekomendasikan pengembangan kurikulum inklusif berbasis digital dan peningkatan literasi digital sebagai langkah strategis untuk mewujudkan masyarakat yang harmonis dan toleran. 

 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2024-12-25

Cara Mengutip

Azzahra, F., & Rosyidah, A. N. (2024). MENGATASI TANTANGAN INTOLERANSI DENGAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI ERA DIGITALISASI. Muta’allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(4), 227–242. https://doi.org/10.18860/mjpai.v3i4.13185