URGENSI INTEGRASI TASAMUH DAN TA’AYUSH DALAM MENGIKIS KEPANATIKAN MAZHAB TEOLOGI: Tinjauan Qs. Ali ‘Imran Ayat 103
DOI:
https://doi.org/10.18860/mjpai.v4i2.15615Kata Kunci:
Tasamuh, Ta'ayush, QS. Ali ‘Imran ayat 103, ToleransiAbstrak
Penelitian ini membahas urgensi integrasi konsep tasamuh (toleransi) dan ta’ayush (hidup berdampingan secara harmonis) sebagai upaya strategis dalam mengikis sikap kepanatikkan mazhab teologi yang kerap menimbulkan perpecahan di kalangan umat Islam. Dengan menggunakan pendekatan tafsir tematik terhadap QS. Ali ‘Imran ayat 103, penelitian ini mengkaji nilai-nilai persatuan, kesatuan, dan saling menghormati yang terkandung dalam ayat tersebut sebagai landasan normatif untuk membangun sikap inklusif dan harmonis antarmazhab. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis teks Al-Qur’an dan literatur terkait yang mendukung pemahaman tasamuh dan ta’ayush dalam konteks teologi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua konsep tersebut sangat penting untuk mengurangi sikap fanatisme yang berlebihan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Penelitian ini merekomendasikan agar para ulama, pendidik, dan pemimpin umat mengedepankan nilai-nilai tasamuh dan ta’ayush dalam dakwah dan pendidikan keagamaan guna menciptakan masyarakat Islam yang lebih inklusif, damai, dan bersatu. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan pemikiran keislaman yang moderat dan toleran.